|`kang_nno`|
9.4K posts

|`kang_nno`|
@ryan_ires
Rindu kamu.. Iya.. Kamu... Kamu yang dulu....
Katılım Temmuz 2010
282 Takip Edilen75 Takipçiler

@Lima8Satu Itu bapak siapa yg di depan sibuk main hp aja ???? Org2 udh pada terhenyuh, dia sibuk main hp. Otak mana otak lu woi ???
Indonesia

@myshawti Om dhani sebenarnya tua klo itu masakan mantan nya, makanya di kasih nilai 7.. 😅
Indonesia

@KangManto123 Emg setan sih si ade armando, ngebantah mulu saat di nasehatin.
Indonesia

@myshawti Dalam hati bunda ketemu botak "ta*k hrs dampingan sama dia nih ? G salah nih gw?" ,😅 dalam hati bunda melihat Syafeea " ya Alloh moga2 anak hamba gak senasib dengan hamba,"..
Indonesia

@adadantiara Biasanya bos bos nya itu punya org sendiri kak di samsat. Klo truk dan bus masuk samsat, parkirnya g cukup kak... Klo truk dan bus msk samsat, ntr emak emak yg urus nomer, malah ngomel2 kak.. krn kena asep knalpot dan bising nya.. 😅
Indonesia

@haluandotco Duh.. mulan.. mulan.. jilbab tp kok ketaaat bgt sik.. sampe ngecetak gt lan ?? Bukannya biasa pake hijab gede ya ???? Miris .. kalah elegan sama mba maia..
Indonesia

Kasus ini terjadi pada 16 April 2024 di sebuah cabang bank di wilayah Bangu, Rio de Janeiro, Brasil, dan langsung menjadi sorotan dunia karena kejadiannya sangat tidak masuk akal sekaligus m3ng*rikan.
Seorang wanita bernama Erika de Souza Vieira Nunes datang ke bank dengan membawa seorang pria lanjut usia di kursi roda yang ia sebut sebagai pamannya, Paulo Roberto Braga. Tujuannya adalah untuk mencairkan pinjaman sekitar 17.000 real Brasil. Namun situasinya mulai terasa janggal ketika pegawai bank melihat pria tersebut sama sekali tidak merespons, tubuhnya lemas, dan wajahnya terlihat pucat tidak seperti orang hidup.
Meski begitu, Erika tetap berusaha meyakinkan petugas bahwa pamannya masih hidup. Ia menopang tubuh pria tersebut, mengangkat kepalanya agar terlihat tegak, bahkan berbicara kepadanya seolah-olah ia masih sadar. Ia juga mencoba memegang tangan pria itu untuk menandatangani dokumen pinjaman, meskipun tidak ada reaksi sama sekali.
Karena semakin curiga, pihak bank akhirnya memanggil petugas medis. Setelah diperiksa, terungkap fakta mengejutkan bahwa pria tersebut sudah meninggal dunia beberapa jam sebelum dibawa ke bank. Polisi pun langsung datang dan menangkap Erika di lokasi kejadian.
Dari hasil penyelidikan awal, Erika diduga sengaja membawa jenazah pamannya untuk melakukan penipuan. Ia kini menghadapi tuduhan serius, termasuk percobaan penipuan dan pelecehan terhadap jenazah. Sementara itu, penyelidikan juga sempat mendalami hubungan keluarga mereka serta kondisi mental Erika, yang disebut-sebut memiliki riwayat gangguan psikologis.
Kasus ini memicu reaksi luas karena dianggap tidak manusiawi dan sulit dipercaya, sekaligus menjadi pengingat betapa ekstremnya tindakan seseorang ketika didorong oleh kebutuhan atau keinginan akan uang.
Indonesia

@adanginyah Sok ganteng njir.. tatapan binal nya keliatan bgt.. mangsa bgt tatapan mata nya.. lg menyimpan untuk berfantasi. Siap2 coli d saat sepi..
Indonesia

@Anak__Ogi Lah ellah cuma masalah stiker doang d permasalahin ama pulici.. itu kan udh bayat pajak mas nya.. cb skrg cek tu motor/mobil pulici nya.. udh bayar pajak atau blm ????
Indonesia

@tham878 Ya.. krn semua sudah d kondisikan, mulai emboss dan watermark.
Indonesia

@somexrecom Itu rasa2 tinju si bapake nemplok ke muka di hardi saking gemes nyaaaa..
Indonesia

@RagilSemar Menko seorang Prof ?? Siapaaa lagi klo bukan si itu..
Indonesia

@NenkMonica Efek 4 atau 5 hari dia rotasi, bla bla bla sampe dia pindah haluan. 🤣
Indonesia

@Duren___ Dih ada ibuk ibuk salim pake nunduk dan arahkan tangan ke kening setelah d salami .. duuh miris . Lu tu ibuk2.. kek gt harusnya dia
Indonesia

@kangdede78 @officialinews_ @KPI_Pusat Kenapa ? Keliatan aslinya isi otak n hari dedengkot termul ??? 🤣🤣
Indonesia

