seratoptik 🟥⬛⬜🟩

5.4K posts

seratoptik 🟥⬛⬜🟩 banner
seratoptik 🟥⬛⬜🟩

seratoptik 🟥⬛⬜🟩

@seratoptik

🔴⚫⚪🟢 ⬛⬜🟨🟥

Humanity Katılım Şubat 2021
2.2K Takip Edilen75 Takipçiler
seratoptik 🟥⬛⬜🟩
@opkasumsel Karena di negeri ini pengadaan lebih niqmath dibanding perawatan/peningkatan. Dari jalur tunggal ke jalur ganda? Ya gak lah, mending gunting pita bikin jalur baru 350 km/h. Perbaiki sekolah yang ada? Ya gak lah, bikin sekolah baru biar gunting pita juga.
Indonesia
0
0
2
537
OPKA SUMSEL
OPKA SUMSEL@opkasumsel·
Kondisi terkini Railbus Kertalaya milik Pemprov Sumsel yang mangkrak sejak tahun 2019 silam. Seyogyanya, Railbus Kertalaya ini menjadi transportasi bagi mahasiswa dan dosen Universitas Sriwijaya (UNSRI) untuk pergi kuliah ke kampus Indralaya yang jaraknya 32 KM dari Palembang.
OPKA SUMSEL tweet media
Indonesia
20
138
1K
43K
WTF
WTF@mrwtffacts·
⚠️ In Brazil, a 48-year-old ice cream vendor abducted a 1-year-old baby girl from a floating boat where her mother had put her to sleep. He raped the toddler, murdered her, and dumped her tiny defenseless body in the river. When the horrific news spread, hundreds of outraged locals, including the baby’s mother, stormed the police station holding the suspect. They dragged the rapist out, beat him, doused him with gasoline, and burned him alive in the street. All captured live on social media.
WTF tweet media
English
6K
14.8K
114.5K
4.7M
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
KOMDIGI itu bukan aparat penegak hukum, bukan juga pengacara negara, jadi cukup nyatakan informasi itu hoaks, fitnah, dan sejenis. KOMDIGI Tidak bisa mengambil langkah hukum mewakili Presiden maupun Teddy. Baiknya tahan diri saja, karena tugasnya administrastif teknis di sektor Komunikasi dan DIgital. Yang bisa dilakukan KOMDIGI, sesuai kewenangan yang disediakan perUUan, adalah men-take down kontens yang dinilai hoaks, kabar bohong, tersebut. Bukan memperkarakan hukum pembuat kontens fitnah/hoaks/pencemaran/. ------------- Sisi lain jika mau membawa ke ranah hukum, harus jelas dulu perkara-nya apa? Pidana terkait apa? 1. Jika pencemaran nama baik (pasal 433 KUHP baru) atau fitnah (pasal 434 KUHP baru), maka hanya Teddy atau pak Prabowo yang bisa mengadukan. Pencemaran nama baik itu delik aduan. 2. Jika menyerang harkat martabat Presiden (Pasal 218 KUHP baru), maka ini juga delik aduan yang hanya Presiden yang bisa melaporkan, tidak bisa diwakilkan. 3. Jika kabar bohong yg menimbulkan kegadauhan, baru bukan delik aduan, penegak hukum bisa langsung memproses jika cukup bukti-buktinya. Namun, ini bukan sekedar delik formal dimana telah tejadi penyebaran kabar bohong, tapi sebuah deilik material dimana harus bisa dibuktikan telah terjadi kegaduhan akibat kabar bohong tersebut. ----------------- Apa yang disampaikan Kepala BAKOM, chief Qodari a.k.a MR Q, menurut hemat saya, sudah cukup bagus dari sisi Pemerintah. Karena yang namanya pejabat pasti akan selalu diserang berbagai isu, bahkan mengerdipkan mata saja bisa jadi isu. 