Rangga Arya

29K posts

Rangga Arya

Rangga Arya

@ranggaaryap

Jangan cemas, saya doktor.

Java Katılım Şubat 2010
445 Takip Edilen271 Takipçiler
Rangga Arya retweetledi
Yerusolo Mania【DavidBeatt】🐿🦉🎨🔮🧟‍♀️☔🦚🍂🔨📜
Yang jadi masalah itu bpjs kesehatan itu underfunded, sehingga pelayanan tidak maksimal Nurut saya ga bijak kalo benturin nakes yang ga seberapa dapet dari bpjskes vs pasien Benturin sama mbg aja, tutup sebulan aja bisa signifikan naiknya funding ke bpjs kes
Sυɳαɳ Sαɾƙҽɱ 𝙎𝙑𝘿@TaliUdeng

Nasib pemegang BPJS di tangan dokter yg bekerja sesuai jam kerja.. Padahal menangani pasien itu adalah kewajiban dalam kondisi apapun, tpi budok ini empati saja ga punya..

Indonesia
16
135
435
17K
Rangga Arya retweetledi
Ayman Alatas
Ayman Alatas@AymanAlatas·
Nakes juga manusia. Tugasnya memang melayani masyarakat, tapi itu bukan alasan untuk memperlakukan mereka semena-mena.
Indonesia
9
507
1.5K
23.1K
Rangga Arya
Rangga Arya@ranggaaryap·
That being said...bad apples DO exist
English
0
0
9
453
Rangga Arya
Rangga Arya@ranggaaryap·
Jujur jarang sekali saya ketemu dokter yang pure profit-oriented, rata2 yang saya kenal memang cenderung altruistik atau punya ketertarikan yang besar dengan ilmunya. Dengan kepintarannya, kalau cuma ingin cari duit mah banyak profesi/usaha lain yang lebih menguntungkan
Indonesia
1
1
18
490
Rangga Arya retweetledi
Tukang Cendol
Tukang Cendol@desertedminds·
kecelakaan yang berujung ke penurunan kesadaran perlu segera pemeriksaan radiologi yang alatnya tidak tersedia di puskesmas dan dirujuk ke IGD RS UGD Puskesmas itu untuk gadar yang ringan tanpa pemeriksaan/terapi canggih, misal luka robek atau persalinan normal
リカ【rika】⭐️@naoirikarei

ya Allah UGD ada, ambulan ada... tapi bapaknya masih dioper-oper begitu 😭 dicek respons terus disuruh ke rs langsung. Katanya kesadaran bapaknya udh menurun jadi gak berani ambil tindakan, except ada luka. Ambulan ada tapi harus ini itu. Semua ini karena TAKUT DITEGOR 😭

Indonesia
3
37
213
14.5K
Rangga Arya retweetledi
Aldhitama Ramadhan
Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR·
Wew akun segede gini penggiringan opininya ngeri jg. Pertama, itu poliklinik bukan IGD. Kedua, terlihat anaknya tidak dalam kondisi gawat. Ketiga, dokternya sudah klarifikasi karena awalnya sudah mau diperiksa dan dokter bertanya kenapa baru dibawa jam segitu lalu tiba tiba keluarga pasien marah marah sambil memvideokan. Seperti itu. Dokter itu profesi, sama aja kek profesi lainnya.
Sυɳαɳ Sαɾƙҽɱ 𝙎𝙑𝘿@TaliUdeng

Nasib pemegang BPJS di tangan dokter yg bekerja sesuai jam kerja.. Padahal menangani pasien itu adalah kewajiban dalam kondisi apapun, tpi budok ini empati saja ga punya..

Indonesia
39
531
2.3K
140.1K
Rangga Arya retweetledi
Rangga Arya retweetledi
Tubagus Siswadi W
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi·
Template yang selalu ditemui di IGD : 1. Anda tidak tahu saya siapa, hah? 2. Pasien belum diapa-apain? (Meanwhile sudah anam, pf, ceklab, infus, obat, book kamar, dst..) 3. Apa karena pake bpjs ya? 4. Saya ini UMUM! Bukan BPJS! Gimana sih? Apalagi ges yang pernah dihadapi?
espresso@nabi60741

Apa karna pake bpjs ya??? Ncus : kak tggu di igd dulu ya sampai dapat kamar Aku : sus kira" jam brp ya? Soalnya udah dari jam 11 mlm skrg udah jam 2 pagi blm dpt kamar jg Eh ada bapak" nyletuk "saya dari jam 8 malem aja belum dapet kamar" Akhir nya jam 4 pagi baru dpt kamar😭

