Ciw.

1.5K posts

Ciw. banner
Ciw.

Ciw.

@scentsaurus

Beauty and book enthusiast. Always keen to learn more about fragrances and scent. ♡

Katılım Haziran 2023
115 Takip Edilen70 Takipçiler
Ciw. retweetledi
🕳
🕳@ramzQ·
ANDRIE YUNUS BUTA PERMANEN CUY. MEMANG SUNGGUH NEGARA YANG GAGAL!
Indonesia
301
11.9K
39.6K
651.9K
Ciw. retweetledi
syaa ^ᵕ^
syaa ^ᵕ^@zseyxie·
BANGGAAKKK!!! bang dia pegang mic bang 🥹🫵🏻
syaa ^ᵕ^ tweet media
Indonesia
0
1.3K
37.8K
1.2M
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
@kirarance Btw, izin follow ya, Kak 🫶
Indonesia
0
0
0
18
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
Kenapa ya mereka hitam putih banget gitu memaknainya :( padahal kalau di penelitian, feminisme masuknya ke poststrukturalis yang mana mengkritisi cara berpikir oposisi biner gitu. Ada kemungkinan mereka nggak baca dan mempelajari lengkap materi ini kali ya 😔
Kirana@kirarance

yang gue liat si beberapa hal di list lu sebenernya bisa coexist, dan di situ lu terlalu simplifikasi ekstrim seakan-akan hidup itu cuma hitam-putih atau biner. di situ ada yang preferensi pribadi, ekspresi diri, kombinasi value dan itu semua ga bikin seseorang jadi hypocrite. tapi yaa gue sebenernya ga mau terlalu larut kecuali kita mau diskusi beneran. have a great day

Indonesia
2
2
5
597
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
@kirarance WKWKWKWK tadi si stafsus itu juga mikir kekerasan simbolik = kekerasan rumah tangga. Aku cuma..... eummmm ya udah lah. Case closed aja 😂
Indonesia
0
0
0
19
Ciw. retweetledi
mutiara
mutiara@ayamgota·
Consent bukan sekedar "yes" or "no" aja, banyak orang mikir asal ada jawaban 'iya' berarti udah consent & aman, padahal ga sesimple itu. Ada orang jawab 'iya' karna preassure, ga enakan, atau perasaan takut ditinggalkan. Ini rentan dialami sama korban manipulasi & child grooming.
elleiaa@bunnybluum

unpopular opinion about sex

Indonesia
31
1.2K
3.7K
151.2K
Febri 👻
Febri 👻@fbrreds·
Ini aja bukti patriarki ada di alam bawah sadar: nyalahin laki-laki laki laki mau kok, tapi respon kebanyakan perempuan ketika tau lakinya ga bisa provide malah ngevalidasi insecurities laki-laki pernah nanya ga kenapa sesama perempuan ga fokus encourage perempuan untuk bisa nerima flaws laki laki aja ketimbang ambil POV nyalahin laki laki? kenapa ada laki yang nyeritain flawsnya soal penghasilan di sosmed malah dikecilkan banyak perempuan?
mutiara@ayamgota

masih bingung kenapa banyak laki-laki gamau melawan patriarki, bayangin: ngedate ga perlu keluar uang sendirian, nikah juga, bisa nangis tanpa dikatain "laki kok nangis", ngga harus selalu jd inisiator, bisa dapet princess treatment kaya dibeliin bunga, coklat, dan gift lainnya

Indonesia
56
402
2.2K
151.6K
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
Masih terjebak dalam nilai-nilai patriarki itu sendiri. Makanya tadi aku beropini, tergantung kasusnya seperti apa.
Indonesia
0
0
0
51
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
Imo, nggak sekedar dilihat "aku memilih ini kok" tapi "aku memilih ini karena". Alasan-alasan ini nanti yang menunjukkan kalian memiliki kesadaran kelas (patriarki) atau masih tunduk terhadap sistem itu sendiri. Tapi memang ada subjek yang memiliki kesadaran kelas, tapi
Cak Nadi@mnadielmadani7

@scentsaurus @anggiangger23 @kirarance @fbrreds @stafsusthe2 Boleh tanya, jika pasangan suami-istri bersepakat atas dasar keyakinan agama mereka bahwa suami mencari nafkah dan istri mengurus rumah, apakah itu masuk kategori 'pilihan' yang kamu maksud, atau tidak?