😂 Masih banyak pekerjaan penting untuk kepentingan negara dan rakyat, daripada mengurusi pernyataan Prof Amien yang bisa jadi karena faktur U begitu cepat termakan desas-desus. Kasihan lah kita jika karena faktor U harus membawa beliau berurusan dengan pidana. Dalam kasus ini, baiknya meniru gaya pak Jokowi, tetap bekerja, tak terpengaruh dengan segala isu dan fitnah. Dituduh PKI, dituduh aslinya warga RRC yang menyamar, difitnah orang tuanya ndak jelas, difitnah identitasnya palsu, tetap saja bekerja. Biar yang memfitnah, yang mencemarkan nama baik kena hukum sosial, dan hukum Tuhan saja. ------ Itu hemat saya ya. Akhirnya terpulang semua kepada Teddy atau Pak Prabowo, bukan domain KOMDIGI. Salam FK 🙏
Ferry Koto tweet media
Indonesia
37
53
235
219.1K
Denis Malhotra
Denis Malhotra@denismalhotra·
Buat manusia tantrum dan baperan seperti Prabowo, jawaban “TIDAK” yang kompak diteriakkan massa buruh atas pertanyaan “MBG bermanfaat atau tidak?” sedikit banyak tentu akan mengganggu alam pikirannya sampai beberapa waktu ke depan.
Indonesia
217
2.2K
10.2K
127.9K
seratoptik 🟥⬛⬜🟩
@devielvina Seenak²nya tidur ngligo tapi kalau posisi kepala lurus pintu, apalagi pintu kamar mandi, kebuka lagi, duh stres banget rasanya
Indonesia
0
0
0
1.2K
Shooting Star ⚡️🔫
Mending nntn daddy ku nih, ga buka baju lagi dia, dia tidur sambil ngeligo, u know ngeligo gak? Wkwkwkkw
Indonesia
16
151
1.9K
124.5K
blank
blank@blankdevwastkn·
best browser ?
blank tweet mediablank tweet mediablank tweet mediablank tweet media
English
188
13
541
51.9K
seratoptik 🟥⬛⬜🟩
@badgen1us_ "Jadi, berdasarkan opini publik yang bisa kita amati, ternyata Teddy itu seperti kaum Nabi Luth zaman dulu yang lebih suka atau mencintai sesama laki-laki." Abis minta tolong Grok bikin skrip dari videonya, soalnya takut geli dengernya. Beneran geli. 😅
Indonesia
0
0
10
914
️️️️Rif.
️️️️Rif.@badgen1us_·
DEMI APA AMIN RAIS SPEAKUP SEFRONTAL INI?!
Indonesia
619
6.8K
33.9K
1M
seratoptik 🟥⬛⬜🟩
@pageturner394 @Opposisi6890 Semacam pembunuhan berencana tapi kurang terencana. Thanks, Hikvision. Kalau dilihat dari posisi pintu, ini kayanya masuk dari pintu samping ya, udah gitu salim cium pipi pula. Pada kenal korban semua ya ini pelaku?
Indonesia
0
0
1
3.1K
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Wajah pelaku sangat jelas hajar nenek 60 tahun di pekanbaru hingga tewas Pembunuhan peserta perampokan Jalan kurnia 2 Kelurahan Limbungan baru Pelaku masi buron.
Opposisi6890 tweet media
Indonesia
280
5.1K
19.2K
1.4M
seratoptik 🟥⬛⬜🟩
@bangherwin 🤣🤣🤣🤣🤣 Lain kali pidato di depan anggota partai, menteri, ajudan, atau hadirin bayaran aja, pak. Udah pasti jawabannya akan membuat Anda senang dan puas.
Indonesia
0
0
0
43
herwin
herwin@bangherwin·
Prabowo: MBG bermanfaat atau tidak? Buruh: Tidaaaaaaakkk! Gue: 🤣🤌
Indonesia
3.5K
43.2K
116.8K
4.5M
SmwGwOto
SmwGwOto@SmwGwOto·
Dulu... Pulang dr Jerman, muncul ide utk Coba mengembangkan IoT perangkat rumah tangga. Kala itu perangkat smart home yg dipakai apartemen2 kelas premium buatan sebuah perusahaan dr Eropa, utk switch lampu aja sekitar 800an ribu. Kita bisa bikin "cuma" 300an ribu. Waktu mau scale up, feasibility study utk Bikin pabrik, datanglah xiaomi yg jual perangkat IoT 100an ribu, mulai lemes. Muncul Bardi yg harganya dibawah 100rb, makin gk kuat😅 Mereka di support uncle xi, kita cuma di support kluarga aja🙈
Kalanara Mahardika 🎬✨@KalanaraDika

