Indah Nurkarima Syafruddin retweetledi

Sebulan setelah lahir, nyawa seorang bayi berada di ujung tanduk setelah tiba-tiba mengalami perdarahan otak. Dokter bahkan berkata pada orangtua si bayi, “Sebaiknya Anda mengikhlaskannya…”
Namun, ibu dari bayi tersebut menolak menyerah. Setiap hari, sang ibu setiap hari selalu mengobrol dengan sang bayi, menyebutnya sebagai keajaiban. Ia juga kerap menggenggam tangan sang bayi.
Saat bayi tersebut berusia 100 hari, sang ibu melaksanakan perayaan (Kor: 백일잔치, baegiljanchi. Lit: Perayaan 100 hari). Sang ibu pun mengunggah foto perayaan 100 hari sang anak hingga netizen berbondong-bondong memberikan dukungan.

Indonesia





















