Taraka Rukmasara

6.6K posts

Taraka Rukmasara banner
Taraka Rukmasara

Taraka Rukmasara

@ruddsetiawan

Katılım Ekim 2009
643 Takip Edilen245 Takipçiler
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia
1.8K
12.8K
13.9K
0
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Ketawanya renyah.... Serenyah anggarannya... Ha ha ha ha.....
Indonesia
267
240
593
35.1K
BP™
BP™@BangPino__·
Di Hambalang pada 2 Mei 2026, Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Kabinet Merah Putih. Dalam rapat itu, ada tiga fokus utama: 🔥 Pendidikan Pemerintah ingin mencetak lulusan yang siap kerja. Caranya dengan memperkuat SMK berbasis industri dan menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. 🔥 Hilirisasi Sumber daya alam seperti nikel, bauksit, dan sawit harus diolah di dalam negeri, bukan diekspor mentah. Tujuannya agar menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan nilai ekonomi. 🔥 Keamanan Semua program ini hanya bisa berjalan kalau situasi aman. Karena itu, TNI dan Polri diminta menjaga stabilitas agar masyarakat dan investasi tetap terlindungi. Intinya: pendidikan diperbaiki, industri dalam negeri diperkuat, dan keamanan dijaga ketat.
Indonesia
31
18
25
15.7K
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
🚨 Arne Slot on Šeško’s goal: “I think it's a touch on his hand. The curve on the ball changed so there must have been a contact”. “But it's NO surprise to anyone that if there is a VAR intervention then the decision goes against us. It's happened to us ALL season”.
Fabrizio Romano tweet media
English
2.2K
1.1K
19.5K
1.8M
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Dari sekian tanggapan dan respon perihal tragedi kecelakaan kereta kemarin, memurut gw respon yang paling bagus adalah respon Pak AHY Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan). Lengkap dan penyampaiannya tegas. Ada yang bilang sebenernya apa yang disampaikan Pak AHY ini 'bare minimum' , kelihatan paling mantab karena pejabat yang lainnya 'CAUR'. 🙏
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
48
138
626
44.1K
Taraka Rukmasara retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Semakin banyak gugatan MBG di MK.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
283
17.1K
43.7K
528.1K
𝓔𝓴𝓸 𝓦𝓲𝓭𝓸𝓭𝓸
Kanda Bahlil ingatkan ASN jangan menggunakan BBM subsidi itu namanya mengambil hak saudara kita apa tidak malu & akan diawasi ketat, kabar baiknya tidak ada batasan pengisian untuk motor Nah ini baru bener tujuan adanya kenaikan agar subsidi tepat sasaran!!
Indonesia
50
28
133
24.1K
SERUAN H7
SERUAN H7@seruanhl·
Nih orang jilatannya licin bener!
Indonesia
131
69
143
7.9K
#AyoMoveOn2024
#AyoMoveOn2024@Fahrihamzah·
POSISI STRATEGIS SEKRETARIS KABINET Di balik setiap keputusan Presiden, selalu ada satu posisi yang bekerja dalam senyap namun menentukan arah: Sekretaris Kabinet. Posisi ini jarang tampil ke depan, tidak selalu terlihat hasil kerjanya secara langsung, tetapi berada di titik yang sangat krusial—menghubungkan kehendak Presiden dengan mesin negara yang besar dan kompleks. Dalam konteks pemerintahan Prabowo Subianto, peran ini menjadi semakin penting, karena arah kebijakan yang diambil bersifat strategis, lintas sektor, dan berdampak jangka panjang. Di sinilah letak tantangan utamanya. Sekretaris Kabinet bukan sekadar administrator rapat atau pencatat keputusan. Ia adalah penjaga konsistensi arah Presiden, penghubung antar-kementerian, sekaligus penerjemah visi besar menjadi langkah-langkah yang dapat dijalankan. Ia harus memahami cara berpikir Presiden—sering kali sebelum hal itu sepenuhnya terucap—dan memastikan bahwa arah tersebut tidak terpecah dalam pelaksanaannya. Karena itu, kedekatan dengan Presiden bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan. Dalam banyak sistem pemerintahan modern, posisi seperti ini memang menuntut tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Tanpa kepercayaan, koordinasi akan melambat. Tanpa kedekatan, pesan akan terdistorsi. Dan tanpa keduanya, arah kebijakan bisa kehilangan kohesinya. Namun justru di titik inilah