746 posts

랸 banner
랸

@rynthm

kadang ngomong jorok, maapin yak

rumah Katılım Ekim 2020
20 Takip Edilen5 Takipçiler
랸 retweetledi
Autosport
Autosport@autosport·
Today was a reminder of just how dangerous MotoGP can be... Glad that both Alex and Johann have been able to share positive updates from hospital 💪
Autosport tweet mediaAutosport tweet media
English
28
1K
7.3K
255.7K
랸
@rynthm·
wowo kontol, isi otaknya TAI sama sawit doang. gobloknya bener2 mendarah daging🖕🏻
랸 tweet media
Indonesia
0
0
0
36
랸
@rynthm·
getting sicker
GIF
English
0
0
0
7
랸 retweetledi
arawr
arawr@flllowiee·
LUCU BGT JING
Indonesia
248
19.8K
53.3K
905.3K
랸
@rynthm·
@MiskinTV_ sianjing kebanyakan makan konten tiktok pasti tuh
Indonesia
0
0
0
122
랸
@rynthm·
@_bmsk sawit 🤤🤤🤤
English
0
0
0
2
BIM
BIM@_bmsk·
Kalian masih punya uang koin kelapa sawit gak? Ini uang koin terindah yg pernah kita punya
BIM tweet media
Indonesia
134
13
233
20K
랸 retweetledi
ِ
ِ@anjoazl·
ِ tweet media
ZXX
0
14.4K
47.9K
850.3K
air_jeruk
air_jeruk@ikan_mainan·
@mocimacamoci Dari tadi entah kenapa yang menyambut gembira yang cowok ya 🤔
Indonesia
2
0
1
4.9K
Johan
Johan@mocimacamoci·
Ada yang pernah bayangin kalau haid cuma 3 bulan sekali? Ilmuwan Hongmei Wang lagi riset ide gila ini buat ngirit cadangan sel telur supaya masa subur bisa bertahan lebih lama. Tp ada catatannya, Wang ngingetin klo hormon kayak estrogen itu penting banget buat kesehatan, jadi riset ini masih harus hati-hati banget. Meskipun sekarang masih tahap eksperimen ke tikus, tujuannya biar perempuan punya kendali lebih atas tubuh dan masa suburnya. Dan mungkin bonusnya klo jarang haid, otomatis drama mood swings, kram perut, atau lemes tiap bulan juga bakal berkurang drastis😭
All day Astronomy@forallcurious

🚨: Chinese biologist Hongmei Wang seeks to extend women's fertile life by making menstruation occur every 3 months. Which would theoretically preserve more eggs and extend the fertile period.

Indonesia
57
361
2.4K
138K
랸 retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Prabowo: MBG bermanfaat atau tidak? Buruh: Tidaaaaaaakkk! Gue: 🤣🤌
Indonesia
3.5K
43.1K
116.5K
4.7M
랸
@rynthm·
@tfunivindonesia barusan nontonin berita ditv, banyak banget yang pake ai buat kasus ini.
Indonesia
0
0
0
649
Transport For UI
Transport For UI@tfunivindonesia·
Ini fotonya.... AI?
Transport For UI tweet media
Indonesia
49
260
8.3K
1.1M
랸
@rynthm·
kenapa gua cemburuan banget ya
Indonesia
0
0
0
15
랸 retweetledi
nana kopaja (deera)
nana kopaja (deera)@diraism·
you (indonesia) seem pretty anti intellectual for a country with "mencerdaskan kehidupan bangsa" in its uud
Indonesia
1
15.6K
33.8K
325.5K
랸 retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
420
20.8K
51.7K
1.4M
랸 retweetledi
Kaiser.
Kaiser.@BloodfueI·
Ngapain si nanya kapan nikah kapan nikah orang gw pengennya meninggal
Indonesia
137
8.2K
19.2K
281K
랸 retweetledi
eda ★
eda ★@edascofield·
eda ★ tweet media
ZXX
101
47.2K
138K
1.9M
랸
@rynthm·
"once we were us" jadi film pertama yang gua harus stop nonton ditengah2 karena ga kuat, sedih banget
랸 tweet media
Indonesia
0
0
0
23