Riady Putra

14.2K posts

Riady Putra banner
Riady Putra

Riady Putra

@riiadyputra

Bandung, Indonesia Katılım Aralık 2010
161 Takip Edilen476 Takipçiler
Riady Putra retweetledi
Syafruddin Azhar
Syafruddin Azhar@didienAZHAR·
📍Fufufafa & 9 Naga ‘main’ proyek oligarki?! 🙉🐒
Indonesia
58
639
1.4K
226.6K
Riady Putra
Riady Putra@riiadyputra·
@AnggaPutraF Jabar belum punya aspirasi yg ingin di sampaikan ke pak anis 😂
Indonesia
0
0
0
16
Angga PF
Angga PF@AnggaPutraF·
Pak Anies Baswedan tidak maju Pilkada Jawa Barat. Pak Anies apresiasi atas tawaran partai yang sudah mengundang ABW untuk maju di Jawa Barat. Di Jakarta, keputusan maju kembali karena ada aspirasi yang termanifestasi dari dukungan 4 DPW partai politik kepada DPPnya. Terima kasih juga kepada warga jawa barat yang sempat menyampaikan harapan untuk maju. Insya allah akan ada titik-titik pertemuan berikutnya.
Indonesia
496
1.8K
11.8K
1.3M
Riady Putra
Riady Putra@riiadyputra·
@Miduk17 Ini bukan soal siapa presiden nya, tapi ini soal Demokrasi Rakyat Indonesia.
Indonesia
0
0
1
135
Jhon Sitorus
Jhon Sitorus@JhonSitorus_18·
Orang yang paling bertanggungjawab dengan RUSAKNYA Demokrasi hari ini adalah Jokowi Sehingga Jokowi harus dipanggil ke MK untuk menjelaskan sejelas2 tentang anaknya yang dipaksakan jadi Cawapres, Nepotisme, Bansos yang ugal-ugalan, upaya cawe2, menteri-menterinya yang kampanye, APBN, PJ Gub yg terlibat hingga aparat yang terkesan melakukan INTIMIDASI MK itu marwahnya lebih tinggi dari Presiden karena MK menguji semua proses ketatanegaraan termasuk menguji UUD yang menjadi haluan bagi Presiden saat bertugas meski MK dalam kedudukannya sebagai lembaga negara setara utk melakukan fungsi "checks and balances" Ini soal keberanian saja, apakah hakim MK mampu mewujudkan kedaulatan MK sebagai lembaga konstitusi atau malah lebih mengutamakan pertimbangan "gengsi" karena Presiden adl kepala negara?
Jhon Sitorus tweet media
Indonesia
171
270
1.2K
29.4K
Riady Putra
Riady Putra@riiadyputra·
Sudah di ingatkan berkali kali, jangan pernah pergi. Hadapi !
Indonesia
0
0
0
28
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
Detik-detik Marhan Harahap Meninggal Dunia Setelah Diseret Petugas Saat ke Masjid Agung Rantauprapat Bertepatan dengan Kedatangan @jokowi untuk Jumatan Keluarga pun menangis histeris Innalillah wa inna ilaihi rajiun Semoga almarhum husnul khatimah🙏
Indonesia
464
761
1.6K
700.7K
Riady Putra retweetledi
Jhon Sitorus
Jhon Sitorus@JhonSitorus_18·
