allure

3.1K posts

allure banner
allure

allure

@scentedcakee

hobi interact dengan twts orang.

West Borneo, Indonesia Katılım Temmuz 2022
78 Takip Edilen8 Takipçiler
allure retweetledi
Pramusapi
Pramusapi@DuaBelasBe·
Ga bisa gambar: Tutorial abang abang India di YouTube Ga bisa bikin essay: Tutorial abang abang India di YouTube Ga jago ngedit video: Tutorial abang abang India di YouTube Ga bisa bikin ppt: Tutorial abang abang India di YouTube
arden in recovery@hyperbloon

you people can't do anything

Filipino
67
1.8K
8.9K
104.2K
allure retweetledi
𝑪𝒊𝒂.
𝑪𝒊𝒂.@librienne·
Join grup jastip buku sana-sini seolah kayak lagi pegang uang sepuluh miliar yang bisa langsung komen fix terus langsung bayar, padahal cuma numpang lihat doang.🤗
Indonesia
12
43
182
4.6K
allure retweetledi
sunny
sunny@orIamccool·
this isn’t a hot take if you put your phone down and go out you will see 3 out of 5 women drop their careers to become housewives and stay at home mothers after marriage while men continue like nothing changed. choice feminism isn’t feminism
Volleyball Spectator@volleyspecs

maybe a hot take (the way the qrts are reacting) but isn’t it also feminism if we let women decide and actually want to be a mother and a wife…. women empowerment isn’t a one size fit all no?

English
7
670
5.3K
80.5K
allure retweetledi
Nick✰≋
Nick✰≋@Suckerzpunch·
Beneran gw gabisa berkata kata lagi - Aceh blm pulih 100% - Rupiah Anjlok - Sumatera blackout - Jabodetabek rawan begal - Teror pocong golok bertebaran Prabowo era lebih parah dibanding covid era sialannnnn…
Indonesia
361
38.3K
114.2K
953.6K
allure retweetledi
Farah 🇲🇾
Farah 🇲🇾@Neboo94·
Mieko Kawakami has openly criticized Murakami’s portrayal of women while still expressing admiration for his work. The problem with some of you is this insistence on viewing literature in black and white as though other readers are incapable of thinking for themselves.
English
7
1.1K
4.9K
87.1K
allure retweetledi
🤠🤠🤠
🤠🤠🤠@yozariam_·
Masa sebuah karya gak bisa dilabel misoginis cuma karena dia lahir puluhan tahun lalu?? Misoginis itu cuma nama yang disematkan untuk define perilaku yang udah ada dari dulu. Cuma karena seseorang gak tau itu salah, bukan berarti dia gak salah. Ketidaktahuan gak menghapus dampak.
Indonesia
2
118
327
4.9K
allure retweetledi
Hutan Aksara
Hutan Aksara@hutanaksara·
Miris. Penerbit legendaris ini, yg dimiliki negara, harus berjuang mati²an untuk hidup. Padahal karya klasik Indonesia juga bagus², tidak kalah dengan karya klasik negara lain. Ah, buku tidak bisa dimakan dan negara ini sedang sibuk dengan makanan gratis.
Eka Kurniawan@gnolbo

BUMN rasa indie 🫵😀

Indonesia
1
83
323
14.1K
allure retweetledi
sasa
sasa@gurzgesagt·
sorry kalo aku berisik tapi aceh belum pulih, dollar udah 17,8k, lapangan kerja bener2 susah, kriminal di mana-mana bahkan di event community copetnya makin banyak dan kalo kita masih diem aja ada yang salah sih di otak sama hati
Indonesia
25
18.1K
38.5K
269.1K
allure retweetledi
The Crazy Book Lady
The Crazy Book Lady@LipglossMAFFIA·
You enjoyed a book, praise it to the high heavens then someone comes and says it’s the worst book they’ve ever read and you’re about to develop an aneurysm? Why? Do you need the validation of others to enjoy stuff? I’m going to need y’all to develop more backbone, okay?
English
6
54
177
5.2K
allure retweetledi
Ụlọma
Ụlọma@ulxma·
You won’t understand how much AI has shaped your writing until you read an old piece of yours and realise how normal it was for you to use em-dashes and Oxford commas compared to how you intentionally but begrudgingly avoid them now for fear of being accused of using a machine.
English
13
259
868
23.1K
allure retweetledi
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
>Mumpung gabut saya rangkumin isi videonya (khususnya buat buzzer) >Anies bilang kondisi Indonesia sekarang tuh lagi ga baik-baik aja. Rupiah jatoh ke titik terendah sepanjang sejarah, harga barang naik, lapangan kerja makin dikit, daya beli masyarakat melemah. >ke depan jg tantangannya masih panjang. Dunia lagi panas gara-gara geopolitik ama konflik Timur Tengah, ditambah El Nino kuat. Jadi masalah datengnya barengan, bebannya rakyat jadi dobel >yg paling dibutuhin sekarang itu kepastian bukan sekadar narasi tenang aja atau masalah dianggap ga ada. Kepastian muncul kalo pemerintah transparan, buka semua data, kasih arah yg jelas, dan keliatan negara ini mau dibawa ke mana >Masalahnya yg kejadian malah kebalikannya. Data yg ditampilin cuma yg bagus-bagus, yg jelek disimpen. Pejabat jg sering becanda atau terlalu enteng ngomongin masalah serius. Kebijakan hari ini beda ama besok, akhirnya pada bingung >Padahal warning udah dateng dari banyak pihak. Dari ekonom dalam negeri, lembaga keuangan dunia, sampe media dalam dan luar negeri >Solusi dia: berhenti kasih obat tidur ke rakyat. Buka semua data apa adanya, jujur ama kondisi, bikin kebijakan yg jelas dan konsisten, terus pemerintah harus beneran serius dari atas sampe bawah
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Izinkan ikut berpendapat tentang situasi belakangan ini…

Indonesia
126
11.7K
36.4K
896K
allure retweetledi
Mas Gee
Mas Gee@masgee__·
Masalah terbesar diskursus seni di Indonesia itu bukan rendahnya moral, tapi rendahnya toleransi terhadap kompleksitas. Orang diajarkan mencari amanat seperti siswa SD mengerjakan LKS, sampai lupa bahwa karya seni tidak selalu hadir untuk mengarahkan moral pembaca. Kadang ia hadir untuk membedah sisi manusia yang paling gelap, kontradiktif, dan tidak nyaman. Menganggap setiap fiksi wajib punya pesan moral eksplisit adalah cara berpikir yang terlalu pedagogis untuk memahami seni. Seolah nilai sebuah karya ditentukan dari seberapa sopan ia memberi pelajaran. Padahal karya-karya besar dunia justru sering hidup dari ambiguitasnya, ia tidak menggurui, tidak menyelamatkan, bahkan kadang sengaja membiarkan pembaca bergulat sendiri dengan ketidaknyamanan.
Indonesia
3
34
84
2.6K
allure retweetledi
Hazel
Hazel@Hazeludw·
WHAT’S IT CALLED WHEN YOU’RE SUPER INSECURE BUT AT THE SAME TIME YOU CAN WALK INTO A ROOM FULL OF PEOPLE AND THINK YOU’RE BETTER THAN EVERYONE ELSE ??
English
1.4K
11.4K
183.2K
5.8M