sangilaga pertama

789 posts

sangilaga pertama

sangilaga pertama

@sangilaga

fys

wakanda Katılım Mart 2023
39 Takip Edilen12 Takipçiler
Ridwan Kamil
Ridwan Kamil@ridwankamil·
Ada yang tau mengapa ibu hamil suka ngerujak? Semoga sehat-sehat bu, didoakan aman selamat dan debay tumbuh besar jadi sigma kebanggaan keluarga.
Indonesia
671
34
452
680.3K
Maudy Asmara
Maudy Asmara@Mdy_Asmara1701·
Loh anak sekecil itu juga mau maju ya?? 🫢
Maudy Asmara tweet media
Indonesia
1.3K
1.8K
21.3K
2M
Blackshark7890
Blackshark7890@blackshark7890·
wkwkwkwkwkwk 😁😁🤣 kita liat aja dua bulan kemudian, apa omongan bapak ini bisa di pegang, atau sama aja kaya atasannya😆😆😆😆
Blackshark7890 tweet media
Indonesia
1.1K
386
1.5K
182K
tvOnenews
tvOnenews@tvOneNews·
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas tengah mewujudkan gagasan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk semua agama, kini muncul dengan ide baru, meminta kepada jajarannya untuk segera membentuk Sekolah Menengah Katolik Negeri sebagai satuan pendidikan keagamaan Katolik yang dimiliki pemerintah. "Pak Dirjen, saya minta segera diikhtiarkan, diusahakan, bagaimana kita memiliki Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri, karena itu penting," kata Menag Yaqut dalam acara peluncuran Program Prioritas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta, Kamis. Simak berita selengkapnya di zip.lu/3j8WY #HardNews_Hukum #NewsOne #NO01 #CariBeritaditvOne #Menag #SekolahMenengahKatolikNegeri #MenagRI #KUA #SekolahMenengah
tvOnenews tweet media
Indonesia
655
107
733
336.1K
Yunarto Wijaya
Yunarto Wijaya@yunartowijaya·
Mainnya emang bagusan uzbek jauh kok harus diakui...
Indonesia
200
29
608
115.4K
Joko Widodo
Joko Widodo@jokowi·
Kerja keras hebat ditunjukkan oleh Tim Garuda Muda dalam gelaran Piala Asia AFC U-23. Tak tanggung-tanggung sebagai tim debutan, Indonesia berhasil menjejakkan rekor baru untuk bisa lolos di babak perempat final setelah mengalahkan Australia 1- 0 & Yordania 4 - 1. Selamat kepada Timnas Sepakbola U-23! Semoga bisa melaju lebih tinggi lagi hingga babak berikutnya. Foto: PSSI
Joko Widodo tweet media
Indonesia
344
996
10.5K
478.2K
sangilaga pertama
sangilaga pertama@sangilaga·
@henrysubiakto Y dia jd begitu adikuasa akibat dulu para pendukung nya yg ngeyel, keras kepala dan dablek
Indonesia
0
0
0
8
Henri Subiakto
Henri Subiakto@henrysubiakto·
MENGAPA DULU SAYA BELA JOKOWI LALU MENGKRITISI? Oleh : Henri Subiakto. Ini cerita knp saya dulu bela Jokowi. Lalu sempat netral awal 2023, berubah mengkritisinya pasca keputusan MK no 90/2023. Sebelum 2014 saya sudah hormat ke pak Jokowi, pria sederhana dr rakyat kecil, yg sebelumnya pengusaha mebel, bisa sukses menjadi walikota. Menurut saya Jokowi itu humble, tidak arogan, mau turun ke bawah nunjukkan kerja keras, hingga jadi simbol keberhasilan demokrasi dan reformasi. Jokowi mendobrak kultur pemimpin Indonesia yg tak harus dari anak orang besar, terkenal atau jenderal. Tak harus doktor, Profesor, atau ulama. Rakyat kecil pun bisa jadi Presiden. Dimulai 2011 saat saya & eselon 1 lain pergi ke Solo hadiri acara Nasional. Jokowi sbg walikota menyambut & menemani nonton wayang di Puro Mangkunegaran hingga tengah malam. Saya kagum pribadinya yg tak segan mengantar & menemani tamu. Bahkan saat makan siang di Loji Gandrung bisa ngobrol akrab, Pak Jokowi guyon cerita ttg kondisi rumah peninggalan Belanda itu. Katanya malam2 dia pernah kaget melihat sosok wanita berbaju putih dg rambut terurai. Sempat mau lari, tp gak jadi karena wanita itu memanggilnya. Ternyata sosok bu Iriana. Itu joke pak Jokowi yg bikin akrab & kagum. Terlebih di banyak media ia diberitakan berhasil sbg Walikota maupun Gubernur Jakarta. 