Inovasi Kampus Indonesia: Ide Bagus yang Susah Jadi Produk Bayangkan kamu udah bikin penemuan keren di lab kampus, menang lomba, dapat pujian dosen, bahkan masuk berita nasional. Tapi setahun kemudian, penemuan itu cuma jadi pajangan di lemari. Familiar? Ini sudah jadi pola yang terus berulang di Indonesia. Indonesia tidak kekurangan talenta dan ide brilian. Setiap tahun, ribuan inovasi lahir dari kampus dan lembaga penelitian di Tanah Air. Paving Block daur ulang seperti yang aku QRT ini bukan yang pertama, tapi implementasi dan komersialisasi ke masyarakat umum memang tidak terasa. Mayoritas penemuan lainnya juga terjebak dalam laboratorium, mati muda karena terjatuh ke dalam jurang maut inovasi. BRIN misalnya, memiliki hampir 600 paten. Tapi hanya sekitar 10 paten yang pernah dilisensikan dan digunakan oleh industri. Angka itu cukup menyedihkan kalau dipikir-pikir. Ratusan paten, tapi hampir semuanya tidur di laci. Masalahnya sering berakar pada kurangnya informasi soal cara mengkomersialisasikan hasil penelitian, sehingga riset yang punya potensi besar pun berakhir hanya sebagai naskah skripsi atau tesis. Kampus tidak mengajarkan cara menjual ide, cara memproduksi massal, cara membaca kebutuhan pasar. Kita benar-benar kekurangan "manufacture-mindset". Jurang maut inovasi adalah kesenjangan antara hasil riset laboratorium dengan kebutuhan industri yang nyata. Di sinilah kebanyakan inovasi Indonesia gugur. Ide sudah matang, prototipe sudah jadi, tapi tidak ada yang tahu bagaimana menyeberangi jurang itu menuju produk yang bisa dibeli orang. Sistem akademik kita ikut berkontribusi. Dosen dan peneliti dinilai dari publikasi di jurnal internasional, bukan dari produk yang berhasil masuk pasar. Jadi wajar kalau begitu riset sudah dipublikasikan, prosesnya dianggap selesai. Tidak ada dorongan kuat untuk melanjutkan ke tahap komersialisasi. Sekarang lihat China. Mereka membangun ekosistem manufaktur terintegrasi yang mencakup seluruh rantai nilai, dari bahan baku dasar hingga produk akhir bernilai tinggi. Skala produksi masif menciptakan economies of scale yang sulit ditandingi, sementara kecepatan inovasi dipacu oleh kombinasi investasi negara dan kompetisi domestik yang sengit. Yang membuat China beda bukan hanya soal modal atau tenaga kerja. Pemerintah China sejak lama menyiapkan kawasan industri terpadu lengkap dengan listrik, air, jalan, hingga pelabuhan. Investor tinggal masuk, bangun, dan langsung produksi tanpa hambatan panjang. Bandingkan dengan Indonesia yang masih bergulat dengan perizinan yang tidak seragam di tiap daerah dan biaya energi yang lebih mahal. Belum lagi pungli dan preman-preman yang acapkali mengadu domba pengusaha dengan masyarakat sekitar. Di China, hampir semua komponen dan bahan baku bisa didapat dalam radius yang pendek. Dalam satu kota industri, kamu bisa menemukan pabrik layar LCD, pemasok plastik, hingga pembuat baut dan mur, semua dalam satu wilayah. Sistem ini yang membuat produk China bisa lebih murah dan lebih cepat diproduksi, bukan hanya karena buruhnya murah seperti stereotip lama. Bahkan sudah banyak buruh China yang bisa hidup sejahtera sekarang ini. Data menunjukkan nilai investasi manufaktur China pada 2024 menembus lebih dari USD 4 triliun, sementara Indonesia masih berada di bawah USD 150 miliar. Selisih itu akibat dari skala ekosistem yang dibangun selama puluhan tahun secara konsisten. Indonesia itu terus berlari menuju digitalisasi dan industri 4.0, tapi fondasi manufaktur dasarnya belum kuat. Sejak 2018, pemerintah meluncurkan peta jalan "Making Indonesia 4.0" dengan ambisi menjadikan Indonesia 10 besar kekuatan ekonomi dunia pada 2030. Tapi data 2024 dan 2025 menyingkap realitas yang kontradiktif: di balik narasi digitalisasi, mesin industri nasional justru menunjukkan tanda-tanda kelelahan struktural yang serius. Kontribusi manufaktur terhadap PDB Indonesia menurun tajam dari sekitar 31,95% pada 2002 menjadi 18,52% pada pertengahan 2024. Ini menunjukkan Indonesia mulai meninggalkan sektor industri sebelum sempat benar-benar matang di sana. Fenomena ini disebut deindustrialisasi prematur, yaitu kondisi di mana kontribusi industri melemah sebelum mencapai titik optimalnya. Di Malaysia dan Thailand, penurunan proporsi industri sejak 2008 tidak lebih dari 4%. Di Indonesia, penurunannya lebih dari dua kali lipatnya. Lalu kenapa? Salah satu jawabannya ada di komoditas. Indonesia sempat terlena oleh buaian harga komoditas. Pada periode 2008 hingga 2012, harga komoditas melonjak tajam sehingga menjual bahan mentah ke pasar ekspor sudah sangat menguntungkan. Tidak perlu mengolahnya di industri. Akibatnya, kemampuan manufaktur tidak pernah berkembang dengan serius, karena tidak ada tekanan untuk berkembang. Kita skip fase belajar membuat produk dengan benar, lalu tiba-tiba ingin punya industri digital kelas dunia. Ini seperti mau lari maraton padahal belum pernah latihan jalan cepat. Persaingan antara produk China dan produk lokal Indonesia bukan pertarungan setara antara efisiensi perusahaan, melainkan antara model industrialisasi negara. Tanpa kebijakan industri yang lebih kuat dan konsisten, produsen lokal akan terus berada dalam posisi defensif, bahkan ketika kualitas dan potensinya sebenarnya tidak kalah. Di sisi kampus, kabar baiknya sudah mulai ada gerakan. Universitas Indonesia misalnya baru-baru ini menggelar pelatihan transfer teknologi dan komersialisasi kekayaan intelektual, sebagai bagian dari upaya mempercepat hilirisasi riset agar bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri. Tapi ini baru langkah awal, dan perlu menjadi kultur, bukan sekadar program sesekali. Setidaknya ada tiga hal yang perlu jalan bersamaan. Pertama, kampus perlu mulai mengajarkan cara berpikir produksi dan komersialisasi, bukan cuma cara menulis paper. Kedua, pemerintah perlu membangun ekosistem industri yang sungguh-sungguh terpadu, bukan cuma memindahkan labelnya ke "Industri 4.0" tanpa fondasi yang kuat. Ketiga, ada butuh jembatan yang nyata antara peneliti dan pelaku industri, bukan sekadar forum sesekali. Karena selama tiga hal itu tidak jalan bareng, inovasi terbaik Indonesia akan terus tidur di laboratorium, dan kita akan terus mengagumi produk dari negara lain yang sebenarnya tidak jauh lebih keren dari buatan kita.

