Revien Rezkitama R

8K posts

Revien Rezkitama R banner
Revien Rezkitama R

Revien Rezkitama R

@revienr

Bandung, Indonesia Katılım Aralık 2009
354 Takip Edilen336 Takipçiler
Revien Rezkitama R retweetledi
Shela ‘Oxfara’ Sundawa
Judul programnya makan bergizi gratis, anggaran buat beli motor 42 juta sebanyak 31.000!!! Giliran buat anggaran makanan anak2nya malah cuman 10.000 / anak. Dimana logikanya?
Indonesia
473
12.4K
26.3K
435.8K
Revien Rezkitama R retweetledi
njud
njud@wortelnim·
Kita lg menyaksikan sejarah (proyek korup sistematis paling besar di sejarah Indonesia) Ak ingat dulu pas korupsi e-ktp yg 2 triliun. It truly feels VERY big and massive. Tapi sekarang? 1,5 hari MBG 😂
Indonesia
160
25K
60.4K
744.3K
Revien Rezkitama R retweetledi
Revien Rezkitama R retweetledi
The Reds Indonesia
The Reds Indonesia@The_RedsIndo·
Selamat datang di negara yang menggunakan kekuatan intelijennya untuk mengawasi lawan politik dan prajuritnya untuk menyiram air keras ke aktivis yang bertentangan dengan pemerintah. Welcome back, Orba! 🫡
Indonesia
101
4.1K
9.1K
119.5K
Revien Rezkitama R retweetledi
Wikipedia bahasa Indonesia
Kemunduran demokrasi adalah penurunan kualitas demokrasi secara bertahap yang dapat mengakibatkan negara kehilangan kualitas demokrasinya. Berubah dari demokrasi menjadi autokrasi atau rezim otoriter.
Wikipedia bahasa Indonesia tweet media
Indonesia
15
2.7K
4.8K
63.3K
Revien Rezkitama R retweetledi
KontraS
KontraS@KontraS·
*Media Statement* *Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus!* Jakarta, 13 Maret 2026
KontraS tweet mediaKontraS tweet mediaKontraS tweet mediaKontraS tweet media
Indonesia
127
21.1K
26.7K
1.7M
Revien Rezkitama R retweetledi
Si Juki
Si Juki@JukiHoki·
Andrie Yunus adalah kita. Teror penyiraman air keras yang menimpanya adalah ancaman nyata bagi siapa pun yang berani bersuara. Dulu Novel Baswedan, lalu Andrie Yunus. Besok lusa bisa jadi kita, keluarga, atau teman kita. Jika kasus ini tidak diusut tuntas, sedangkan komedian berkomedi aja diusut sebegitunya. Masa sih kita gak boleh curiga?.
Warga Lokal@Punk4life_

Andrie Yunus adlh alasan banyak kita masih menikmati hdup bebas. Mungkin Bagi Andrie, kepentingan publik dulu sebelum dirinya. Sejarah panjang impunitas kekerasan adlh alasan penyerangan terhadap Andrie bisa terjadi kapanpun,

