Ronin
52.7K posts

Ronin
@ronin4711
PENIKMAT TL... MALAM..HUJAN...GUNUNG...PANTAI..
Selatannya Batavia dan Borneo Katılım Aralık 2015
764 Takip Edilen1.9K Takipçiler
Ronin retweetledi

Gunung Semeru meletus lagi.
Alam lagi keras-kerasnya.
Plisss jangan ngarep apapun dari negara, Mereka masih sibuk pura-pura tenang.
Cuaca nggak bisa ditebak.
Kebijakan pemerintah lebih nggak bisa ditebak.
Jadi satu hal yang pasti:
Siap-siap aja duluan.
Sendiri!
Sisanya… tunggu klarifikasi.
🤣🤌


Indonesia

@MariaAlkaff_ Memastikan "Akan"...
Kirain lgsg bawa duit atau minimal material bangunan
Indonesia

Video viral warga patungan hingga terkumpul Rp100 juta demi memperbaiki jalan rusak, akhirnya mendapat respons dari pemerintah.
Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, turun langsung meninjau lokasi di Desa Mujirahayu, Kecamatan Seputih Agung, pada 22 April 2026. Kunjungan pejabat ini jadi perhatian publik karena disambut hangat oleh warga, bahkan rombongan pejabat terlihat menginjak beton jalan yang masih ditutup terpal. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Tengah memastikan akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 juta dari APBD untuk memperbaiki ruas jalan penghubung Lampung Tengah dan Lampung Utara.
Sc: pojoksatuid
—-
Bukan pakek uang negara atau daerah.
Pejabat daerahnya bakal dikasih lewat jalan rakyat ini gak ya?
Indonesia

Prabowo Panggil Kapolri dan Bicara Empat Mata Selama 1 Jam di Hambalang
gelora.co/2026/04/prabow…
Indonesia

@geloraco Yaelah..
Ribet amat @sjafriesjams
Tinggal tolak doank...
Tapi Wowok kan takut sama Trump...
😂😂😂
Indonesia

Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan, Bahas Izin Lalu Lintas Udara Jet Tempur AS
gelora.co/2026/04/menhan…
Indonesia

@Mukidioon2 @nurshanti_kamal "Orang Kampung" yg bisa menjadikan Anak jadi Walikota saat dirinya masih berkuasa.....
Indonesia

@tempodotco @teazmee Duhh...
Hbs "Hoaks" Bunted kena gampar jdi pd ngumpul...
Indonesia

@PaltiHutabarat @mutajir_mohamat Menguasai 60% Pasar Global tpi dalam Negeri Migor malah naik


Indonesia

@HisyamMochtar @andi_achilles Bangsa dengan "Nafsu" Besar tapi Kemampuan Tidak Ada....
Indonesia
Ronin retweetledi

@IsmauAlim @alvinlie21 @kumparan @Dandhy_Laksono Patut dicurigai...
Karena jeruk gk mgkin makan jeruk makanya hasil test bisa negatif...
Indonesia

@alvinlie21 @kumparan @Dandhy_Laksono Profesi baru atau bisa juga profesi lama yg baru ketahuan....🫣🫢
Indonesia

Mantan anggota polisi Robig Zaenudin dipindahkan dari Lapas Kelas I Semarang ke Lapas Nusakambangan setelah diduga mengendalikan peredaran narkoba dari dalam penjara.
Kepala Lapas Semarang Ahmad Tohari mengatakan pemindahan dilakukan usai adanya aduan masyarakat dan pemeriksaan dari Ditresnarkoba Polda Jawa Tengah terhadap Robig. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Selain Robig, puluhan warga binaan lain juga dipindahkan ke sejumlah lapas di Nusakambangan sebagai bagian dari upaya peningkatan pembinaan serta deteksi dini gangguan keamanan.
Sebelumnya, Robig divonis 15 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Semarang dalam kasus penembakan yang menewaskan pelajar Gamma Rizkynata Oktavandy pada 2024. Ia juga telah dipecat dari institusi kepolisian.
📸: Dok. Antara.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R158 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia

