rezazulfy retweetledi
rezazulfy
41.5K posts

rezazulfy retweetledi
rezazulfy retweetledi

Bruno Fernandes menyampaikan pesan emosional kepada para suporter Manchester United jelang kembalinya klub ke kompetisi Liga Champions:
“Saya sebenarnya bisa saja meninggalkan Manchester United dua atau tiga tahun lalu. Bahkan musim lalu pun ada peluang yang sangat serius untuk pergi,”
“Namun saya sangat mencintai berada di klub ini. Saya benar-benar percaya bahwa meraih kesuksesan di sini adalah sesuatu yang TIDAK akan pernah saya dapatkan di klub mana pun… Manchester United itu spesial.”
“Kebahagiaan dan semua yang akan saya rasakan saat mencapai apa yang saya inginkan di klub ini… itu tidak akan saya dapatkan di klub mana pun di dunia. Saya tahu betapa besar keinginan para fans, seberapa besar gairah mereka, dan betapa lama mereka menantikan momen itu kembali.”
“Saya berada di kapal yang sama dengan mereka. Saya ingin kapal ini, bukan hanya berjalan stabil, tapi benar-benar melaju ke depan… dan kita menavigasi perjalanan ini bersama di Manchester United,”

Indonesia
rezazulfy retweetledi
rezazulfy retweetledi

Aldi Taher hadir bersama istri dan anak-anaknya.
Diundang ke salah satu stasiun tv
Dan yang keluar dari obrolan ini jauh lebih dalam dari yang kelihatan di permukaan.
Di balik semua gimmick dan konten viralnya:
Banyak orang kenal Aldi Taher sebagai sosok yang selalu bikin heboh — lawak, kontroversi, viral.
Tapi di episode ini dia bicara soal sesuatu yang jauh lebih berat.
Ibunya stroke selama 25 tahun.
Bukan setahun dua tahun.
Dua puluh lima tahun.
Dan di stroke kelimanya leher ibunya sampai miring, makan harus pakai sonde.
Saya tidak boleh terlihat sedih di depan ibu saya.
Dan Aldi sendiri adalah penyintas kanker.
Dan dari dua beban berat itu muncul satu filosofi hidup yang sederhana tapi dalam:
Enggak apa-apa disumpahi netizen asal jangan disumpahi langit.
Sekasar apapun komentar yang masuk gambar apapun yang dikirim responnya sama:
istigfar. Lewat. Selesai.
Bukan karena tidak sakit.
Tapi karena dia sudah memilih menggunakan energinya untuk hal yang lebih penting merawat ibu yang sakit, menjaga kesehatannya sendiri, dan membesarkan anak-anaknya.
Soal istrinya Shika:
Shika hadir dan berbicara jujur awalnya kaget dengan haters dan komentar negatif.
Tapi lama-lama belajar bahwa memang tidak ada public figure yang bebas dari itu.
Dan ada satu kalimat Aldi ke istrinya di akhir yang menurut gue sederhana tapi berat maknanya:
Makasih ya sudah jadi istri yang baik, salehah, sudah jadi ibu.
Shika nangis.
Aldi becanda untuk mencairkan suasana karena memang begitu caranya.
Tapi bukan berarti tidak serius.
Yang paling gue ingat dari episode ini:
Aldi bilang dua hal soal kesetiaan yang menurut gue worth disimpan:
Kesetiaan perempuan itu diuji ketika tak berharta. Kesetiaan laki-laki itu diuji ketika sudah segala ada.
Dan soal Al-Qur'an yang dia baca rutin:
Efek baca Quran ada ujian apapun kita bawa husnuzan sama Allah dan bawa happy aja.
Ini bukan motivasi kosong.
Ini dari orang yang ibunya stroke 25 tahun dan dirinya sendiri pernah divonis kanker.
Di balik semua kegilaan konten Aldi Taher yang sering bikin orang geleng-geleng kepala ada seseorang yang setiap hari bangun dan memilih untuk tidak kelihatan hancur di depan ibunya yang sakit.
Yang memilih tertawa bukan karena hidupnya mudah tapi karena dia tahu tertawa adalah satu-satunya cara dia bisa terus berdiri.
Dan itu bukan hal kecil.

