Sudah dalam fase "Ah, mungkin perasaanku saja" atau "Pria Solo itu lagi" ketika melihat objek-objek tertentu. Lalu denger lagu John Mayer yang Jokowi Lives Forever in Me atau lagu rap berlirik, "Ini zaman digital era teknologi..."
Makanan pun ada Deka Crepes varian Chocowi.
Dulu pertama kali tau NOS dari game Need For Speed Underground dan film Fast and Furious, sekarang baru tau kalau gas tersebut ada yang mengonsumsi untuk tujuan rekreasional.
Suka sama call back jokes-nya Pandji yang wo yao chi chao fan di Mens Rea. Biasanya komika call back di momen itu juga, ini malah call back lelucon beberapa tahun yang lalu. Lalu call back "Kok ngono?" sama "Ngopo?" juga lucu. Selalu menyenangkan nonton show-nya Pandji.
Suka Duka Tawa ceritanya berkesan, music scoring bagus, akting casts mumpuni. Suka banget scene karaoke dan photobox yang heartwarming. Terkadang di balik orang yang suka lelucon, mereka malah punya luka hati yang dalam. Mungkin komedi jadi salah satu bentuk coping mechanism.
Menyenangkan menonton Professor X dan Magneto kembali bermain catur, serta kemunculan Cyclops dengan kostum yang lebih comic accurate mengeluarkan optic blast di baliknya terlihat ada entitas raksasa yang sepertinya Sentinel di teaser Avengers: Doomsday.
Di umur berapa kalian tahu kalau Naykilla sebelum memasuki centyl era pernah melewati fase meng-cover lagu religi seperti Deen Assalam dengan memakai hijab?
Tak sedikit orang yang merindukan kehidupan sebelum COVID-19 menyerang, bahkan Wowo pun mungkin rindu hingga salah menyebut tahun baru 2026 menjadi 2021.