Ridwan 🍉

10.5K posts

Ridwan 🍉 banner
Ridwan 🍉

Ridwan 🍉

@rdwnmrt

Indonesia Katılım Temmuz 2012
195 Takip Edilen290 Takipçiler
Ridwan 🍉 retweetledi
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
Punteun, yang menghapus rekrutmen CPNS Guru itu terjadi di era beliau. Jutaan guru kami sekarang terjebak dalam skema PPPK yang dimana, guru guru kami terancam putus kontrak jika kemampuan fiskal daerah tidak mendukung Dan kini, anggaran pendidikan sendiri telah dipangkas oleh MBG. Ini jelas jelas berpengaruh terhadap pengurangan dana transfer ke daerah khususnya soal anggaran pendidikan Dan setiap 5 tahun, guru guru kami was was soal keberlanjutan karir mereka & ini bukan masalah kinerja baik/buruk, ini soal anggaran daerah. Apalagi ini guru ASN yang jumlahnya mencapai jutaan
Mas Gareng Smg@GarengSmg

@zanatul_91 Padahal pppk guru terbanyak diangkat di era nadiem, sehingga dengan status pppk mereka yang honorer bisa terima tunjangan guru. Kontras sekali statemen itu dengan yang yg sdh dilakukan nadiem terhadap kesejahteraan guru.

Indonesia
24
890
2K
66.1K
Ridwan 🍉 retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Kepada para guru yang berkampanye membela Nadiem Makarim, saya ingatkan: Nadiem menghapus pasal Tunjangan Profesi guru dalam draf RUU Sisdiknas 2022. RUU ini didukung oleh influencer papan atas. Cek aja. Untung dilawan oleh berbagai pihak dan organisasi guru. Akhirnya gagal. Itu alasan saya aktif di x, 2022. So, kalau anda sekarang adalah guru, menikmati sertifikasi guru, tapi ikut berkampanye untuk kasus Korupsi Nadiem Makarim. Minimal anda malu.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
129
947
2.2K
383.9K
Ridwan 🍉 retweetledi
Presiden kopi
Presiden kopi@PresidenKopi·
Semua di penjara sama dia.
Presiden kopi tweet media
Indonesia
729
16.8K
79.5K
1.6M
Ridwan 🍉 retweetledi
Geoffrey 🇵🇸🇺🇦🇦🇲🇹🇼
Sharing dikit: Gw laki-laki belom menikah yg masih tinggal di rumah orang tua di area Jabodetabek. Gaji 10jt+, bukan perokok, dan jarang jajan (bukan karena hemat, tapi emg jarang minat). Sore ini, gw mau interview buat sidejob karena even gaji double digit aja terasa berat.
ngg 🍉🇵🇸@yaudahjawa

Capek banget sama orang miskin ngotot "3jt cukup di jkt kalo kamu gak hedon" KITA TUH MANUSIA, kita butuh bersosialisasi. Emang ga butuh nyumbang temen nikah? Melahirkan? Ngado temen ultah? Liburan? Beli bucket bunga temen wisuda? Lagi sedih pengen ke cafe makan manis2?

Indonesia
108
633
6.6K
499.7K
Ridwan 🍉 retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇 - Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia. - Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas. - Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi. - Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter. - Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri. - Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
The Economist@TheEconomist

Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…

Indonesia
140
28.3K
58.9K
1.1M
Ridwan 🍉 retweetledi
Rahmaut | 🇵🇸| 光燃瑪
Gw sedih bgt waktu Ejkman dibubarin asli. Terus tau gak sih pas barang2 alat penelitiannya dipretelin tanpa standar, mesin2 yg puluhan milyar dibawa kaya bawa kulkas biasa. HAH
Dravenwe@DravenweX

Profesor Herawati Sudoyo, Pahlawan Bom Bali yang "dikalahkan" oleh tembok birokrasi negara sendiri. Lo bayangin, kepolisian dunia aja hormat sama beliau karena sukses bongkar identitas pelaku Bom Bali cuma dari serpihan DNA. Tapi pas di negaranya sendiri, nasib beliau dan timnya malah berakhir ngenes gara-gara urusan administratif. Namanya Prof. Herawati Sudoyo, salah satu otak paling cerdas di Lembaga Eijkman. Pas kejadian Bom Bali 2002, beliau dan timnya kerja gila-gilaan buat identifikasi pelaku lewat sisa-sisa DNA di lokasi ledakan. Berkat beliau, kasus-kasus terorisme besar bisa terungkap secara ilmiah. Di tangan beliau, Lembaga Eijkman jadi markas riset genetika paling bergengsi di dunia. Bukan kaleng-kaleng, ilmuwan luar negeri aja segan sama riset mereka. Tapi ya gitu, musuh terberat orang pinter di sini bukan virus, tapi birokrasi. Plot twist paling pahitnya terjadi awal 2022. Lembaga bersejarah ini dibubarin dan dilebur secara paksa ke instansi riset baru. Alhasil? Ratusan ilmuwan dan peneliti elit dipecat massal dalam semalam cuma karena mereka bukan PNS. Bayangin, orang-orang yang udah ngabdi puluhan tahun demi kemajuan sains Indonesia, disuruh angkat kaki cuma karena masalah dokumen status pegawai. Dr. Herawati dan timnya harus ninggalin laboratorium tempat mereka nyetak sejarah internasional. Ini jadi bukti nyata kalau di sini, "surat sakti" birokrasi kadang lebih berkuasa daripada otak jenius yang diakuin dunia. Padahal kita butuh lebih banyak orang kayak mereka, bukan malah bikin mereka "patah hati" sama negaranya sendiri. Respek buat Prof. Herawati dan para ilmuwan Eijkman. Mereka udah kasih yang terbaik buat Indonesia, meskipun akhirnya harus "menelan luka" gara-gara sistem yang kaku. Pahlawan sains yang sebenernya.🫡✨