Seliweran video debat di acara Rakyat Bersuara @officialinews_ sudah tidak mengedukasi lagi. Lebih sering jadi ajang sumpah serapah & kata-kata tak beradab. @KPI_Pusat, sepertinya sudah saatnya bertindak tegas untuk STOP atau perbaiki acara yg penuh sampah seperti ini.
Debat seharusnya mendidik, bukan bikin penonton muak.
Indonesia

@Sammi86Pilang Editan pake photoscape ? 😅 Itu kelihatan bgt lhoh baju lengannya ke tembok kek d tempelin gt...
Indonesia


@Fahrihamzah "posisi ini jarang tampil ke depan...." Tp yang sekarang malah sering tampil di depan.
Indonesia

POSISI STRATEGIS SEKRETARIS KABINET
Di balik setiap keputusan Presiden, selalu ada satu posisi yang bekerja dalam senyap namun menentukan arah: Sekretaris Kabinet.
Posisi ini jarang tampil ke depan, tidak selalu terlihat hasil kerjanya secara langsung, tetapi berada di titik yang sangat krusial—menghubungkan kehendak Presiden dengan mesin negara yang besar dan kompleks. Dalam konteks pemerintahan Prabowo Subianto, peran ini menjadi semakin penting, karena arah kebijakan yang diambil bersifat strategis, lintas sektor, dan berdampak jangka panjang.
Di sinilah letak tantangan utamanya.
Sekretaris Kabinet bukan sekadar administrator rapat atau pencatat keputusan. Ia adalah penjaga konsistensi arah Presiden, penghubung antar-kementerian, sekaligus penerjemah visi besar menjadi langkah-langkah yang dapat dijalankan. Ia harus memahami cara berpikir Presiden—sering kali sebelum hal itu sepenuhnya terucap—dan memastikan bahwa arah tersebut tidak terpecah dalam pelaksanaannya.
Karena itu, kedekatan dengan Presiden bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan.
Dalam banyak sistem pemerintahan modern, posisi seperti ini memang menuntut tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Tanpa kepercayaan, koordinasi akan melambat. Tanpa kedekatan, pesan akan terdistorsi. Dan tanpa keduanya, arah kebijakan bisa kehilangan kohesinya.
Namun justru di titik inilah sering muncul salah paham di ruang publik.
Apa yang secara fungsional merupakan kebutuhan kerja, kerap terbaca sebagai kedekatan personal yang berlebihan. Apa yang seharusnya dipahami sebagai mekanisme institusional, sering kali dilihat sebagai relasi individual. Padahal, yang sedang bekerja bukan sekadar seorang individu, melainkan sebuah posisi yang secara inheren memang berada sangat dekat dengan pusat pengambilan keputusan.
Hal ini juga dialami oleh Teddy Indra Wijaya dalam menjalankan tugasnya. Sebagai figur yang relatif muda dan berada di posisi yang sangat strategis, ia menghadapi dua tekanan sekaligus: menjaga kepercayaan Presiden, sekaligus menghadapi persepsi publik yang tidak selalu memahami kompleksitas perannya.
Di satu sisi, ia harus mampu menangkap arah besar kebijakan Presiden dan memastikan seluruh jajaran pemerintahan bergerak dalam satu garis. Di sisi lain, ia berada dalam ruang publik yang cepat menilai, sering kali tanpa melihat keseluruhan konteks.
Ini adalah posisi yang secara alamiah sulit.
Lebih sulit lagi karena sebagian besar pekerjaannya terjadi di balik layar. Ketika koordinasi berjalan baik, ia tidak terlihat. Ketika arah kebijakan konsisten, ia tidak disebut. Namun ketika muncul persepsi yang keliru, posisi ini justru menjadi sorotan.
Di era komunikasi yang serba cepat dan fragmentatif, tantangan ini semakin besar. Publik cenderung melihat potongan-potongan peristiwa, bukan keseluruhan desain kebijakan. Dalam kondisi seperti ini, siapa pun yang berada di titik persimpangan antara Presiden dan sistem negara akan rentan disalahpahami.
Karena itu, penting bagi kita untuk melihat posisi Sekretaris Kabinet secara lebih utuh.
Ini bukan semata soal individu. Ini adalah soal bagaimana sebuah pemerintahan bekerja. Bagaimana visi Presiden dijaga agar tetap konsisten. Bagaimana keputusan tidak terfragmentasi. Dan bagaimana negara memastikan bahwa arah besar tidak hilang di tengah kompleksitas pelaksanaan.
Dalam perspektif ini, kedekatan dengan Presiden bukanlah keistimewaan, melainkan tanggung jawab. Bahkan bisa dikatakan, semakin dekat posisi tersebut dengan pusat kekuasaan, semakin besar pula beban yang harus ditanggung.
Di sinilah letak sesungguhnya dari posisi strategis itu.
Dan mungkin, juga letak dari kesulitannya.
Bagaimana menurut sedulur?
Indonesia

