Bansos DIHAMBURKAN Jokowi, dosanya Bu Risma yang tanggung "Nggak tau saya," begitulah jawaban bu Risma saat dicecar komisi VIII DPR RI pada raker kemarin Jawaban ini adalah kejujuran atas ketidaktahuan aliran Bansos yang dihambur-hamburkan Jokowi selama masa kampanye untuk memenangkan Prabowo Gibran Fakta mengejutkan, dari keseluruhan anggaran Bansos Rp 497 Triliun, hanya 78 Triliun yang didapat oleh Kemensos untuk tahun 2024. Ini artinya, bu Risma hanya mendapat porsi 15% dari total Bansos. 85%nya kemana? Yang jelas Jokowi pasti tahu kemana Bagi2 Bansos tanpa melibatkan Kemensos atau bu Risma juga ternyata sudah terjadi beberapa tahun belakangan. Entah bagaimana pertanggungjawabannya, entah siapa saja yang dilibatkan Jadi, salah besar jika DPR mempertanyakan pertanggungjawaban Bansos kemana saja, karena Bu Risma malah mendapat porsi yang sangat sedikit Yang terjadi adalah (terutama masa kampanye Pilpres), Menteri Sosial seakan2 dirangkap oleh Jokowi bersama Airlangga Hartarto, Luhut, Erick Thohir, Zulkifli Hasan dan Bahlil. Mungkin ini pertama kali dalam sejarah negara dunia, Kemensosnya dirangkap oleh Presiden dan 6 orang menteri Jadinya Bansos tidak tepat sasaran. Yang penting tersalurkan kesiapapun dengan maksud dan harapan mereka memilih anak Jokowi, Gibran Rakabumingraka Tak heran jika bu Risma tak sanggup menahan "air mata" ketika mendengar cerita seorang nenek berusia 90 tahun di Magetan hidup sebatang kara tidak mendapatkan Bansos Nenek bernama Semi itu tidak memiliki SEBUTIR BERAS dirumahnya. Bu Semi hanya memakan tahu dan kacang panjang rebus. Benar2 TRAGIS dan memprihatinkan Peroyek UGAL-UGALAN dan AMBURADUL tanpa data Kemensos ini mestinya dipertanggungjawabkan oleh Jokowi secara langsung kepada DPR RI, bukan Bu Risma lagi karena Jokowi mengabaikan fungsi bu Risma sebagai Menteri Sosial Saat saudara2 kita di Demak, Kudus dan Padang mengalami bencana banjir, itulah saat yang tepat untuk mengirimkan Bansos, juga anak-anak di NTT dan Papua agar tidak menderita kelaparan Maka penting HAK ANGET segera digulirkan, agar pertanggungjawaban Bansos bisa dibuka seterang-terangnya oleh Jokowi kedepan publik lewat DPR RI Terlalu banyak orang MENDERITA hanya demi memenuhi NAFSU SYAHWAT Politik Jokowi dan Prabowo. Terlalu banyak rakyat yang tidak mendapat haknya karena urusan keluarga Jokowi Bu Risma hanya jadi KAMBING HITAM atas ulah Jokowi. Dosa 497 Triliun setara "500 Rumah sakit modern" ini harus ditimpakan kepunggung perempuan yang namanya harum di Surabaya ini Bayangkan bagaimana perasaan bu Risma "diaduk2" mengingat bu Semi yang hanya memakan tahu rebus sebagai pengganti beras, sementara Jokowi membagi2kan Bansos kepada bapak2 yang bawa motor "didepan Istana" lengkap dengan wartawan dan fotografernya...luar biasa Sampai kapan Bu Risma menanggung dosa-dosa yang maha besar ini? Sampai kapan Bu Risma jadi kambing hitam atas bobroknya REZIM yang sedang membudidayakan Korupsi dan Nepotisme? Semoga kuat ya bu Risma, kami sayang bu Risma. Peluk dari jauh, dari orang2 yg punya hati, yang tidak memperdagangkan penderitaan orang lain demi kekuasaan.
Jhon Sitorus tweet media
Indonesia
722
3.3K
12.4K
853.9K
Riady Putra
Riady Putra@riiadyputra·
KERAS !!
Jhon Sitorus@JhonSitorus_18

