jijie 🧃

1.5K posts

jijie 🧃 banner
jijie 🧃

jijie 🧃

@serenadeits

Katılım Eylül 2024
187 Takip Edilen185 Takipçiler
jijie 🧃 retweetledi
dino kecepit
dino kecepit@ripbotttt·
makan gratis jadi tai, pendidikan gratis jadi tau.
Indonesia
202
25.5K
70.2K
587.6K
jijie 🧃 retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Puntung rokok ada, pecahan plastik ada, mur baut ada, ulet ada, kalajengking pun ada. Segala macam benda dan binatang kerap dijumpai di dalam ompreng embege terkecuali gizi yang baik itu sendiri. Kecuali panganan yang layak makan itu sendiri.
MBG Jelek tweet mediaMBG Jelek tweet media
Indonesia
697
8.5K
25.4K
716.4K
jijie 🧃
jijie 🧃@serenadeits·
baru juga masuk, dah kebantai tugas lagi
Indonesia
0
0
0
4
jijie 🧃 retweetledi
AiSh TLG 🦋
AiSh TLG 🦋@MeeeAisha·
Category is elite action-thrill kdramas :
AiSh TLG 🦋 tweet media
English
21
263
1.3K
38.6K
jijie 🧃 retweetledi
CHECK PINNED - mupi
CHECK PINNED - mupi@moviemnfs·
mvs merindinggg disco
CHECK PINNED - mupi tweet mediaCHECK PINNED - mupi tweet mediaCHECK PINNED - mupi tweet mediaCHECK PINNED - mupi tweet media
Dansk
541
1.9K
37.5K
1.6M
jijie 🧃 retweetledi
UNAIR MENFESS (SEMUA BISA KIRIM MENFESS!)
ini seriusan nih rek pelaku KS/PS yang FKG gak ada yang mau nge up lagi??, di lihat lihat juga udh tenggelem trigger warning!!!
UNAIR MENFESS (SEMUA BISA KIRIM MENFESS!) tweet media
Indonesia
8
65
307
9.7K
jijie 🧃 retweetledi
Tiwi 🙋🏻‍♀️
Tiwi 🙋🏻‍♀️@tiuwtiw·
Tangis gue pecah banget denger Suster Natalia cerita itu uang ribuan umat ditabung, hasil meladang. Lima ribu, sepuluh ribu, dua puluh ribu. Kebanyakan buat dana pendidikan anaknya, biar bisa kuliah dan anaknya bisa hidup lebih baik. Keparat bener ni orang-orang BNI.
Indonesia
4
2.9K
10.1K
102.8K
jijie 🧃 retweetledi
dapᶻ 𝗓 𐰁 .ᐟ
dapᶻ 𝗓 𐰁 .ᐟ@moonlightfoxs·
gue kangen pdkt trs senyum" gajelas gt deh
Indonesia
659
12.3K
37.6K
615.9K
jijie 🧃 retweetledi
Raden Nuh
Raden Nuh@RADEN_NUH_·
Lebih setahun Danantara dibentuk Prabowo, 500 triliun uang pajak rakyat disetor sbg modal. Diduga sebagian untuk bayar utang KA Cepat ke China, sebagian dipakai utk investasi spekulatif. TIDAK ADA AUDIT KINERJA DAN KEUANGAN DANANTARA DIPUBLIKASIKAN. TIDAK AKUNTABLE KORUP ??
Indonesia
35
1.9K
5K
47.2K
jijie 🧃 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Artis udah pada speak up Influencer juga udah akademisi juga udah mahasiswa juga udah ini emang kagak mau di gubris kek nya
Lambe Saham tweet media
Indonesia
763
19.9K
70.5K
810.1K
jijie 🧃 retweetledi
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Bisa viral gak ini? Makin banyak warga sipil yang mati di tangan TNI.
Indonesia
194
11.2K
24.9K
584.9K
jijie 🧃 retweetledi
𝕰𝖒𝖕è𝖗ö𝖗 𝕻è𝖓𝖌üí𝖓
Pada saat penipuan, suster Natalia tidak tau oknum, taunya @BNI yang menyimpan uangnya. Setelah ketahuan uangnya tidak bisa diakses, @BNI sebut karyawannya oknum agar bisa lepas dari tanggung jawab. Urusan nasabah adalah tanggung jawab bank, jangan jadi pengecut dan penjahat wahai @BNI Gitu ya kira2.
Catholic 𐕣@myshawti

Kenapa kasus seperti ini sulit naik di media? Padahal ini kasus tidak kalah pentingnya juga Nih awak test, pasti sulit naiknya

Indonesia
113
4.8K
10.2K
422.5K
jijie 🧃 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Yg nipu kepala cabang nya..apakah kepala cabang bukan karyawan atau bagian dr BNI ? Apakah bisa ngejalanin sendiri tanpa kantor dan menggunakam fasilitas BNI..? Harusnya disini BNI ada 2 urusan - BNI dengan oknum pegawainya - BNI dengan paroki (nasabah) Harus di pisah gk sih?
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
155
1.6K
4.4K
231.1K
jijie 🧃 retweetledi
Srikan di
Srikan di@DiSrikan40298·
kejadian taun 2024, korban dan mantannya awalnya temenan dan percaya bgt sama pelaku. Tapi setelah korban putus dari mantannya, pelaku memanfaatkan kesedihan korban dan melakukan KS.
Srikan di tweet media
Indonesia
10
164
526
61.3K