
Rinteez 🇵🇸🇲🇨
232.1K posts

Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

5yr-old Usame was burnt to her bones: she couldn't even open the chocolate I gave her, says a doctor serving in Gaza | via @neyikaybettik
English
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

Britain is complicit in the massacre in Lebanon
Matt Kennard@kennardmatt
🚨Keir Starmer sent a MQ-9 Reaper drone over Lebanon for 13 hours yesterday Departing from RAF Akrotiri, it flew in circles near Baalbek. At same time, Israeli strikes killed 18 people in area Starmer flew intel flights over Gaza for Israel. Is this part of same arrangement?
English
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

Ronald Regan called it a holocaust and ordered "Israel" to stop it.
Hadi@HadiNasrallah
The Israeli siege of Beirut, 1982. Hezbollah didn’t exist back then.
English
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

Sebuah pemandangan yang begitu mengharukan tersaji di Masjidil Haram. Seorang warga Palestina berdiri di pintu-pintu masjid Al-Aqsa, membagikan tisu kepada para jamaah yang tak mampu membendung air mata mereka.
Air mata itu jatuh bukan tanpa sebab, melainkan karena kerinduan yang mendalam terhadap Masjid Al-Aqsa, setelah 40 hari ditutup oleh Isræl.
Indonesia
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

Guys, ini baru keluar dan gue rasa ini salah satu berita paling penting soal MBG yang perlu semua orang tahu.
BGN beli 21.000 motor listrik untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR.
Tanpa persetujuan Kemenkeu.
Dan kantornya distributor motor itu belum jadi.
Baca lagi.
Kantornya belum jadi.
Tapi motornya sudah ada di Indonesia.
Kronologi yang perlu lo tahu:
2025 Menkeu Purbaya sudah menolak pengadaan motor listrik ini.
Secara resmi.
Diblokir.
2026 BGN tetap beli.
21.000 unit.
Sudah masuk ke Indonesia.
Komisi IX DPR tidak pernah dikonsultasi.
Tidak pernah dapat laporan.
Tidak pernah diminta persetujuan.
Kalau disampaikan ke kami di sini, pasti akan kami tolak, kata Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris.
Dan ini yang paling bikin gue speechless.
Charles bilang dia nonton video dari salah satu media dan yang dia lihat adalah:
kantor distributor motor listrik itu belum selesai dibangun.
Tapi di dalamnya sudah disiapkan satu SPPG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang akan beroperasi di sana.
Terjemahannya:
motor sudah dibeli,
distributor sudah ditunjuk, l
okasi SPPG sudah disiapkan
semua sebelum kantornya selesai dibangun.
Something fishy, kata Charles.
Dan gue setuju.
Pertanyaan yang harus dijawab:
Satu siapa yang beli?
BGN beli 21.000 unit motor listrik.
Dari merek apa?
Importir mana?
Harganya berapa per unit?
Total anggarannya berapa?
Dua dari anggaran mana?
Kalau Kemenkeu sudah blokir di 2025 dari mana uangnya keluar di 2026?
Ada pos anggaran yang tidak terpantau?
Tiga siapa distributornya?
Kantornya belum jadi tapi sudah jadi distributor resmi pengadaan pemerintah itu bisa terjadi hanya kalau ada yang melindungi di belakang.
Empat kenapa motor listrik untuk program makan bergizi gratis?
SPPG adalah satuan dapur kepala dapurnya butuh motor untuk apa?
Untuk koordinasi antar lokasi?
Oke, mungkin.
Tapi 21.000 unit?
Tanpa laporan ke DPR?
Ini bukan soal motor listriknya.
Ini soal tata kelola yang berantakan dari program yang anggarannya Rp71 triliun per tahun.
Kalau pengadaan motor saja bisa bypass Kemenkeu, bypass DPR, masuk diam-diam, dan kantornya belum jadi apa lagi yang bisa bypass dengan cara yang sama?
Dan ini yang paling menyakitkan:
Program MBG lahir dari niat mulia memberi makan anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi. Itu niat yang tidak bisa diperdebatkan kebenarannya.
Tapi niat mulia yang dieksekusi dengan tata kelola yang kotor ujungnya bukan anak-anak yang kenyang. Ujungnya distributor motor yang belum punya kantor yang panen.
Dan yang rugi? Sama seperti biasa.
Rakyat yang bayar pajak.
Dan anak-anak yang harusnya dapat makan bergizi tapi anggaran programnya habis di jalan.
Senin 13 April 2026 BGN dipanggil Komisi IX DPR.
Dan gue harap DPR kali ini tidak cuma memanggil tapi benar-benar minta jawaban yang konkret dan transparan.
Karena kalau rapat Senin itu berakhir dengan jawaban normatif dan tidak ada yang dipecat atau diselidiki berarti kita semua tahu ceritanya akan ke mana.

Indonesia
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

ya Allah, mau ibadah aja dibikin kayak konser. apa nggak mikirin itu nanti kakek nenek ortu kita yg udah sepuh dan baru mampu berangkat mau war gimana?
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera
News 🚨: menteri haji wacanakan "WAR" tiket untuk berangkat haji, bukan sistim Anteran lagi
Indonesia
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

Two years ago, during my detention which lasted 47 days, my hands were tied behind my back and I was forced to keep my head bent down toward my knees for long hours during transport in military vehicles… more than 8 hours of pain and helplessness. That wasn’t enough—they also beat me with sticks on my shoulder and back.
After my release, I went through a two-month treatment journey between medication and physical therapy until the pain disappeared… or so I thought.
Five days ago, the pain returned to the same area, but this time it is much worse. It doesn’t respond to painkillers, muscle relaxants, or even massage sessions. The pain is increasing day by day, to the point where I can barely lift my arm or hold anything with my right hand.
What I am going through is not an individual case… there are tens of thousands suffering in silence, between undiagnosed injuries, neglected pain, and a system that does not provide even the minimum level of care.
What happened to me was not just a moment that passed… it is an ongoing impact, a wound that reopens every time I think it has healed.
The occupation is responsible for this pain… responsible for everything we suffer, both physically and mentally.
Pray for my recovery… and for justice and freedom for all of us.
The image was generated by artificial intelligence for illustrative purposes.


English
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

Pemegang paspor Işґαει kini tidak bisa bebas berkeliling dunia. Per tahun 2026 ini, daftar negara yang menutup pintu masuk bagi mereka semakin bertambah, terutama karena alasan solidaritas kemanusiaan dan politik.
Sebagai negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik, Indonesia belum menunjukkan keputusan tegas terkait hal ini, secara teknis pemegang paspor Israel masih mempunyai kemungkinan masuk lewat calling visa.
Ditambah mayoritas masyarakat Indonesia pun juga punya sikap menentang prilaku keji Işґαει terhadap warga palestina, semoga ini juga bisa menjadi pendorong untuk Indonesia segera menyatakan sikap


Indonesia
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi
Rinteez 🇵🇸🇲🇨 retweetledi

"Presiden minta catat Kepala Daerah yg ogah beli bus listrik lokal. Bagus!!!
Tapi Pak @prabowo, apa kabar PT Agrinas yang impor 160.000 unit dari India, China, & Jepang?
Daerah disuruh nasionalis, Pusat malah 'party' impor. Siapa yg sebenernya harus dicatat Mensesneg? 😜
Jangan jadikan kepala daerah 'kambing hitam' kedaulatan industri kalau pemerintah pusat sendiri hobi bypass industri otomotif nasional.
share.google/h1TrEtBeAN30rI…

Indonesia