Tanda2 KERETAKAN dalam kabinet super GEMUK itu makin nyata : ✅️ Jokowi tidak salami Prabowo di Istana saat bayar zakat fitrah ✅️ Demokrat dan PAN bereaksi atas Golkar tentang permintaan jatah kursi 5 Menteri di Kabinet Prabowo. Cemburu? ✅️ Senior Golkar menolak tokoh yang bukan kader sebagai Calon Ketua Umum ✅️ Prabowo dan TKN jarang melibatkan Gibran menjelang transisi, salah satunya soal makan siang gratis ✅️ Ridwan Kamil mulai melontarkan beberapa kritik kepada pembangunan IKN, meski dirinya salah satu kurator IKN ✅️ PAN mulai mengungkit rekam jejaknya mendukung Prabowo 3 kali di Pilpres (kode jatah menteri) ✅️ Usul sebagai pemimpin koalisi besar, cukup mengusik Prabowo sebagai Presiden dan Gerindra sebagai partainya Presiden ✅️ Isu perizinan tambang yang heboh belakangan ini mulai membuat koalisi tidak nyaman, perlu diselesaikan dengan cepat ✅️ Menteri2 Jokowi lebih fokus mengurusi program Prabowo bahkan didepan Jokowi sendiri. Sampai2 mengurus harga pangan saja malah sering BLUNDER dan jadi lelucon publik ✅️ Wacana menggandeng PDIP dan Nasdem untuk menguatkan koalisi pemerintah mulai diantisipasi beberapa partai, terutama partai kecil yang akan berimbas pada pengurangan jatah kursi menteri ✅️ Ketua Dewan Aglomerasi tak jadi dipimpin secara otomatis oleh Wakil Presiden, melainkan harus lewat Perpres yang dikeluarkan Presiden itupun jika Presiden menugaskan Wapres jadi Ketua Dewan Aglomerasi. Dengan demikian, peluang Gibran memimpin Jabodetabekjur tak sepenuhnya terbuka. Ingat, gak boleh ada dua matahari kembar dalam satu negara. Memberi kuasa Jabodetabekjur kepada Gibran artinya memberi setengah konsentrasi republik ini kepada Gibran Tapi ingat, Jokowi selalu punya formula, bisa jadi akan ada kejutan berikutnya yang lagi2 bikin kita geleng2 kepala. Apapun reaksi dan aksi atas kemungkinan diatas, selalu menarik untuk disimak sambil ngomong ,"nha lho...." 😁