2013 saya bertemu ustad dr Solo yg dekat dg P Jokowi. Kami sepakat menilainya sbg pemimpin harapan masyarakat untuk masa depan. Saking percayanya kami mengajak Ulama besar, KH Hasyim Muzadi untuk mendukung pak Jokowi. Bekalnya Husnudzon lihat front stage-nya. Terlebih di awal2 Pemerintahannya jadi simbol toleransi & anti radikalisasi.Jokowi jg simbol perubahan ekonomi & revolusi mental yg dia canangkan. Pembangunan infrastruktur terlihat massif & bagus. Rakyat bisa merasakan. Tapi ternyata dg berjalannya waktu, hal2 yg dulu tersembunyipun terbuka. Mulai dr mobil Esemka, hingga keluarga yg katanya tak tertarik politik ternyata ikut pilkada. Katanya hanya berbisnis martabak & pisang, ternyata berpolitik & punya saham di mana2. Jokowi berubah jadi vigur yg sangat berkuasa, dan mengajukan sanak keluarganya. Back stage Jokowi terbuka. Detail ekonomi disorot ahli tak seindah di berita. Termasuk proyek2 besar infrastruktur menyimpan banyak hutang dan kekerugian BUMN Karya. Juga ketergantungan yg parah pd manca negara. Transformasi digital yg menopang ekonomi rakyat terjadi tanpa penguatan kedaulatan. Deindustrialisasi yg bawa gelombang pengangguran sempat tertolong platform digital, tp celakanya kita makin tergantung asing khususnya AS & China. Fakta paling mengecewakan itu ketidakjujuran Jokowi dlm berdemokrasi. Dia menata perangkat politik & hukum untuk melanggengkan kekuasaan. Menyiapkan dinasti utk mengganti. Menundukkan elit2 politik dg kasus2 hukum. Lewat KPK, jaksa & terutama oknum polisi. Law as a tool of political engineering. Jokowi terlihat flip flop, tak jujur, hipokrit, hingga khianati partai & orang2 yg membantunya. Puncaknya Keputusan MK yg merusak tatanan negara tjd demi anak yg blm cukup usia. Perilaku nir-etika itu seakan menjadi hal biasa & contoh dlm berpolitik bagi anak bangsa. Politik dramanya membuat Indonesia dinilai para pengamat sbg negara authoritarian democracy atau fake democracy yg banyak mengandalkan kekuatan kapital atau oligarkh. Ini yg membuat ada kewajiban moral bagi kami akademisi utk mengingatkan sekaligus mengungkap kebenaran. Bagi kami mengritik & mengoreksi itu tak semata utk dia, melainkan demi kebaikan bangsa & negara supaya sadar tdk terlalu percaya pd permainan drama. Jadi kekritisan saya itu bagian dr rasa sayang utk jaga kewarasan berbangsa & bernegara. Ini beda dg para pembencinya. Bagi saya ini bukan kekecewaan pribadi. Bukan pula kebencian sejak awal, melainkan kewajiban etis & intelektual utk ikut menciptakan kesadaran & kecerdasan dlm berpolitik di negeri tercinta. Jangan sampai perusakan demokrasi sekarang ini berdampak buruk hingga ke anak cucu kita. 🙏
Henri Subiakto tweet media
Indonesia
833
502
1.9K
258.6K
Abahpurwa
Abahpurwa@Abahpurwa1·
Ikut yang mana? 1. Ustad Abdul Somad (share) 2.Gus Miftah (like)
Abahpurwa tweet media
Indonesia
1.2K
8.1K
1.2K
285.6K
METRO TV
METRO TV@Metro_TV·
Calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka merespon tentang tudingan Ketua Bid. Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun bahwa dirinya melakukan playing victim. Gibran sendiri juga mengaku dirinya menjadi pihak yang terus diserang dan masih diam. Download #MetroTVXtend sekarang di Play Store dan App store. #gibranrakabumingraka #cawapres2024 #koalisiindonesiamaju #komarudinwatubun #playingvictim @gibran_tweet @prabowo @PDIPerjuangan
Indonesia
95
6
42
67.1K
sangilaga pertama retweetledi
Helmi Felis
Helmi Felis@HelmiFelis_·
@faizalassegaf Fazal Assegaf makin keren nih 👍🏼👍🏼
Indonesia
1
1
3
389
Yunarto Wijaya
Yunarto Wijaya@yunartowijaya·
Jadi siapa yang bayar n pasang baliho-baliho n super banyak mengalahkan atribut partai lain ini? Kader atau.... ah sudahlah...
Indonesia
930
1.1K
3.3K
940.5K
Islah Bahrawi
Islah Bahrawi@islah_bahrawi·
Ketika Tempo membuat gambar ini, saya termasuk yg sangat marah. Tidak terima "berhala" saya dibeginikan. Hari ini saya tidak marah lagi. Bahkan mungkin yang memanjang seharusnya bukan lagi di bayangannya..
Islah Bahrawi tweet media
Indonesia
1.1K
369
2K
472.6K
sangilaga pertama retweetledi
Sutan Mangara Harahap
Sutan Mangara Harahap@sutanmangara·
Takkan Pernah Lupa, Mereka Pernah Memecah Belah Bangsa.... Mereka Mengadu Domba Umat Beragama....
Sutan Mangara Harahap tweet media
Indonesia
114
676
1.6K
51.6K