Hari ini bolak balik ditelpon ayah hanya buat ngabarin ayah sudah bisa lagi ngetik chat🥹
Ga ada apa apanya buat kita yg sehat, tapi pencapaian ini berguna banget buat org yg sedang penyembuhan stroke.
Latihan ayah penuh sabar krn ini PR yg setiap hari ku tanya.
💙
Gesss.. hanya izin mengingatkan..
Nyambi santai makan siang..
Temen-teman wajib menabung yah..
Prediksi in this situation, kehidupan akan semakin anomali..
Nabung sebanyak-banyaknya..
Info nya ada kabar tidak baik.. segala bentuk "perizinan" harus punya backup plan..
Cluenya "kapal retak"
Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua, dan diperlancar segala urusannya.. pintu rezeki terbuka mengalir deras..
Gpp boleh percaya atau tidak.. haknya masing-masing..
Rismon pas masih sahabatan sama kita, wajahnya ada ganteng-gantengnya ya.
Begitu temen sama Andi Azwan, Farhat Abbas, dll
Ngnghkhkzhzawrts....krik krik
SI PENIPU DITIPU RAJA TIPU
Hampir tengah malam menjelang tanggal 1 April 2026, POLDA Metro Jaya memberi kejutan April Mop kepada saya lagi-lagi dengan amplop coklat, yang isinya selalu membuat terkejut.
Kali ini kejutannya maksimal.
Bayangkan,
Rismon Sianipar si pakar tak lulus S3, yang sudah mengajukan Restorative Justice dengan cara begitu hina dina, namanya masih ada di daftar Tersangka!
Padahal orang ini sudah melata-lata menghamba-hamba ke Solo juga istana Wapres.
Sudah dihina sehina-hinanya dan direndahkan serendah-rendahnya
Tetap saja statusnya TERSANGKA!
Oalah Mon, Mon.
Inilah akibat kau menipu 280 juta orang! Ditipulah kau sama si Raja Tipu!
Ehhhh Bangsat…
Seriusan????😳
Ya kaliii si Doi beneran kek yg selama di Omongin Manusia satu Negara ini..
tp ini Asli Benerannnnnn anjiiiink!!!
Gonk Banget ini Tjuk‼️
Ngakak.. Serem.. ngeri..😅🫣😂🤫
-Kini kami Dwitunggal-
Sejak awal langkah ini dimulai, ketika jalan masih gelap, ketika suara-suara kebenaran terasa seperti berbisik di tengah badai yang paling menguatkan kami, saya dan Rismon, yang waktu itu masih waras, adalah Mas Roy.
Ia tidak sekadar hadir. Ia mengayomi.
Ia tidak sekadar berbicara. Ia menguatkan.
Dalam setiap tekanan, setiap gempuran, setiap tudingan yang datang tanpa henti dari berbagai arah, Mas Roy berdiri seperti dinding yang kokoh.
Setahun ini bukan waktu yang pendek. Rangkaian hari-hari panjang yang menguras tenaga, emosi, bahkan keyakinan terdalam.
Namun di tengah itu semua, Mas Roy tetap tegak, dengan stamina yang seakan tak habis, dan mental yang tak retak.
Namun ada satu hal yang sering luput dilihat orang, saat kita sedang letih dan lemah. Mas Roy yang selalu ceria, yang tawanya berderai-derai.
Ringan, lepas, seolah ingin mencairkan segala beban yang kami pikul bersama.
Tawa dan cerianya bikin kami naik semangat.
Ia hampir tak pernah berkata tidak.
Selalu ada “iya” di setiap permintaan, di setiap kebutuhan, di setiap kelelahan yang kami rasakan.
Dan lebih dari itu,
ia selalu berusaha menyenangkan semua orang.
Di tengah kerasnya perjuangan, ia memilih menjadi pribadi yang hangat.
Di tengah gelapnya tekanan, ia memilih menjadi penerang yang sederhana: tawa, kehadiran, dan kesediaan.
Ia benar-benar Abang.
Bukan hanya karena usia. Tapi karena jiwa.
Dan kini…
ketika Rismon memilih jalannya sendiri, meninggalkan ruang perjuangan yang pernah kita isi bersama, ada kekosongan yang tak bisa dipungkiri.
Sunyi itu nyata.
Namun perjuangan tidak boleh berhenti.
Kini kami berdiri sebagai Dwitunggal.
Bukan karena segalanya menjadi lebih ringan, justru sebaliknya.
Tapi karena kami tahu, amanah ini tidak boleh jatuh.
Dari tiga, menjadi dua.
Dari ramai, menjadi lebih senyap.
Namun justru dalam kesenyapan itu, tekad kami mengeras.
Mas Roy, tetap Abang yang sama.
Dengan tawa yang tak pernah benar-benar padam,
dengan hati yang selalu berkata “iya”,
dengan niat tulus untuk membahagiakan orang-orang di sekelilingnya.
Dan saya, akan tetap melangkah.
Dengan segala luka, dengan segala pelajaran, dengan segala kesadaran bahwa perjuangan ini tidak pernah tentang jumlah, tetapi tentang keteguhan.
Karena pada akhirnya,
yang bertahan bukan yang paling banyak,
tetapi yang paling setia pada kebenaran.
Sepulang dari makam, dikabari ada ribut antara warga yg waras dan warga yg menyalakan petasan.
Kabarnya, suara petasannya memang raumum kencangnya.
Kata anakku," Untung tadi ayah gak di rumah. Kalo ayah di rumah, kayaknya ayah yang kelahi tadi.
Kujawab," Gak mungkin.
Ayahmu ini badannya kecil."
Gini yaaa....
Akutu udah tua, thn ini otw 55thn. Jadiiii buat semua pemuda premium harapan bangsa yg tiba2 care, aku udah tua & disini aku jualan rendang bukan mau cari jodoh. Jgn berkeliat dg alasan, umur hanya barisan angka. Kalo tua mah tua aja you know 🧏🏻♀️
@vaniepink ama suaminya @Iki__Ajah , @audee84 , om @rahmatsn , pa gatot @KangSemproel , om @ismedBadjeber dll yg udah pernah ketemu ama emak. Tanya aja mereka kalo ga percaya. Cape akutu ngejelasin mulu
Dijual kukis
Order DM
Hanya ada di Konoha, Orang yang sudah membuat penelitian, telah membantah sendiri hasil penelitiannya itu, dan akan menerbitkan lagi hasil penelitiannya yang baru sebagai bantahan terhadap penelitian sebelumnya.