Indonesia
23
104
394
27.1K
Rangga Arya retweetledi
Nakes Puskesmas
Nakes Puskesmas@NakesPuskesmas·
🗣: "Pelayanan Puskesmas sekarang tambah banyak nanya yah, semua pada dikepoin bahkan sampai ke riwayat orang tuaku juga." Nakes Puskesmasnya "Karena harus mengisi Skrining BPJS dan Skrining CKG yang mestinya bisa DISATUIN woyy!" @KemenkesRI @BPJSKesehatanRI 🥲
Nakes Puskesmas tweet mediaNakes Puskesmas tweet media
Indonesia
16
62
116
8.8K
Rangga Arya retweetledi
Tubagus Siswadi W
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi·
Jika ini di indonesia kira-kira apa yang akan terjadi ? 🤔
Tubagus Siswadi W tweet media
Indonesia
70
177
721
65.9K
Rangga Arya retweetledi
Tabatiere Snuffbox
Tabatiere Snuffbox@TabatiereMaddok·
@LambeSahamjja Makanya jujur dan terbuka saja ke masyarakat kalo punya batasan, jangan cuma bilang "bisa cover" kena batu nya kan sekarang.
Indonesia
0
2
6
172
Rangga Arya retweetledi
Foreign body
Foreign body@CorpusAlienumm·
Apasih yang paling ditakutkan kalau ngasih Loperamide macam Im*dium atau sejenisnya pada pasien anak? Diarenya mungkin berhenti, tapi juga ususnya ikut berhenti total, atau yang kita sebut sebagai ✨Ileus Paralitik✨ Karena otot ususnya bener berhenti total karena efek obat itu tadi. Akibatnya, anak perutnya jadi kembung bangett, gak bisa kentut, muntah gak berhenti2, bahkan bisa muntah feses. Kalau di foto rongsen perutnya jadi kaya gambar dibawah itu, ususnya kelihatan membesar karena gak gerak sama sekali, dinding ususnya juga membengkak Dan ini bahaya sekali, bisa timbul resiko infeksi berat seperti sepsis yang mengancam nyawa. Dan kasus ini masih cukup sering yaa kami temui di IGD. So stop giving loperamide to children… Obat lain yang berpotensi menyebabkan kondisi ini ada juga, biasanya obat untuk nyeri perut yang kandungannya Hyoscin, atau merk dagangnya spasm**al atau sc**ma…
Foreign body tweet media
Foreign body@CorpusAlienumm

Barusan subuh-subuh ada lagi nihh, kasus anak 8 tahun diare sejak kemarin sore, pupnya cepirit sedikit-sedikit tapi sering keluar, riwayatnya habis ikut acara camping dari sekolah minggu lalu dan teman sekolahnya pada banyak yang diare juga… Terus pas ditanya, udah minum obat apa? Sama ortunya dibilang dikasih Imodium alias ✨Loperamide✨ Sontak ekspresi muka aku langsung 😨😨

Indonesia
10
145
453
28.8K
Rangga Arya retweetledi
dr. Arifianto, Sp.A(K)
dr. Arifianto, Sp.A(K)@dokterapin·
Mengapa saya menghindari penggunaan kata "flu Singapur" untuk penyakit HFMD? Karena... Penyebab HFMD BUKANLAH virus flu (influenza).
Indonesia
5
133
688
35.5K
Rangga Arya retweetledi
Abet
Abet@Skyblue_Lilyy·
Jangan mencoba membudidayakan tip di Indonesia, karena koorporasi akan ada alasan untuk underpaid ditukar tip pelanggan dan employee akan mengharapkan tip sampai dalam tahap "wajib" kyak yang terjadi di Amerika saat ini. 😅
Ghozy Ul-Haq@ghozyulhaq

tbh gue ga nyangka akun yg tiap hari share berita palsu bisa ngasih jawaban panjang lebar seperti ini well gue jawab ya 1. Mas, justru yang bikin strawman itu balasan mas sendiri. Saya tidak bilang semua orang yang pilih GoRide Hemat adalah “musuh” atau tidak peduli driver. Saya soroti hipokrisinya segmen orang yang suka posting “kasihan driver Gojek, harus sejahtera”, tapi setiap hari pilih opsi termurah + promo gila-gilaan, lalu gak pernah kasih tips. Itu fakta perilaku yang observable, bukan musuh fiktif. 2. Ya, Gojek (dan Grab) memang ambil komisi besar dulu (sekitar 20%), dan mereka desain promo + tarif hemat supaya volume naik & dominasi pasar. Itu benar. Tapi konsumen bukan korban pasif. Konsumen yang terus pilih yang termurah memberi sinyal pasar bahwa tarif rendah itu oke. Dengan kata lain ya pada dasarnya customer suka dengan praktik eksploitasi ini. 3. Mas bilang solusinya bukan tips atau pilih yang mahal, tapi “ganti status mitra jadi pekerja + jaminan sosial”. Itu klasik kiri-utopis Kalau driver jadi karyawan tetap, Gojek harus bayar UMR, BPJS full, cuti, dll. Biayanya naik drastis, tarif ke penumpang harus naik (atau perusahaan rugi & kurangi armada). Siapa yang bayar? Tetap penumpang. 4. Mau driver sejahtera = harus ada yang bayar lebih. Entah lewat tarif naik, tips, atau pilih opsi premium. Menyalahkan “korporasi saja” sambil tetap pilih opsi hemat tiap hari itu tidak rasional. 5. Kalau mas betul-betul peduli kesejahteraan driver, dukung tarif yang lebih masuk akal + komisi rendah + insentif transparan. Bukan narasi “semua salah platform, penumpang cuma korban”. Itu juga simplifikasi berlebihan. Market bukan charity

Indonesia
32
2.7K
10K
180.2K