Indonesia
0
0
0
37
Riady Putra retweetledi
Henri Subiakto
Henri Subiakto@henrysubiakto·
KONFLIK JOKOWI VS PRABOWO APA SUDAH DIMULAI? Potensi konflik antara Jokowi vs Prabowo setelah menang Pilpres itu memang besar. Tanda-tanda ke arah itu sudah mulai kelihatan. Konflik rebutan pengaruh adalah kelaziman dalam politik. Sehingga besar kemungkinan akan terjadi drama-drama politik baru, terkait apa yg akan dilakukan Jokowi dan apa pula yg akan dilakukan Prabowo tentu menarik untuk disaksikan. Waktu yg dimiliki Jokowi hanya pendek, tinggal 6 bulan masih berkuasa penuh, maka dalam waktu pendek itu dia harus manfaatkan secara efektif agar dia bisa tetap punya power walau tidak lagi jadi presiden. Sukur-sukur kalau bisa melemahkan Prabowo dan Gerindra. Istana harus segera mewujudkan koalisi besar bersama partai2 yg akan diketuai Jokowi, dengan tidak menyertakan Gerindra di dalamnya. Ini lanjutan strategi politik Pemilu 2024, dimana partai Gerindra dibuat anomali. Ketumnya jadi capres dengan kemenangan suara 58% tapi partainya sendiri perolehan suaranya merosot di bawah 15%. Seakan Pasangan Prabowo Gibran tidak berpengaruh ekor jasnya pada perolehan Gerindra. Malah yang naik drastis justru Golkar. Partai yg sedang jadi sorotan karena ditengarai akan diambil alih oleh “kekuatan Jokowi”. Ini juga menyiratkan pesan politik bahwa yg menang Pilpres itu bukan Prabowo, tapi itu kemenangan Jokowi bersama Golkar yg telah mengusung anaknya, Gibran. Kemenangan terjadi karena usaha dan strategi Jokowi yg secara terbuka membela Pasangan Prabowo Gibran dg berbagai cara. Tentu hal ini bagi Prabowo dan Gerindra serta pendukungnya harus menyadari, dan harus terus menghormati, bahkan tunduk pada politik Jokowi. Prabowo aslinya belum tentu menyukai Gibran. Anak Jokowi yg besar karena “dikarbit”. Tapi Prabowo terpaksa harus menerima demi bisa memanfaatkan power Jokowi untuk memenangkan Pilpres 2024. Nanti setelah dilantik jadi Presiden RI, tentu Prabowo ingin berkuasa penuh. Gak mungkin mau ada matahari kembar. Disitulah bibit konflik rebutan power antara Jokowi dan Prabowo sulit dielakkan. Sekarang Jokowi tinggal punya waktu 6 bln untuk “melemahkan” Prabowo. Kita lihat saja drama politik seperti apa yg akan terjadi setelah periode honeymoon politik keduanya selesai. Apa masih tetap akrab saling dukung dengan kesepakatan, atau malah masuk periode saling tikam? Kita lihat saja. Kalau lihat video ini kasihan juga pak Prabowo yg dicuekin Jokowi. Bibit bibit konflik memang sulit terhindarkan. IMHO (Henri Subiakto).
Indonesia
417
169
724
283.7K
Riady Putra retweetledi
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Sekali Ganjar Tetap Ganjar Masyarakat NTT, Maluku, dan Papua bukan warga yang mudah lupa. Mereka tak mungkin lupa aksi Ganjar di masa covid. Bagaimana Ganjar Disambut Lagu Sio Mama e Beta Rindu Pulang saat Ganjar gowes jenguk asrama mahasiswa Maluku di Semarang. Bagaimana pelajar Papua yang sekolah di Semarang dijenguk Ganjar di asrama. Bagaimana mahasiswa NTT di Semarang dijenguk Ganjar di kos-kosannya. Hanya Ganjar lah, gubernur yang melindungi warga perantauan dari mana pun asalnya. Sekali Ganjar Tetap Pak Ganjar
KakekHalal tweet media
Indonesia
119
165
1.2K
17.5K
Riady Putra retweetledi
Barisan Pemuda RI
Barisan Pemuda RI@BarisanPemudaRI·
_*Terbongkar, KPUD Daerah Kab Nganjuk, Jatim ... Mengakui Bahwa Mereka Melakukan KECURANGAN PENGGELEMBUNGAN SUARA Atas Perintah KPU RI Pusat...*_
Indonesia
167
3K
5.3K
82.8K
Riady Putra
Riady Putra@riiadyputra·
@quintta1217 Kau aja yang pergi, udah tuaaa, lebih baik diam dirumah jaga anak cucu ! Batak Penjilat cuma kau aja lek
Indonesia
0
0
0
20
Riady Putra retweetledi
Henri Subiakto
Henri Subiakto@henrysubiakto·
Mereka yang berkumpul di hari Senin 11 Maret 2024 dengan menyuarakan kritik keras thd Pemerintah adalah para guru besar, tokoh2 akademisi, alumni, dan juga wakil rektor UGM, Prof Arie Sujito. Melihat ini saya ikut bangga dan apresiasi dengan suara dari Baleirung Bulak Sumur ini. Ternyata Kampus Biru tidak berubah. Universitas Negeri Tertua dan Terbesar ini masih konsisten menjadi kampus perjuangan. Kampus independen. Kampus Demokrasi yang punya idealisme dan reputasi. Logis UGM terpanggil dan bertanggung jawab, karena alumninyalah yg sekarang ada di pusat Pemerintahan telah menjadi sumber masalah bagi demokrasi di Indonesia. Muncul pernyataan dari acara itu “Rakyat sedang diracuni virus pembunuh Demokrasi yang namanya Dinasti Jokowi”. Suara dari para guru besar, akademisi dan alumni yg diserukan dari Balairung UGM ini tentu punya makna lain dibanding suara politisi, buzzer2 dan para pemuja dinasti Jokowi. Mereka berbeda baik dari sisi isi, ketulusan, maupun bobot kualitasnya. Ini juga bukti bahwa suara akademisi ternyata tidak berhenti, walau dicoba dibungkam dan dikecilkan oleh para pemuja dan penjilat kekuasaan dinasti. Akademisi akan terus bersuara, bergerak memberikan catatan buruk terhadap perilaku kekuasaan yg lancung. Setelah UGM Jogjakarta, besok giliran para akademisi di Jakarta kembali akan berkumpul, mengkritisi dan menyerukan petisi yg sama terhadap perilaku dinasti Jokowi.
Henri Subiakto tweet media
Indonesia
92
271
896
43.2K