Terapis Alami

65.6K posts

Terapis Alami banner
Terapis Alami

Terapis Alami

@setojayakarta

Kelemahan diri, itu bukan kekurangan, melainkan keseimbangan yang sempurna dari kekuatan diri itu sendiri.

Katılım Aralık 2017
4.9K Takip Edilen4.9K Takipçiler
Terapis Alami retweetledi
Narasi Newsroom
Narasi Newsroom@NarasiNewsroom·
Korban penyiraman air keras di Bekasi, Tri Wibowo (54), meninggal dunia pada Minggu (26/4/2026), setelah hampir sebulan menjalani perawatan. Kasus serupa kembali terjadi. Seorang pria disiram air keras oleh dua pelaku berboncengan di Jalan Dharma Wanita V, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada hari yang sama. Simak kabar penting lainnya hingga slide terakhir. | Narasi Daily
Narasi Newsroom tweet media
Indonesia
6
61
236
30.4K
Terapis Alami retweetledi
Muhammadiyah
Muhammadiyah@muhammadiyah·
Siapa bilang gabung Muhammadiyah cuma dapet capek karena banyak yang harus diurus? Gerak Persyarikatan Muhammadiyah untuk kemakmuran dan kemajuan umat dilakukan  atas dasar agama. Sehingga jika dilakukan dengan Ikhlas, setiap kegiatan dakwah dan sosial akan mendapatkan pahala kebaikan dari Allah SWT. #PersyarikatanMuhammadiyah #Ketakwaan #IslamBerkemajuan
Muhammadiyah tweet media
Indonesia
2
6
74
1.2K
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
@imMoslem_ Aamiin. Terima kasih. Semoga berkah, sehat selalu dan dimudahkan segala urusannya bang. 🙏🙂
Indonesia
1
0
1
5
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Bismillah. Semangat beraktivitas. 🙏 😊 ☕
Terapis Alami tweet media
Indonesia
1
1
3
37
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
@SMujsin Saya masih ada disini bang. Alhamdulillah, saya sehat. Terima kasih. Sehat selalu juga bang. 🙏🙂
Indonesia
1
0
1
2
Bledug Tembaga
Bledug Tembaga@SMujsin·
@setojayakarta Alhamdulillah . Masih ada di X . Saya kira sudah hengkang dari X . Sehat selalu di manapun berada . Dunia nyata dunia Maya semua nampak masih ada kebersamaan . Hanya dengan doa
Indonesia
1
0
1
7
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Bersyukur masih bisa menghirup kesejukan udara pagi dalam kondisi baik dan sehat, menikmati hidup dengan segala keadaannya, dengan suasana hati yang damai dan bahagia. Terima kasih ya Alloh, untuk segala kebaikan, nikmat (rezeki) dan pertolongan-MU. Alhamdulillah. 🙏 😊
Indonesia
4
0
5
71
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Menikmati suasana alam yang indah dan kesejukan udara dalam kebersamaan yang baik dan bahagia dengan sahabat² Hasmi Jakarta Utara bersama keluarga, di Cisarua, Bogor. (26-27 April 2026) Tetap semangat dalam kebaikan. Terima kasih semua. Baarokalloh fiikum. 🙏 😊
Terapis Alami tweet media
Indonesia
0
0
1
28
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Santei sejenak, menikmati suasana alam dan udara sejuk di Cisarua, Bogor. Alhamdulillah. Semangat menikmati hari libur bersama keluarga dan sahabat. 🙏 😊
Indonesia
1
0
6
60
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Terima kasih mba Rini, sahabat Mata Sinema Indonesia wilayah Surabaya, Jawa Timur, atas pemberian makanan madu mongso. Alhamdulillah. Semoga berkah dan lancar rezeki usahanya. 🙏 😊 #LatePosting
Terapis Alami tweet media
Indonesia
1
0
2
43
Terapis Alami retweetledi
Khalid Basalamah Official
Khalid Basalamah Official@ustadzkhalid·