Indonesia
2
0
0
264
stafsus Colonial⚔️🛡️
@scentsaurus @anggiangger23 @kirarance @fbrreds Kekerasan dalam rumah tangga itu abuse, bukan bagian dari sistem patriarki Bahkan kekerasan itu sebenarnya bertentangan dengan prinsip dasar patriarki yang sifatnya melindungi Ini aja kamu ngga paham Gimana mau bahas patriarki yang kamu sendiri ngga ngerti???!!!
Indonesia
1
0
3
299
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
@anggiangger23 @kirarance @fbrreds @stafsusthe2 Bisa jadi patriarki ketika kekerasan simbolik bekerja pada kebiasaan tersebut. Apakah bisa jadi patriarki yang lebih ramah? Ya bisa, di beberapa penelitian juga ditemukan bahwa patriarki itu tetap terinternalisasi di dalam diri subjek meskipun sudah mengalami kesadaran kelas
Indonesia
3
0
0
3.8K
Ciw. retweetledi
Kirana
Kirana@kirarance·
gini, pada dasarnya feminisme itu memperjuangkan kesetaraan dan kebebasan memilih, bukan memaksa satu model relasi ==> poin ini penting lu pahami. kalo ada perempuan secara pribadi prefer pasangannya jadi provider, yaaaa sah-sah aja selama itu pilihan sadar dan disepakati dua pihak (tanpa pemaksaan atau pelarangan). gue bahkan tidak masalah sama laki-laki yang mengurus rumah tangga sedangkan istrinya yang kerja, yang penting sepakat dan ga ada pemaksaan. yang jadi masalah adalah saat preferensi itu dijadiin KEWAJIBAN lalu yang memilih berbeda malah dihakimi (sorry pake capslock soalnya gue ga tau cara bikin tulisan jadi bold walau uda cenblue)
Indonesia
4
3
18
2K
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
@anggiangger23 @kirarance @fbrreds @stafsusthe2 Untuk melihat apakah pilihan tersebut bagian dari patriarki atau bukan, aku rasa perlu mempertimbangkan latar belakang pengambilan keputusan tersebut, berdasarkan budaya patriarki atau kontra hegemoni. Ini yang aku maksud kasus perkasus.
Indonesia
1
0
0
2.2K
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
@anggiangger23 @kirarance @fbrreds @stafsusthe2 Maksud aku netral di sini, nggak ada ketimpangan relasi kuasa. Laki-laki boleh kok memilih jadi provider, perempuan boleh kok menjadi IRT, tetapi posisi tersebut berdasarkan pilihannya.
Indonesia
8
1
1
22.2K
Ciw.
Ciw.@scentsaurus·
@kirarance @stafsusthe2 @anggiangger23 @fbrreds Padahal di jurnal tersebut tertulis "kekuasaan dibatasi untuk mencapai egaliter" kalau memang dalam praktiknya ada yang nggak perlu dibatasi karena sudah egaliter ya kemungkinan nggak terinternalisasi budaya patriarki. Ya kan, Kak 😩
Indonesia
0
0
0
57
Kirana
Kirana@kirarance·
@scentsaurus @stafsusthe2 @anggiangger23 @fbrreds kak, mereka ga paham😭 padahal di poin “banyak yang ga ngasih nafkah tapi terinternalisasi budaya patriarki“ itu udah jelas kalo masalahnya bukan sekedar laki jadi provider
Indonesia
2
0
0
121