@idextratime @AndyGraziano11 Tawarin ke Indon nyambar ini @prabowo sama @erickthohir
Mayan bisa jadi Komoditas Politik...
Indonesia

🚨 TERKINI : Sejumlah pejabat tinggi Italia telah menolak mentah-mentah saran dari utusan khusus Donald Trump, Paolo Zampolli (dia orang Italia btw), yang menginginkan Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026.
Mereka berpendapat tiket ke Piala Dunia harusnya didapatkan dengan perjuangan di lapangan bukan dari lobi-lobi memalukan seperti ini.
📝 @USATODAY

Indonesia

@Piyusaja2 @BuditomoDeena @prabowo Karena sebagai Presiden telah salah urus ekonomi bangsa.....
Prabowo ngaku sendiri....

Indonesia


Singapura dan Malaysia menolak keras ide Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang akan memajaki kapal-kapal yang melewati Selat Malaka.
Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menegaskan bahwa Selat Malaka harus tetap bebas dan terbuka. Ia menambahkan, tidak boleh ada satu negara pun yang akan membatasi navigasi atau mengenakan biaya baru pada kapal yang menggunakan rute tersebut. Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan pun memastikan bahwa setiap keputusan yang berkaitan dengan Selat Malaka tidak dapat dibuat secara sepihak.
Sementara itu, Jubir Kemlu RI Yvonne Mewengkang memastikan seluruh kebijakan pemerintah terkait Selat Malaka akan sejalan dengan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) atau Konvensi PBB tentang Hukum Laut.
Sebelumnya, Purbaya melihat potensi penerapan pajak bagi kapal yang melintas di Selat Malaka. Kebijakan tersebut seperti yang dilakukan Iran di Selat Hormuz. “Dan seperti arahan presiden, Indonesia ini bukan negara pinggiran, kita ada di jalur strategis perdagangan dan energi dunia,” katanya di acara Simposium PT SMI, di Hotel Ayana, Jakarta, Rabu (22/4).
Purbaya menyebut, jika skema di Selat Hormuz diterapkan di Selat Malaka, Indonesia bisa memperoleh tambahan pemasukan yang cukup besar. Pendapatan itu bisa dibagi untuk tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura.
📸: Dok. Shutterstock.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: bisnisupdate | update | bisnis | oneliner | R074 | R029 | E093
#bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia

Tapi tak tahan juga akhirnya berada di tengah2...
Menjilat Jokowi adalah jalan kluarnya.....
#AyoMoveOn2024@Fahrihamzah
Pernah duduk di antara 2 sahabat lama. Maka sebaiknya jadilah yag mendamaikan 2 saudara. #IndonesiaBersatu
Indonesia

Kalo Indon yg disebut Trump buat gantikan Iran, @prabowo langsung nyambar ini....
Karena di Indon udh gak heran Sepakbola itu sering dibawa ke ranah politik....
SW News - SOFT WAR NEWS@SoftWarNews
🇮🇹 Italia MENOLAK usul utusan Trump untuk Piala Dunia 🔥 🇺🇸 Utusan Trump: “Italia seharusnya menggantikan Iran 🇮🇷 di Piala Dunia…” 🇮🇹 Italia: 🔥 “Tidak mungkin. Tidak pantas. Kualifikasi diraih di lapangan” Roma menggaris batas yang jelas. Washington menunjukkan TAK TAHU MALU nya !! TIDAK ADA POLITIK DI LAPANGAN 🫡 RESPEK
Indonesia

