corel.
9.2K posts


Seberapa jauh kantormu dari rumah? Me: 6 lagu👆

RAN releases remake of ‘Pandangan Pertama’ music video, 20 years after its original release.

Mantan member generasi pertama sekaligus mantan manajer, Abby, blak-blakan membongkar manajemen MNL48 di Instagram pribadinya setelah ia diserang oleh fans lokal. Berikut adalah poin-poin pentingnya: 1. Kostum Rusak Kebanjiran: Kostum dan sepatu lama MNL48 hancur karena kebanjiran, makanya manajemen terpaksa harus bikin yang baru. 2. Masalah MV Koisuru Fortune Cookie (2026): Alasan kenapa di MV tersebut pelafalan liriknya gak pas kemungkinan karena ada masalah hak cipta dengan manajemen lama, sehingga liriknya harus ditulis ulang. Tapi untungnya masalah ini akhirnya selesai. 3. Manajemen Baru Lepas Tangan: Manajemen yang baru tidak memfasilitasi latihan, tidak menyediakan kostum, tidak menyediakan panggung, bahkan belum menandatangani kontrak resmi dengan para member. 4. Eksploitasi Live Streaming: Manajemen Filipina abai dengan kondisi kesehatan para member. Mereka memaksa member untuk live streaming dengan jadwal yang padat banget. Kalau member menolak atau gak memenuhi target, gajinya bakal dipotong. 5. Kasus Member Gen 5 (Riri): Riri tinggal di desa dan punya kendala finansial untuk bolak-balik berkegiatan di Manila. Abby berniat baik membantu dengan memberikan gaji dua kali lipat. Sialnya, manajemen justru memanfaatkan hal ini dengan menaikkan target live Riri dari yang tadinya 48 jam seminggu, naik jadi 80 jam, sampai diperas hingga 100 jam seminggu. 6. Kerja Keras Member Diklaim Sepihak: Wida (Gen 5) berhasil menarik sponsor dan mengamankan jadwal manggung di sebuah festival musik. Tapi, manajemen malah mengklaim kalau itu hasil kerja keras mereka, dan parahnya lagi, manajemen malah mengacaukan acara tersebut. 7. Fasilitas Minim saat Kerja: Pihak penyelenggara acara eksternal tidak menyediakan ruang tunggu maupun makan malam. Manajemen pun cuek dan tetap menyusun jadwal yang super padat tanpa memedulikan kesehatan fisik para member. 8. Member Jepang Telantar: Manajemen tidak menyediakan tempat tinggal maupun fasilitas Wi-Fi yang layak untuk member asal Jepang, Mirai (padahal Wi-Fi wajib untuk live). Untuk alat, informasinya telah diperbaiki staff, namun tidak. Akhirnya, Mirai terpaksa menumpang tinggal di apartemen Abby. 9. Akun TikTok Ditahan: Setelah para member menerima surat pemberitahuan bahwa kontrak mereka dengan pihak Jepang tidak diperpanjang, mereka meminta manajemen Filipina (lewat staf keuangan) untuk memutuskan hubungan akun TikTok mereka dari agensi. Namun, permintaan ini ditolak mentah-mentah. 10. Member Modal Sendiri: Para member harus patungan dan pakai uang pribadi untuk ikut kegiatan, tampil, bahkan untuk membiayai operasional grup agar MNL48 tetap bisa bertahan berjalan. Tahun lalu, kostum panggung untuk lagu Oh My Pumpkin ternyata dibikin sendiri oleh Abby. Berdasarkan postingan Instagram Andi (Gen 1), dia yang turun tangan mengurus manajemen beberapa proyek. Terus, alasan kenapa MNL48 masih bisa masuk TV dan radio setahun belakangan ini adalah berkat bantuan Dana (Gen 1). Mulai dari kostum, cari kerjaan sampingan, sampai urusan manajemen, semuanya dikerjain sendiri sama member. Manajemen baru cuma tahu beres dan cuma fokus bikin program live streaming, kalau member tidak live, gaji dipotong. Catatan Tambahan Lainnya: Di dalam isi chat yang bocor itu, orang manajemen yang berdebat sengit sama member adalah staf keuangan dari manajemen lama. weibo.com/7986171326/530…





















