Kuah Indomie

54.7K posts

Kuah Indomie banner
Kuah Indomie

Kuah Indomie

@reneleoo

Hidup seperti main angry birds, jika kita gagal ada aja babi yang ketawa

Alonica Katılım Ocak 2010
497 Takip Edilen826 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Dlm hal memilih agama aja kita tidak boleh memaksa orang lain, apalagi hanya dlm persoalan yang jelas2 ada perbedaan pendapat di situ.
Cirebon Barat, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
4
1
6
0
Kuah Indomie retweetledi
Daniel
Daniel@daniellsinaga_·
Anak-anak Orang Rimba di Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi belajar di atas terpal, dengan pemandangan sekitarnya SAWIT. Dimana hutan mereka?
Daniel tweet mediaDaniel tweet media
Indonesia
24
2.3K
8.9K
91.8K
Kuah Indomie retweetledi
Frankie™️🦅
Frankie™️🦅@B7frankH·
A Turkish proverb says, “If a father bathes his children, both will laugh, and if a son bathes his father, both will cry.” Such is the painful beauty of life, where love comes full circle with time.
English
658
15.2K
102.2K
6.5M
Kuah Indomie retweetledi
Reza Ikal
Reza Ikal@monstreza·
Judul panjang memang soal "rasa" dan pemilihan diksi. Subyektif banget. Ini empat lagi yang gw suka.
Reza Ikal tweet mediaReza Ikal tweet mediaReza Ikal tweet mediaReza Ikal tweet media
Indonesia
1
3
247
15.2K
Kuah Indomie retweetledi
Hary Susanto
Hary Susanto@hafilova·
Film-Film Luar Angkasa Terbaik Sepanjang Masa Versi Saya
Hary Susanto tweet media
Indonesia
126
798
6.6K
200.8K
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Heeeeyy mata ini kenapa berat bangeeett??
Indonesia
0
0
0
8
Kuah Indomie retweetledi
BBC News Indonesia
BBC News Indonesia@BBCIndonesia·
Dewi Apriyani memutuskan resign dari pekerjaannya sebagai staf IT, lalu beralih menjadi petani sekaligus peternak di rumahnya. Dewi sekarang menjalani 'integrated farming' untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri.
Indonesia
62
187
897
483.7K
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Target tahun ini : BISA BERENANG!! 🏊🏽‍♀️
Indonesia
0
0
0
9
Kuah Indomie retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Orang tua seperti ni justru bikin anak: - merasa haknya dilanggar - memupuk rasa tdk percaya ke ortu - belajar klo “yg kuat boleh mengambil milik yg lemah” Efeknya anak jd lebih defensif, manipulatif, atau tertutup. Atau sebaliknya, anak jd pasif & gk berani membela diri 😔💔
Netizen Bawel@Netizen_bawel

Vidio yang viral kemarin, Ternyata sang Anak pingin uang THR nya buat beli sepeda tapi sama ibunya malah dibelikan emas.

Indonesia
67
665
2.7K
61.4K
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Dlu abis latian 1.5 jam di gym, wanita ini baliknya bisa langsung cardio lari keliling komplek 30 - 45 menit. Sekarang, malesnya ga ketulungan. Fade malesnya justru di tahun ke-4 setelah rutin olahraga.
Indonesia
0
0
1
31
Kuah Indomie retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
CATET!!! Pokoknya ini diinget-inget! Gampang kok! 1. Meriang ➡️ Bnyk minum + kompres anget 2. Demam ➡️ pamol 3. Heartburn, mual ➡️ minum antasida 4. Mimisan ➡️ tekan cuping hidung, duduk condong ke depan 5. Terkilir ➡️ diemin, angkat, kompres es, balut 6. Perdarahan ➡️ tutup tekan, angkat, balut 7. Luka bakar ➡️ aliri air mengalir 20 menit 8. Tersedak (bisa batuk) ➡️ batuk efektif 9. Tersedak (gbs ngomong) ➡️ heimlich manuver 10. Radang tenggorokan ➡️ isep SP troches/degirol + banyak minuk air anget Apalagi yg belum kesebut? Udah paham semua kan? 😆
Indonesia
71
1.9K
6.7K
138.6K
Kuah Indomie retweetledi
CHS
CHS@gembrit·
Days are long, years are short.
English
0
1
4
434
Kuah Indomie retweetledi
Daily Harry Potter
Daily Harry Potter@TheDailyHPotter·
Best of friends ♥️
English
15
979
6.3K
90.6K
Kuah Indomie retweetledi
bib new edition
bib new edition@BangBib4·
Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon ) Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut Saya kasih tahu sebab dan alasannya Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000–Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000–Rp11.000, Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang) Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan. Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah. Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal. Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi Panen manual (biaya tenaga kerja). Pengemasan yang layak. Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota). Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya. Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi. Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli. Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan. Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton. Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga. Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total. Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel. Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah. Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
Nakula@03__nakula