Guys, ada berita menarik hari ini yang kalau dipikir-pikir lebih dalam menyimpan pertanyaan yang lebih besar dari sekadar pembangunan rusun.
Seskab Teddy Indra Wijaya kemarin menerima dua Dirut BUMN sekaligus Dirut BTN Nixon Napitupulu dan Dirut KAI Bobby Rasyidin di Kantor Sekretariat Kabinet untuk membahas pembangunan 5.000 unit rusun di Manggarai.
Dan ini menarik karena Teddy bukan menteri. Dia Sekretaris Kabinet.
Tugasnya secara formal adalah mendukung kelancaran administrasi kabinet, menyiapkan dan mendistribusikan arahan presiden, serta memastikan koordinasi antar kementerian berjalan.
Bukan menerima laporan dari Dirut BUMN.
Bukan memimpin rapat yang seharusnya ada di Kementerian Perumahan atau Kementerian BUMN.
Tapi ini bukan kali pertama.
Dalam beberapa bulan terakhir pertemuan-pertemuan penting dengan berbagai pihak dari isu inflasi pengamat sampai isu hunian sering kali bermuara ke Teddy.
Dan itu menimbulkan satu pertanyaan yang perlu dijawab dengan jujur.
Apakah ini tanda bahwa Teddy luar biasa kompeten dan dipercaya penuh oleh Presiden sebagai perpanjangan tangan langsung?
Atau apakah ini tanda bahwa ada kekosongan koordinasi di tingkat menteri sehingga berbagai pihak memilih bypass ke jalur yang lebih dekat dengan presiden?
Keduanya punya implikasi yang sangat berbeda.
Kalau yang pertama tidak ada masalah.
Presiden berhak mempercayakan peran koordinasi kepada siapapun yang dia nilai mampu.
Tapi kalau yang kedua ini adalah sinyal yang sangat mengkhawatirkan.
Karena kalau Dirut BUMN sebesar BTN dan KAI memilih datang ke Seskab bukan ke kementerian teknis yang relevan, itu artinya ada persepsi bahwa kementerian teknis tidak cukup efektif atau tidak cukup berpengaruh untuk menggerakkan sesuatu.
Dan itu adalah masalah struktural yang sangat serius dalam tata kelola pemerintahan.
Soal substansinya sendiri 5.000 unit rusun di Manggarai dengan luas 45 dan 54 meter persegi melalui skema KPR dan FLPP adalah program yang pada prinsipnya bagus.
Kebutuhan hunian terjangkau di kawasan perkotaan Jakarta adalah kebutuhan nyata yang sudah mendesak puluhan tahun.
Dan memanfaatkan lahan KAI yang selama ini tidak produktif untuk hunian vertikal adalah pendekatan yang masuk akal secara ekonomi dan tata kota.
Tapi ada beberapa pertanyaan teknis yang perlu dijawab sebelum publik bisa benar-benar optimis.
Siapa yang akan bisa membeli unit-unit ini?
Karena KPR dan FLPP tetap mensyaratkan penghasilan tetap dan kemampuan cicilan bulanan.
Sedangkan warga yang paling butuh hunian terjangkau di Jakarta justru sering kali berada di sektor informal tanpa penghasilan tetap yang bisa diverifikasi bank.
Berapa harga jualnya dan siapa yang menjadi target segmen?
Karena rusun yang katanya terjangkau tapi akhirnya dibeli investor atau kelas menengah atas yang cari investasi properti adalah cerita yang sudah berulang terlalu banyak kali di Indonesia.
Dan yang paling penting bagaimana nasib warga yang sekarang tinggal di kawasan sekitar Manggarai yang kemungkinan besar akan terdampak oleh pembangunan ini?
Soal Teddy sendiri gua tidak mau menghakimi kompetensinya karena gua tidak tahu dia di dalam. Tapi ada satu hal yang perlu dicatat.
Dalam sistem pemerintahan yang sehat, peran Seskab yang terlalu besar dalam urusan-urusan yang seharusnya ada di kementerian teknis justru bisa melemahkan akuntabilitas.
Karena kalau semua keputusan penting melewati satu orang yang posisinya adalah administrator kabinet siapa yang bertanggung jawab kalau ada yang salah?
Menteri teknisnya yang tidak dilibatkan dari awal?
Atau Seskab yang menerima laporan tapi tidak punya kewenangan formal?
Intinya guys rusunnya bagus kalau benar terealisasi dan benar-benar menjangkau yang membutuhkan. Tapi pertanyaan tentang kenapa Dirut BTN dan KAI perlu datang ke Seskab dan bukan ke menteri teknisnya adalah pertanyaan yang jauh lebih penting dari sekadar soal rusun.

Indonesia