Indonesia
rezazulfy retweetledi

Fabio: “My brother did something wrong in the game & he [Sir Alex Ferguson] came at half time to speak with him but came to me. He started to shout f*ck off! Carrick or Ferdinand said this is not Rafael & he said f*ck off they’re the same!” 🤣🤣🤣 #MUFC
English
rezazulfy retweetledi

Sore tadi ada tf masuk, nominalnya adalah DP 50% jasa design saya. Pas saya cek WA, bener dong, udah ada WA dr klien, dia udah repeat order, dia udah tau fee saya berapa, dia tf dulu baru info “mas pesen design jersey padel lagi ya” :)))
Citra yg skg terbentuk, bukan hasil 1-2 hari, semoga saya, dan kita semua yg baca ini, murah rejeki yg hallal.
Indonesia
rezazulfy retweetledi

@fajarrusalem Duh mas fajar msh soft spoken aja sm yg bgituan. Sok asik bgtttttt. Gemeeessss
Indonesia
rezazulfy retweetledi

Tadi bangun tidur, cek Hp
Cek klasmen, lalu ga sadar perasaan haru menyelimuti, mataku sedikit berkaca-kaca,
Tim yg sudah DOWNFALL ini Bisa naik posisi 3.
kok bisa ?
Aku tak tau!
main alakadarnya, pemain ga semewah tim lain, pelatih cuma alumni,
Mungkin ini hanya hadiah kecil dari semesta untuk tim Downfall ini 🥺🥺🥺

Indonesia
rezazulfy retweetledi
rezazulfy retweetledi

Tanpa bermaksud membandingkan generasi, saya merasa beruntung bisa mengalami hidup di era 1990-an hingga skr
Di bidang sepakbola kami bisa menyaksikan beauty of serie A. Adu kuat antara Berlusconi dg Moratti.
Juventus yg lagi moncer. Strikernya ga pernah jelek. Jago lokal dan internasional, meski ya kalah di final Liga Champions lebih dr 1 kali.
Bisa melihat AS Roma dan Lazio scudetto, yg bahkan sampe skr belum bisa mereka ulangi.
Liga Inggris? Kami beruntung menyaksikan kejayaan King MU dengan Class of 92 nya.
Ada jg kejutan dr Blackburn Rovers dg duet Alan Shearer Sutton. Gen Millenial ingat sebutan untuk duet ini kan?
La Liga tidak hanya ttg Barcelona dan Real Madrid. Ada Deportivo La Coruna yg powerfull era itu, fans AC Milan pasti masih ingat kan ya Juan Carlos Valeron atau Walter Pandiani? 😄
Belum lagi kl bahas Valencia yg sempat ke final Liga Champions.
Jerman? Bayern tetap dominan. Tp, Dortmund jago. Juara Liga Champions. Fans Juve masih ingat gol cantik Del Piero masih gagal menghindarkan Juve dr kalah.
Liga Indonesia? Mengalami era bintang dunia spt Mario Kempes, Roger Milla main di sini.
Kisah timnas Primavera. Paling menyesakkan kalah adu penalti dg Thailand di Piala Tiger 😭😭😭
Kl pop culture? Banyak pol. Sy hanya akan menyebut 2 film, AADC dan Petualangan Sherina sbg penanda generasi.
Band banyak jagoan. Sy tulis di twit lain aja 😇
Twit adl bahasa generasi pertama Twitter 🙏🏻🙏🏻🙏🏻




Strootsy@strootsys
Ngeliat pop culture era akhir 90an sampe awal 2000an, kok kayaknya asik yaa kalo uda jadi teenager di era itu Sampe ada bukunya sendiri “Generasi 90-an” Meanwhile pas lagu ini rilis gue baru belajar ngerangkak. Penasaran ‘hidup’ di era itu
Indonesia