Pedagang membuang Timun ke sungai karena murah dan gak laku. Padahal kalo disumbangkan ke panti² asuhan atau pesantren pasti pada mau, gak mubazir kek gini. 🥹

Indonesia
455
5.2K
19.9K
1.3M
Kuah Indomie retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lu pada tau Gayus Tambunan? Pegawai pajak. Golongan 3A. Gaji sekitar Rp12 juta sebulan. Yang punya rekening Rp28 miliar. Dan itu baru yang ketahuan. Gayus Halomon Tambunan lahir 1979 di Jakarta. Kerja di Direktorat Jenderal Pajak tepatnya di subdirektorat banding pajak. Posisinya bukan posisi strategis tingkat tinggi. Dia bukan direktur. Bukan pejabat eselon satu. Tapi posisinya adalah posisi kunci. Karena di situlah ditentukan nasib sengketa pajak antara perusahaan-perusahaan besar dan negara. Di sinilah pajak miliaran bisa dikurangi. Sanksi bisa dihapus. Dan semua itu dengan imbalan tertentu. Dan sistem pengawasannya? Nyaris tidak ada. Ini yang bikin gue diem lama. Gayus bukan orang yang tiba-tiba jadi jahat. Dia adalah produk dari sistem yang memberinya kekuasaan besar tanpa kontrol memadai. Dalam kultur birokrasi yang sudah terlanjur permisif terhadap penyimpangan. ICW bilang posisi Gayus adalah posisi kunci dalam ekosistem mafia pajak. Dan hampir mustahil dia mengelola aliran dana miliaran sendirian tanpa bantuan atau perlindungan dari internal DJP, institusi perbankan, atau aparat penegak hukum. Gayus bukan pelaku tunggal. Dia simpul kecil dari jaringan yang jauh lebih besar. Lalu kasusnya meledak. Dan negara mulai bergerak. Tapi geraknya aneh. Dari rekening Rp28 miliar yang ditemukan penyidikan awal hanya menjerat Gayus dalam satu kasus penggelapan pajak senilai Rp395 juta. Rp395 juta. Dari rekening Rp28 miliar. Ini bukan ketidakmampuan investigasi. Ini pilihan. Pilihan untuk melihat sesempit mungkin supaya yang di balik Gayus tidak perlu disentuh. Dan hasilnya? Maret 2010 Pengadilan Negeri Tangerang membebaskan Gayus. Bebas. Dengan rekening Rp28 miliar yang sumber uangnya tidak pernah dijelaskan secara memadai. Publik marah. Dan kemarahan itu masuk akal. Tapi yang paling gila bukan vonisnya. Yang paling gila adalah September 2010, ketika Gayus sudah berstatus tahanan, publik dikejutkan oleh foto yang beredar di media. Gayus dengan rambut palsu dan identitas palsu ketahuan nonton turnamen tenis internasional di Bali. Sebagai tahanan. Yang seharusnya ada di balik jeruji. Dan ini bukan kebetulan. Ini bukan kelalaian. Gayus sendiri mengaku dia membayar oknum petugas rutan dan aparat agar bisa bebas bergerak. Dia tidak kabur lewat tembok. Dia jalan keluar lewat pintu yang sengaja dibuka. Dan dari sini semuanya mulai terbongkar bukan karena sistem bekerja. Tapi karena media bekerja. Foto-foto itu tersebar. Investigasi jurnalistik masuk. Publik menekan. Dan baru setelah tekanan itu mencapai titik didih negara mulai bergerak serius. Ini yang kemudian dikenal sebagai asal-usul istilah yang kita kenal sekarang no viral, no justice. Tanpa foto itu mungkin Gayus selesai dengan dakwaan kecil dan hukuman ringan. Dan dunia tidak pernah tahu. Akhirnya Gayus masuk pengadilan serius. Januari 2011 vonis 7 tahun. Publik marah, jauh dari tuntutan jaksa yang 20 tahun. Banding naik jadi 8 tahun. Masih dianggap tidak sebanding. Kasasi ditolak Mahkamah Agung. Tapi kasus tidak berhenti di satu perkara. Satu per satu kasus lain disidangkan terpisah pencucian uang, pemalsuan paspor, penyuapan pejabat rutan, suap aparat. Total akumulasi hukuman dari semua perkara sekitar 30 tahun penjara. Tapi ini yang paling penting dan paling jarang dibahas. Di ruang sidang, Gayus mulai bicara. Dia mengaku tidak bekerja sendirian. Dia sebut nama-nama. Dia klaim ada oknum polisi, oknum jaksa, oknum hakim yang terlibat dalam jaringannya. KPK memeriksa. Media meliput. Publik berharap. Dan kemudian sunyi. Sebagian besar nama yang disebut Gayus tidak pernah benar-benar sampai ke meja pengadilan. Pengakuannya berhenti jadi wacana. Tidak berkembang jadi tersangka baru dalam skala besar. Dan ini adalah pola yang selalu berulang di Indonesia. Individu dihukum. Sistem diselamatkan. Gayus dipenjara 30 tahun. Tapi struktur yang memungkinkan mafia pajak dan mafia hukum tumbuh tidak pernah sepenuhnya dibongkar. Pertanyaan yang paling jujur dari kasus ini bukan berapa tahun Gayus dipenjara. Tapi apa yang benar-benar berubah setelah Gayus? Apakah sistem perpajakan lebih bersih sekarang? Apakah posisi-posisi kunci di DJP sekarang punya pengawasan yang memadai? Apakah masih ada Gayus-gayus lain yang belum ketahuan kamera? Kalau jawabannya tidak pasti maka kasus Gayus Tambunan bukan sejarah yang sudah selesai.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
262
2.5K
7K
553.1K
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Adem bgt pertemanan orang 😆
Indonesia
0
0
0
16
Kuah Indomie retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Ga berhenti2 aku selalu rekomendasiin degirol atau sp troches klo udah radang tenggorok 😆🫵🏻 Bisa pilih antara dua itu. Klo aku cocokan degirol. Pokok jgn FG troches krn itu antibiotik & klo ga bener minumnya, bakteri di tenggorok yg bikin km radang bisa kebal. Kan ngeri ya..
Яizal do tweet mediaЯizal do tweet media
niw@scolpioX

