@MafiaWasit Minim adab, Maksim mabok, dan akhirnya jadi contoh buat generasi sekarang, klo mau PD saat shooting ya harus minum dulu.
Herannya modelan gini kepake aja di dunia entertain.
@idextratime@RMCsport Indonesia ikut piala duniapun bayangin strikernya mauro zijlstra sama rafael struick buat apa ti 😂 masih jauh dari kata layak buat ikut pildun. Nnti mlah cuma buat bantaian kaya hindia belanda thn 1938, ikut pildun jalur giveaway.
🚨 TERKINI: Situasi geopolitik Iran yang memanas membuat partisipasi mereka di Piala Dunia diragukan. Jika Iran mundur, satu slot bisa tersedia.
FIFA disebut tengah pertimbangkan playoff interkontinental darurat, dua tim AFC vs dua tim UEFA.
📝 @RMCsport
Jika benar, kemungkinan yang akan ikut adalah:
UEFA: Italia/Polandia/Kosovo/Denmark
AFC: UAE/Indonesia/Oman
@idextratime Pas gerard martin mau buang bola, kaki pemain depan (lawan) juga niat nya mau ngambil bola/nge block bola buangan nya. Tp posisi itu kaki gerard martin yg nyamperin bola duluan, kaki lawan juga maju tapi terlambat. Momentum kaki gerard martin yg bikin kaki nya keinjek. No red
IG Story Amad Diallo hari Ini lucu bgt bgst 🤣
Karier Eropa, exposure global, tapi validasi tertinggi tetap: masuk TVRI Sports ditempelin sponsor Larutan Cap Kaki Tiga 🤝
Mana ada slogan "yang ada badaknya" pula cok 😭😭😭
@idextratime Penyakit pelatih indo ini ga punya pakem pemain, mesti gonta ganti pemain yg sbnrnya udah bagus, dari era sty, pk gausah di bahas lah emang si kntl itu jelek bgt, sekarang era pelatih baru juga gitu, kenapa si ga pake skema pemain yg kmaren lawan saint ?
M
Secara permainan timnas Indonesia jauh lebih unggul malam ini, Bulgaria dikurung dan nyaris sepanjang pertandingan didominasi.
Hanya kurang beruntung kebobolan via penalti.
John Herdman baru beberapa bulan megang tim ini, cukup menjanjikan. 👍
*Lansia di Jombang Jadi Korban Pembac*kan Anak Jalanan, Pelaku Babak Belur Dihajar M*ssa
Inilah Jombang — Nasib malang menimpa seorang kakek bernama Mucksin (70), warga Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, saat sedang mencari rumput untuk pakan ternak, pada Sabtu 14/03/26.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 09:00 WIB, sang Kakek tiba-tiba diserang oleh seorang pemuda yang diduga merupakan anak jalanan (anjal), di sebuah lahan kosong di Dusun Kalangan Wetan.
Aksi brut*l pelaku akhirnya terhenti setelah warga yang geram berdatangan dan melumpuhkannya hingga babak belur.
Menurut kesaksian warga di lokasi, Tia (30), pelaku yang diketahui bernama M. Tomi Irfan (20), asal Kediri, terlihat berjalan dari arah barat sebelum kejadian.
Saksi menyebut gerak-gerik pelaku tampak mencurigakan karena berjalan sambil tersenyum sendiri.
"Pelaku tiba-tiba menghampiri Pak Mucksin yang sedang ngarit (mencari rumput)," ujar Tia. Tak lama kemudian, terdengar teriakan minta tolong dari korban.
Tia menuturkan bahwa sempat terjadi aksi saling rebut sabit antara korban dan pelaku. Saking kerasnya pergulatan tersebut, gagang sabit sampai terlepas. "Setelah sabit berhasil dikuasai, pelaku membac*k Pak Mucksin beberapa kali," tambahnya.
Warga yang mendengar keributan segera mengepung lokasi. Karena emosi melihat tindakan keji pelaku terhadap lansia, massa sempat menghadiahi Tomi dengan bogem mentah sebelum akhirnya tangan pelaku diikat untuk diserahkan ke pihak berwajib.
Kapolsek Perak, Iptu M. Supriyo, membenarkan adanya peristiwa peng*niayaan berat tersebut. Ia menjelaskan bahwa baik korban maupun pelaku saat ini tengah menjalani perawatan medis.
"Korban selamat namun menderita luka bac*k di bagian kepala dan tangan, saat ini dirawat di RSUD Jombang. Sedangkan pelaku sempat dibawa ke Puskesmas Perak karena luka akibat amuk warga," jelas Iptu Supriyo.
Pihak kepolisian telah mengamankan tempat kejadian perkara dan menyita barang bukti. Mengingat seriusnya tindak pidana yang dilakukan, kasus ini kini telah dilimpahkan ke tingkat yang lebih tinggi.
@AboutTNG Orang kita kejam sama maling kecil yang bikin kita kehilangan apa yang kita punya.
Tapi diam sama maling besar yang bikin kita gak dapat apa yang harusnya kita dapat.
Aksi pencurian dengan modus COD telepon genggam terjadi di Kampung Gebang, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat (16/1) pukul 16:30 WIB, menghebohkan warga sekitar.
Peristiwa tersebut terjadi ketika korban menyadari telepon genggam miliknya dibawa kabur oleh pelaku.
Kronologi diceritakan tetangga korban @sktiawnrmdhn_, bermula saat terdengar teriakan "maling" dari warga. Namun, orang yang pertama kali diteriaki ternyata bukan pelaku utama pencurian.
Tak lama kemudian, di lokasi belakang, muncul pelaku pencurian yang sebenarnya.
Korban kemudian berteriak sambil menunjuk bahwa pelaku berjumlah dua orang, dengan ciri menggunakan hoodie berwarna merah. Mendengar teriakan tersebut, kedua pelaku panik. Salah satu pelaku berhasil melarikan diri lebih dulu meninggalkan rekannya.
Pelaku yang tertinggal mencoba memutar balik menggunakan sepeda motor. Namun, upaya kabur tersebut gagal setelah motornya ditabrak oleh warga, hingga pelaku terjatuh dari kendaraan.
Naas, pada akhirnya keduanya tertangkap dan diamankan oleh warga setempat.
@xendless_s Maksudnya kalau isi pake volume pasaran 10,20,30 rb dst...banyak yg udah diatur supaya isinya dikurangi...tapi kalau jumlahnya ga lazim... 12,13, 23 dll... Mereka ga bisa masukin dalam sistem kecurangan..jadi isi nya ga dikurangi
🗣️“Club Brugge telah dirampok. Gol 4-3 seharusnya tetap sah. Dia tidak melakukan pelanggaran terhadap Szczęsny. Dia bahkan tidak menyentuhnya! Justru Szczęsny sendiri yang membuatnya terlihat seperti pelanggaran, tapi itu bukan pelanggaran.”
- Marco Van Basten
@meowcurlie Oh gitu ya, kalo sekarang kita normalisasi berarti nanti di tahun 2030 guru harus cium tangan muridnya ya dan di tahun 2035 guru harus cuciin kaki murid nya kalo perlu ga ush di gaji