▶️ SETINGGI APA PUN GELARMU, SHALAT ITU TETAP WAJIB! 📡 Simak poster selengkapnya instagram.com/p/DXjgIlokqXn/ Pernahkah kita mendengar seseorang merasa tidak perlu shalat karena mengaku telah mencapai “tingkat tertentu”? Padahal, setinggi apa pun kedudukan seseorang, ia tetap terikat dengan syariat. Bahkan, Rasulullah ﷺ—manusia paling mulia dan paling bertakwa—tetap menunaikan shalat hingga akhir hayatnya. Allah ﷻ berfirman: وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَّلَا مُؤْمِنَةٍ اِذَا قَضَى اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗٓ اَمْرًا اَنْ يَّكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ اَمْرِهِمْ ۗوَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا مُّبِيْنًاۗ “Tidaklah pantas bagi mukmin dan mukminat, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketentuan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, sungguh dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata.” (QS Al-Aḥzāb [33]: 36) Rasulullah ﷺ bersabda: أوَّلُ ما يحاسَبُ بِهِ العبدُ يومَ القيامةِ الصلاةُ، فإِنْ صلَحَتْ صلَح له سائرُ عملِهِ، وإِنْ فسَدَتْ، فَسَدَ سائرُ عملِهِ "Amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka baik pula seluruh amalannya. Namun, jika shalatnya rusak, maka rusak pula seluruh amalannya." (HR Thabrani: 1859). Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk meninggalkan shalat dengan dalih apa pun. Maka, luruskan pemahaman, jagalah shalat dengan sungguh-sungguh, dan istiqamahlah di atas ketaatan hingga akhir hayat. Semoga Allah ﷻ meneguhkan kita dalam menjaga shalat dan mengumpulkan kita bersama orang-orang yang istiqamah. Āmīn. Allāhu Ta‘ālā a‘lam biṣhawāb. __ ♻️ Silahkan disebarluaskan 🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin #khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah
Khalid Basalamah Official tweet media
Indonesia
0
17
75
1.1K
Terapis Alami retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
Kata Letnan Kolonel Ebrahem Zulfaghari.....," Dimanapun kalian berada, tolong bagikan video ini,agar dunia tahu bahwa Iran tidak akan kehabisan rudal, karena Amerika mengatakan bahwa Iran sudah kehabisan rudal, padahal setiap hari,kami memproduksi rudal-rudal canggih. Tolong bagikan video ini, biar mereka sakit hati, karena kami akan menghancurkan mereka (Amerika & Israel)". 😅😅😅😅😅👍👍👍👍👍👏👏👏👏🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Indonesia
8
3.3K
7.7K
117.7K
Terapis Alami retweetledi
Narasi Newsroom
Narasi Newsroom@NarasiNewsroom·
Aksi demonstrasi kepada Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud berujung ricuh. 11 orang ditangkap, sementara 8 orang dilarikan ke rumah sakit. Tak cuma itu, beberapa jurnalis juga mendapat intimidasi saat meliput. Rudy sendiri tak menemui massa. Lewat Instagram, ia menyebut aksi 21 April 2026 sebagai “kritik berkelas”. Ia juga membantah semua tudingan pendemo, mulai dari mobil dinas mewah, renovasi rumah jabatan, hingga praktik KKN yang mengakar di Kalimantan Timur.
Narasi Newsroom tweet media
Indonesia
21
945
1.4K
23.7K
Terapis Alami retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
418
20.8K
51.6K
1.3M
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Masih ada sisa makanan yang ini, setelah habis dibagikan tadi pagi. Baiklah. Nikmati saja yang sudah ada, dengan segelas teh hangat dan madu hitam tanpa gula. Maklum kuli, makan seadanya saja. Alhamdulillah. Semangat siang. 🙏 😊
Terapis Alami tweet media
Indonesia
1
0
5
65
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Jalan² santei, menikmati suasana di jalan. Semangat pagi. 🙏 😊
Terapis Alami tweet media
Indonesia
1
0
2
50
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Menjadi istri sholehah itu tidak mudah. Begitu kah? 😊🙏
Indonesia
0
1
2
45
Terapis Alami
Terapis Alami@setojayakarta·
Alhamdulillah, selesai packing sedikit makanan nasi ayam katsu, dan akan dibagikan kepada Adik² Yatim dan Dhuafa di daerah Jakarta Timur, insya Alloh. (Jumat, 24 April 2026) 🙏 😊 #JumatBerkah #SenangLihatOrangTersenyum😊
Indonesia
1
0
2
50