Indonesia
32
8.4K
16.6K
215.4K
Revien Rezkitama R retweetledi
ajiarchive.psd
ajiarchive.psd@sukaberbicara·
kami bersama andrie yunus.
ajiarchive.psd tweet media
Indonesia
95
26.5K
62.6K
702.6K
Revien Rezkitama R retweetledi
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
beneran langsung dikasih petunjuk
Mbak kun tweet media
Indonesia
167
1.6K
22.9K
304.4K
Revien Rezkitama R retweetledi
🍉iwin🍉
🍉iwin🍉@niwseir·
Cara pemerintah dan BUMN memberantas SPAM call: Perlindungan data pribadi pelanggan❌ Regulasi anti-SPAM call❌ Do Not Call Registry❌ Jual langganan produk komersial✅✅✅
🍉iwin🍉 tweet media
Indonesia
199
2.1K
5.8K
2.2M
Revien Rezkitama R retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
😷
Ommi de Queen👑 tweet media
QME
1
9.3K
38.3K
1M
Revien Rezkitama R retweetledi
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Menurut keyakinan saya, apa yang disampaikan bang @pandji nyata adanya...
Indonesia
76
1.3K
4K
87.1K
Revien Rezkitama R retweetledi
| A K |
| A K |@__AnakKolong·
Semua dirampas; ruang hidup, data, tubuh, hingga 'gadget di genggaman rakyat kecil. Ketika yg tersisa hanya suara rakyat, itu pun mau dirampas. KALIAN INI PEJABAT NEGARA, ATAU GEROMBOLAN PERAMPOK ? . . | @DPR_RI
| A K | tweet media
Indonesia
86
434
987
13.6K
Revien Rezkitama R retweetledi
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi@ismailfahmi·
Efek Streisand: Pelaporan sebagai Mesin Promosi Gratis "Mens Rea" Saya tadi sempat lihat data dari Google Trend. Ternyata setelah pelaporan, volume pencarian Mens Rea jadi meningkat. Lebih tinggi dibanding saat orang2 habis nonton di Netflix. Bagaimana analisanya, dan bagaimana dampaknya ke depan? Analisis Pelaporan ke polisi pada 8 Januari bertindak sebagai trigger atensi publik. Isu yang sebelumnya berada di lingkaran penonton stand-up dan komunitas tertentu, tiba-tiba melonjak ke ruang publik luas. Dalam komunikasi publik, ini dikenal sebagai Efek Streisand: "Upaya membungkam atau menghentikan sesuatu justru membuatnya lebih dikenal." Data Google Trends menunjukkan: - Sebelum pelaporan, pencarian mens rea berada di kisaran rendah–menengah (15-40 points). - Setelah pelaporan → lonjakan signifikan (57 points). Artinya, narasi hukum mengalahkan narasi seni, dan publik terdorong mencari tahu: “Sebenarnya apa isi Mens Rea sampai dilaporkan?” Bagi karya budaya, kontroversi = distribusi. Pergeseran Frame Dari “Komedi” ke “Kritik Kekuasaan” Pelaporan mengubah framing publik: Sebelum: Mens Rea = pertunjukan stand-up, kritik sosial dengan gaya satir. Sesudah pelaporan: Mens Rea = simbol kebebasan berekspresi, kritik terhadap kekuasaan, dan relasi negara–warga. Begitu masuk ke frame “dikriminalisasi”, publik tidak lagi menilai leluconnya lucu atau tidak, melainkan adil atau tidak. Kalau sudah seperti ini, Mens Rea berhenti menjadi konten hiburan, ia berubah menjadi artefak politik-budaya. Efek “Martyrdom” Pelaku Seni vs Aparat & Ormas Pelaporan menciptakan relasi asimetris: Seorang komedian vs Aparat hukum + klaim representasi ormas besar (NU & Muhammadiyah) Secara psikologis, publik digital cenderung: - simpati pada pihak yang tampak lebih lemah, - apalagi jika isu menyentuh kebebasan berpendapat. Delegitimasi Moral Pelapor Ketika kemudian muncul pernyataan Anwar Abbas dari PP Muhammadiyah (9 Januari) yang: - tidak mengakui pelaporan, dan - menyatakan kritik seharusnya didengar, bukan dipidanakan, - maka terjadi delegitimasi moral terhadap pelapor. Hasilnya: - Pelaporan kehilangan otoritas simbolik. - Mens Rea justru mendapat validasi moral. Polarisasi & Amplifikasi Algoritmik Kontroversi hukum memiliki daya sebar algoritmik lebih kuat dibanding konten seni biasa: - Media online mengangkatnya. - Talkshow, podcast, X/Twitter, Instagram Reels membahasnya. - Komentar pro–kontra memicu engagement tinggi. Algoritma media sosial membaca ini sebagai: “konten bernilai tinggi untuk disebarkan”. Akibatnya: Nama Mens Rea muncul lintas platform. Bahkan orang yang tidak pernah nonton stand-up ikut mencari. Ini menjelaskan kenapa setelah 8 Januari, tren pencarian tidak turun—justru naik. Dampak Jangka Pendek - Pamor Mens Rea naik - Ia menjadi referensi nasional tentang kritik sosial. - Kapasitas simbolik bertambah - Bukan sekadar pertunjukan, tapi “kasus”. Audiens baru tercipta Orang datang bukan karena komedi, tapi karena isu. Dampak Jangka Menengah–Panjang a. Untuk Mens Rea & Kreator - Karya ini akan terus dirujuk dalam diskursus kebebasan berekspresi. - Potensi menjadi tonggak sejarah budaya pop–politik. Kritik berikutnya akan dibaca dengan bobot lebih besar. b. Untuk Ormas & Institusi Klaim “mewakili NU/Muhammadiyah” tanpa otorisasi resmi akan makin dipertanyakan. Pernyataan elite seperti Anwar Abbas memperkuat kesan: Ormas besar tidak monolitik dan tidak anti-kritik. c. Untuk Negara & Aparat - Muncul tekanan publik agar hukum tidak dijadikan alat sensor. - Kasus ini bisa menjadi rujukan setiap kali seni bersinggungan dengan pasal pidana. Kesimpulan Pelaporan Mens Rea adalah contoh klasik salah strategi komunikasi: Niat: menghentikan pengaruh Hasil: memperluas pengaruh Alih-alih meredam kritik, pelaporan justru: mengangkat Mens Rea ke level wacana nasional, memberi panggung yang jauh lebih besar, dan mengubahnya dari pertunjukan menjadi simbol. Dalam ekosistem digital hari ini, kriminalisasi kritik sering kali bukan akhir cerita— melainkan awal amplifikasi.
Ismail Fahmi tweet media
Indonesia
49
420
1.2K
96.5K
Revien Rezkitama R retweetledi
®️
®️@Roebanie·
Sehat selalu Mbak Inayah. . Alfatihah utk Alm Gus Dur. Salam waras ...Merdeka.!
Indonesia
24
493
1.6K
122.5K
Revien Rezkitama R retweetledi
Fahmi
Fahmi@FahmiAgustian·
Di Mens Rea-nya @pandji , poin tentang kelas menengah nggak bisa beli rumah itu lebih substansial kalau mau ditelaah lebih jauh. Kemudian ada poin tentang kesehatan mental, juga mengenai polisi korup. Yg diramein malah soal Gibran. Emang ketaker aja otak mereka.
Indonesia
122
8.7K
21.9K
341.9K