Renaldo

35.1K posts

Renaldo

Renaldo

@ren4ldo

Supply Chain-ers, Entertainers wanna be, Jakmania til the end :) luv @rateeh_maniez so much...

Jakarta Katılım Şubat 2011
2.3K Takip Edilen983 Takipçiler
Renaldo
Renaldo@ren4ldo·
Gue akhirnya cuma percaya sama hukum Allah. Kalo inget ada seorang pejabat partai yang di akhir hayatnya sakit, begitu meninggal dunia, mau dimakamkan.. sampai hujan badai. Itu azab nyata di dunia. Belum di akhirat. Stay strong Indonesia!
Angga Fauzan @angga_fzn

At this point, gw merasa semua orang literally bs dipenjara. Bisa dicari2 kesalahannya. Bisa dibantah semua pembelaan dan bukti2nya. Bisa dibuat2 skenarionya. Semengerikan itu dampaknya. Akhirnya, banyak investor asing juga ga berani masuk. Duit banyak yang keluar. Rupiah kian melemah. Domino effect.

Indonesia
0
0
1
139
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia
2.3K
17.2K
19.5K
0
Renaldo
Renaldo@ren4ldo·
Untuk pertama kalinya, gw setuju sama Rocky Gerung
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, Rocky Gerung baru ngomong sesuatu yang menurut gua adalah diagnosis paling tajam dan paling jujur tentang kondisi kabinet Prabowo sekarang. Dan dia membukanya dengan satu kutipan dari Muhammad Hatta yang langsung menghantam. Menteri itu bukan sekedar pembantu presiden. Dia harus punya ide otentik sendiri. Justru karena dia mampu memproduksi ide sendiri maka dia bisa berdiskusi dengan presiden bukan hanya mengangguk. Tapi yang terjadi sekarang menurut Rocky adalah kebalikannya persis. Dia bilang rekrutmen kabinet Prabowo adalah transaksi transaksi kekuasaan transaksi bisnis transaksi kepentingan politik. Bukan transaksi pikiran. Dan hasilnya adalah kabinet 109 orang yang mayoritas tidak berani membantah presiden bukan karena tidak tahu tapi karena memang tidak dipilih untuk berpendapat. Rocky menyebut ini dengan istilah feudalisme di dalam kabinet. Dan dia bilang bahkan menjijikkan melihat bahasa tubuh para menteri di istana yang dia sebut dengan istilah docilitas bahasa tubuh budak yang tunduk bukan mitra yang setara. Rocky bilang Prabowo sekarang tidak lagi memimpin. Dia sedang dealing. Deal dengan kepentingan partai-partai koalisi yang dari awal sudah saling mengintip untuk dapat bagian paling besar dari kekuasaan. Dan partai-partai itu menurut Rocky tidak akan pernah menegur presiden karena menegur presiden berarti membunuh diri sendiri mereka akan kehilangan jatah. Yang lebih mengkhawatirkan Rocky bilang partai-partai di dalam koalisi sekarang justru sedang mengintip apa yang masih bisa mereka colong di tengah krisis ini. Bukan membantu menyelesaikan krisis tapi memanfaatkan krisis untuk kepentingan sendiri. Rocky mengambil momen yang sangat menarik. Ketika Prabowo berpidato di depan publik dan bertanya langsung apakah MBG masih diperlukan atau tidak jawabannya adalah tidak dari hadirin. waktu 1 mei hari buruh nasional Rocky bilang itu adalah momentum emas yang seharusnya digunakan Prabowo untuk memanggil para menterinya dan berkata kenapa kalian bohong ke saya? Kalian bilang rakyat mendukung ternyata tidak. Tapi momentum itu tidak diambil. Dan Rocky memberikan angka yang sangat telak. Jumlah orang miskin Indonesia sekitar 20 juta. MBG melayani 60 juta orang. Artinya ada 40 juta orang yang bukan miskin tapi tetap dapat MBG. Data yang dipakai salah dari awal. Dan yang salah menurut Rocky bukan presiden yang salah adalah menteri-menteri yang membawa data itu kepada presiden dan presiden mempercayainya. Rocky sangat tegas. DPR yang pertama seharusnya menegur. Tapi DPR penuh dengan partai koalisi yang tidak akan menegur karena takut kehilangan jatah. Masyarakat sipil yang kedua. Tapi suara masyarakat sipil semakin dibatasi ruang geraknya. Dan kabinet sendiri tidak akan menegur karena mereka dipilih bukan untuk berpendapat tapi untuk menjalankan perintah. Akibatnya presiden tidak punya teman yang bisa diajak diskusi secara transparan dan setara. Presiden diasuh oleh tim public relation yang hanya mempromosikan presiden bukan oleh public opinion yang memberikan umpan balik nyata dari rakyat. Dan Rocky menutup dengan kalimat yang menurut gua adalah yang paling puitis sekaligus paling menusuk. Dia mengutip dalam bahasa Inggris tentang tulang rusuk perempuan diciptakan bukan dari kepala agar tidak di atas lelaki bukan dari kaki agar tidak diinjak tapi dari tulang rusuk di samping untuk setara dan dekat dengan hati. Lalu dia balik bertanya kalau leader tidak punya tulang rusuk gimana? Kalau leader tidak punya tulang rusuk artinya dia benda mati. Presiden yang tidak punya menteri yang berani membantah tidak punya oposisi yang cukup kuat tidak punya civil society yang masih bisa bersuara bebas adalah presiden yang tidak punya tulang rusuk. Yang bergerak sendiri tanpa ada yang menyeimbangkan. Dan menurut Rocky itulah yang sedang kita saksikan sekarang.

Indonesia
0
0
0
22
Renaldo
Renaldo@ren4ldo·
Ngomongin doi waktu kalah berkali2 ya.. sudah kuduga 😁
I'am Me@WeeNiDv

@TaliUdeng Lo tau beda menang pilpres dan kalah pilpres? Yg menang fokus bekerja buat rakyat dan yang kalah sibuk nyuruh buzzer ama nyewa akun ternak buat nyinyir kosong

Indonesia
1
0
0
21
Renaldo
Renaldo@ren4ldo·
Kita memang sulit rendah hati. Boro2 rendah hati, mendengarkan kritik internal aja gak mau. Begitu ada kritik yang dipermasalahkan cara menyampaikannya, bahasanya, dll. Akhirnya contentnya gak pernah diliat.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan. Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura. Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN. Naik Singapore Airlines. Penerbangan komersial biasa. Turun dari garbarata seperti penumpang biasa. Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal. Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan. Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung dan segala kebutuhan rombongan. Konteksnya yang membuat ini makin menohok: Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia. Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun. Jadi analoginya begini: ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya. Terus ada acara arisan di kompleks. Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer. Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer. Itu bukan gaya hidup orang kaya. Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya. Dan bedanya sangat jauh. Yang paling ironis: Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan. Masih banyak bagian yang diimpor. Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia. Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun. Dan yang paling menyakitkan: Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya. Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi. Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial, sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan. Kesederhanaan bukan tanda kelemahan. Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial. Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan. Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri. Bangsa yang benar-benar besar tidak perlu selalu terlihat besar. Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.

Indonesia
0
0
0
27