Bukan Nganggur Tapi Unemployed
431 posts

Bukan Nganggur Tapi Unemployed
@rozydhanu
Apa kamu?


Oiya buat kelen yg kepikiran mau beli sepeda biat bike to work, Skrg model hybrid (geometri road bike/gravel tp stang flatbar) macemnya banyak. Dr yg murah ampe mahal jg ada Rekomen gw: - Camp GX300, harga 6,38jt - Marin Kentfield, ini udh keluar seri kedua. Kemarin sempet nemu seri 1 di Charlie Bike. 7-8jtan - Strattos F Series. Ini sepeda cakep. Baru keluar bulan lalu kalau ga salah. Harganya range 4jt - 7jt an. - Pacific Rochester Pro. Keluar deketan ama Strattos F ini. Harga 4jt










Lana Condor at the Fashion Trust US Awards



Mesti jagoannya kalah, rakyat aceh dan sumbar tetap setia membayar pajak.

Prabowo: saya bukan milik satu partai tapi milik rakyat Indonesia, saya kalah di Sumbar dan Aceh apakah tidak dapat MBG..

@ardird Gak pantes nyuruh orang perjalanan 12 km cuma karena kita pengen makan roti. Apa gak ada makanan lain sampe harus nyuruh org?

Nah ini point menarik, kecerdasan tidak otomatis membuat seseorang jadi demokratis. Untuk menjadi demokratis, seseorang wajib percaya dengan aksioma yang disebut sebagai "wisdom of the crowd." Artinya, demokrasi dibangun di atas keyakinan bahwa masyarakat yang berisi siapapun itu, baik guru besar berpendidikan tinggi dan tukang becak lulusan SD, secara bersama sama memiliki kebijaksanaan untuk memilih apa yang terbaik. Mereka melaksanakan kebijaksanaan itu secara kolektif dalam kerangka one man one vote. Nah, orang kalo sudah berpendidikan tinggi, dia bisa jadi merasa diri lebih jumawa dan lebih pintar dari kebanyakan orang. Lalu dia meremehkan suara orang lain, seakan suara mayoritas rakyat itu tidak legitimate. Sementara suara dia sendiri lebih bernilai karena dia lulusan luar negeri, guru besar pendidikan tinggi sungguh haibat jadi sudah pakar dan lebih paham. Nilai suaranya tidak bisa disetarakan dengan suara buruh cuci atau tukang becak. Kalo pemahamannya begitu, jelas dia bukan seorang yang demokratis. Dia tidak lebih dari seorang elitis dan feodalistik walau dalam packing terkini dan bahasa ndakik ndakik akademik.


Ada dua kelompok yang bikin pasti menang. Parcok dan parjo. Itu terjadi di 2 pemilu terakhir.




@ainurohman tapi permainanya ngebosenin banget😌