sering muncul salah paham di ruang publik. Apa yang secara fungsional merupakan kebutuhan kerja, kerap terbaca sebagai kedekatan personal yang berlebihan. Apa yang seharusnya dipahami sebagai mekanisme institusional, sering kali dilihat sebagai relasi individual. Padahal, yang sedang bekerja bukan sekadar seorang individu, melainkan sebuah posisi yang secara inheren memang berada sangat dekat dengan pusat pengambilan keputusan. Hal ini juga dialami oleh Teddy Indra Wijaya dalam menjalankan tugasnya. Sebagai figur yang relatif muda dan berada di posisi yang sangat strategis, ia menghadapi dua tekanan sekaligus: menjaga kepercayaan Presiden, sekaligus menghadapi persepsi publik yang tidak selalu memahami kompleksitas perannya. Di satu sisi, ia harus mampu menangkap arah besar kebijakan Presiden dan memastikan seluruh jajaran pemerintahan bergerak dalam satu garis. Di sisi lain, ia berada dalam ruang publik yang cepat menilai, sering kali tanpa melihat keseluruhan konteks. Ini adalah posisi yang secara alamiah sulit. Lebih sulit lagi karena sebagian besar pekerjaannya terjadi di balik layar. Ketika koordinasi berjalan baik, ia tidak terlihat. Ketika arah kebijakan konsisten, ia tidak disebut. Namun ketika muncul persepsi yang keliru, posisi ini justru menjadi sorotan. Di era komunikasi yang serba cepat dan fragmentatif, tantangan ini semakin besar. Publik cenderung melihat potongan-potongan peristiwa, bukan keseluruhan desain kebijakan. Dalam kondisi seperti ini, siapa pun yang berada di titik persimpangan antara Presiden dan sistem negara akan rentan disalahpahami. Karena itu, penting bagi kita untuk melihat posisi Sekretaris Kabinet secara lebih utuh. Ini bukan semata soal individu. Ini adalah soal bagaimana sebuah pemerintahan bekerja. Bagaimana visi Presiden dijaga agar tetap konsisten. Bagaimana keputusan tidak terfragmentasi. Dan bagaimana negara memastikan bahwa arah besar tidak hilang di tengah kompleksitas pelaksanaan. Dalam perspektif ini, kedekatan dengan Presiden bukanlah keistimewaan, melainkan tanggung jawab. Bahkan bisa dikatakan, semakin dekat posisi tersebut dengan pusat kekuasaan, semakin besar pula beban yang harus ditanggung. Di sinilah letak sesungguhnya dari posisi strategis itu. Dan mungkin, juga letak dari kesulitannya. Bagaimana menurut sedulur?
Indonesia
532
48
241
142.4K
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Bajingan boti pantesnya dibawa ke barak, digebukin sampe mampus gak sih? Kelen bayangin aja, harga BBM naik, banyak orang tidur dalam keadaaan lapar, tapi si bajingan boti malah konsumtif.
Indonesia
498
3.2K
10.5K
436.4K
Jeni_Ly again
Jeni_Ly again@Jelli_cent·
Bualannya dibayar tunai 🥱🥱
Indonesia
361
1.8K
3.6K
76.2K
United Focus Indonesia
United Focus Indonesia@utdfocusid·
24 hari nunggu cuma buat dikasi permainan kaya gini? 😖
United Focus Indonesia tweet media
Indonesia
80
315
1.8K
38.5K
Jejak digital.
Jejak digital.@ARSIPAJA·
Seskab Teddy: "Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi, banyak sekali pengamat. Ada pengamat beras, tapi dia background-nya bukan di situ. Ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri. Dan pengamat-pengamat itu, datanya tidak sesuai fakta. Datanya keliru,”
Indonesia
1.9K
513
1.9K
904.8K
Taraka Rukmasara retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Kok bisa orang seperti ini jadi menteri😭, jujur orang ini jauh lebih buruk dibandingkan Pigai,
Indonesia
356
1.1K
3.9K
160.9K
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
MENTERI YG SELALU JADI SOROTAN. Respons Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menuai sorotan, saat membahas anggaran Kementerian Pariwisata dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (1/4/2026) terkait tindak lanjut rencana kerja 2026.
Indonesia
323
468
1.3K
105.5K
ᶜⁱᶜᵃᵍ ᵈⁱ ᴰⁱⁿᵈⁱⁿᵍ
Ini harus diproses secara hukum, karna oknum jaksa-jaksa ini melakukan adu domba institusi, cuci tangan lepas tanggungjawab, bahkan meraup keuntungan dr kasus yg mereka tangani. Kalo ngga berpotensi duit, mana mungkin mereka sampe segitunya ?!
Indonesia
53
565
1.4K
40.7K