Indonesia
30
205
1.3K
50.4K
海外工作说
海外工作说@sekay2016·
中美日商业巨头 logo 对比
海外工作说 tweet media
中文
577
634
12.9K
2.4M
seratoptik 🟥⬛⬜🟩
@Happy567155 @TanyaJawabExcel Its a joke, bro. Hapus yang "Windows.Old" aja, itu file sistem lama sebelum update, jangan yang "Windows" ya krn itu nyawanya OS. Lebih baik uninstall aplikasi dari menu bawaan aplikasi (shortcut) atau menu dialog Windows.
Indonesia
0
0
0
51
Happy
Happy@Happy567155·
@seratoptik @TanyaJawabExcel nanti ada file yang hilang ga bang? atau bersihin yang pernah di instal dan yang pernah di hapus aja?
Indonesia
1
0
0
189
Tanya Jawab Excel 📊📊
Tanya Jawab Excel 📊📊@TanyaJawabExcel·
HAHA, AKHIRNYA AKU BERHASIL Ternyata cuma masalah sepele, gk perlu ribet hapus temp, %temp%, prefetch, clean disk, hapus recycle bin, pilih² dokumen 😏😏 FROM THIS: TO THIS:
Tanya Jawab Excel 📊📊 tweet mediaTanya Jawab Excel 📊📊 tweet media
Indonesia
45
626
4.9K
230.2K
seratoptik 🟥⬛⬜🟩
@TxtdariHI Selama ini mikir perang itu adu strategi & intelektual, tapi kalau liat kelakuan Trump labil nge-badut since day 1 gini gue curiga tujuan sebenarnya bukan utk membuat Iran tunduk & nyerah. Ya kaya program 1triliun/hari itu, byk masalah tp tetap dipaksa jalan terus karena 💸💸💸
Indonesia
0
0
0
554
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
Asbun banget Strait of Trump
TxtdariHI tweet media
English
31
22
382
15.7K