kalian kalo tenggorokan radang gitu minum apa?

Indonesia
72
677
3.3K
101.2K
Kuah Indomie retweetledi
Amaliya Nanda
Amaliya Nanda@rrandomlyyyy·
SUMPAH JANGAN SAMPE NYESEL USIA 35 BARU TAU INI 😭😭😭 1.Sering lemes → B12 / B Complex 2.Mudah sakit → Vitamin C 3.Tulang mulai ngilu → Calcium + D3 4.Susah tidur → Magnesium 5.Kulit kering → Vitamin E 6.Jerawatan → Zinc 7.Mata capek → Vitamin A 8.Pusing karena kurang darah → Zat Besi 9.Rambut rontok → B Complex / Zinc 10.Badan gampang capek → B Complex
Amaliya Nanda tweet mediaAmaliya Nanda tweet mediaAmaliya Nanda tweet media
Indonesia
209
6.1K
23.4K
532.7K
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Akhirnya dapet jg barang rare ini dgn perjanjian : KALO ADA 1 MENDING GA USAH BELI YA CHY!! @UcieRussy 🤣
Kuah Indomie tweet media
Indonesia
0
0
0
20
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Bertahan lumayanlah 2bulan, lalu ilang entah kemana tanpa sadar pulak!
Indonesia
1
0
0
15
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Mari kita liat bertahan berapa lama vape ini. Wkwkwk. Dulu jaman freshcare roll on yg Agnez itu beli jaman covid dan ga pernah dipake karna ha suka pake begituan. Nah kali ini iseng beli yg model baru, fomo.
Kuah Indomie tweet media
Indonesia
1
0
0
144
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Santika Premiere Kuningan, selain staycation cocok untuk latian cardio jg saking jauh room dr lobby 😅 overall nice bgt dah nginep disini #renewashere
Kuah Indomie tweet mediaKuah Indomie tweet media
Indonesia
0
0
0
47
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
JWHome Cirebon, hotel baru yg homey, unyu, deket pusat jajanan food street, berada di jalan kedua #Renewashere
Kuah Indomie tweet media
Kuah Indomie tweet mediaKuah Indomie tweet media
Indonesia
1
0
0
152
Kuah Indomie
Kuah Indomie@reneleoo·
Semacem obsessed sama body lotion apa gimana, tiap nginep di hotel mesti yg dibawa pulang body lotion kitnya doank.
Kuah Indomie tweet media
Weru, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1
0
1
0
Kuah Indomie retweetledi
FilmFrenzy 🎬
FilmFrenzy 🎬@FilmingSite·
10/10🍿
FilmFrenzy 🎬 tweet media
13
159
1.6K
115.7K