Indonesia
64
3.2K
11.8K
524.6K
Ridwan 🍉 retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal. ======== Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya. Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
M. Ridha Intifadha tweet mediaM. Ridha Intifadha tweet media
Indonesia
353
21.2K
40K
574.3K
Ridwan 🍉 retweetledi
miw.
miw.@lilaccountz·
betul👍🏼 so teman teman muslim, hindari transaksi jual beli apapun setelah azan solat jumat yaa. terutama setelah azan kedua jumatan, karena ini haram dan dilarang. sebagian ulama berpendapat jual belinya bisa ga sah. minimal setengah - 1 jam setelah azan jumat baru bisa transaksi lagi. entah itu jualan, atau beli, atau check out, atau apapun yg intinya transaksi jual beli. khawatirnya, mungkin kita lagi ga solat (nifas/haidh), tapi ternyata penjualnya laki laki muslim yg harusnya solat jd ga solat karena ada transaksi jual beli, dst. kecuali, kita bisa sama sama memastikan kalo antara penjual dan pembelinyanya bukan org yg wajib jumatan. misal sama sama wanita, atau sama anak kecil yg belum baligh, atau sama non muslim dll. wallahu a’lam bishshowaab
miw. tweet mediamiw. tweet media
poy@jeongxinie

mungkin ada yang gatau juga kalo makruh hukumnya transaksi jual beli dengan penjual laki laki pada saat setelah azan kedua sholat jumat, karena wajib hukumnya buat mereka sholat jumat.

Indonesia
58
1.6K
7.2K
207.2K
Ridwan 🍉 retweetledi
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
Pemerintah lebih memilih merekrut ribuan TNI & menambah ratusan batalion, ketimbang merekrut guru & memberikan kesejahteraan pada guru Itu artinya, tidak apa apa anak Indonesia bodoh. Asalkan kenyang & bisa berperang
@Iucifairy

@penduduk_lokal_ gurunya punah masih bisa digantiin anu pak

Indonesia
71
426
771
12K
Ridwan 🍉 retweetledi
Ridwan 🍉 retweetledi
Müstafid
Müstafid@muestafid·
Mertua juga seorang guru, lulusan ITB, sempet mengeluhkan aplikasi2 yg dibuat oleh kementrian. Alih-alih fokus ke masalah pendidikan, malah cuma menjadi beban tambahan bagi para guru. Indonesia itu beragam, tidak semua guru punya akses, literasi, dan kesiapan teknologi yg sama.
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91

Menurut saya, kalau anda cuma bikin platform yang isinya hanya modul untuk belajar itu gak masalah. Masalahnya, aplikasi yang anda buat, meneror guru, pagi siang dan malam. Anda juga mengkoneksikan setiap kegiatan yang jika akan diposting langsung pop up konek ke media sosial pribadi guru. Sudah lengkap dengan hastag #merdekabelajar Pertanyaan saya, Kenapa kami harus berkampanye untuk aplikasi anda? Buat saya, postingan ini hanya memvalidasi bahwa memang anda tidak pernah mendengarkan user. Platform anda tidak melayani kami. Gambaran ringkas, silahkan baca kompas:

Indonesia
4
49
179
4.5K
Ridwan 🍉 retweetledi
Reza Sudrajat
Reza Sudrajat@penduduk_lokal_·
Sekolah kalo gurunya udah punah, emang bakalan tetep disebut sekolah ya? Bukannya cuma tempat transit MBG
Alvira Syafina@AlviraSyaf45492

@penduduk_lokal_ Koperasi Merah Putih bisa jadi mitra sekolah jga lho kedepannya

Indonesia
22
976
3.4K
42.2K
Ridwan 🍉 retweetledi
Dian 🎀
Dian 🎀@petitstardust·
Argumen kesejahteraan tenaga pendidik ga bakal selesai kalau cuitan macem begini masih ada. “Udah tau gaji rendah, knp mau jadi guru? Knp mau jadi dosen?” Padahal banyak lho, banyak, orang yg emang cita-citanya jd pendidik. Banyak org yg tulus emg suka ngajar.
ardian pratama@ardi_tama1

Agak bingung siswa top di sekolah tapi milih PGTK (bukan gak percaya ceritanya, tapi sulit untuk tidak mempertanyakan keputusannya)

Indonesia
9
738
2.2K
38.6K