Alif Shabira Putri

11.4K posts

Alif Shabira Putri banner
Alif Shabira Putri

Alif Shabira Putri

@shabyraa

the world is just a stage

Katılım Mayıs 2011
546 Takip Edilen573 Takipçiler
Alif Shabira Putri retweetledi
•
@Alquranconnect·
Return to Allah, again and again
• tweet media
English
7
703
4K
45.4K
Alif Shabira Putri retweetledi
Nicholas Fabiano, MD
Nicholas Fabiano, MD@NTFabiano·
Emotional suppression is associated with an increased risk of dementia.
Nicholas Fabiano, MD tweet media
English
43
855
3.8K
114.4K
Alif Shabira Putri retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Gua Berusaha Sarapan Sebelum Jam 08:30 Pagi Setelah Baca Jurnal Ini Jadi ada penelitian menarik yang menunjukkan adanya asosiasi antara waktu asupan nutrisi pertama dengan kondisi metabolisme gula seseorang. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗿𝗯𝗶𝗮𝘀𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗼𝗻𝘀𝘂𝗺𝘀𝗶 𝘀𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗽𝘂𝗸𝘂𝗹 08:30 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗻𝗷𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗱𝗮𝗿 𝗴𝗹𝘂𝗸𝗼𝘀𝗮 𝗱𝗮𝗿𝗮𝗵 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗿𝗲𝗻𝗱𝗮𝗵 𝘀𝗲𝗿𝘁𝗮 𝗽𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗻𝘀𝗶𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗶𝗻𝘀𝘂𝗹𝗶𝗻 dibandingkan mereka yang menunda waktu makan. Secara fisiologis, penundaan asupan makanan (puasa berkepanjangan) dapat memicu peningkatan kadar asam lemak bebas (free fatty acids) dalam sirkulasi darah. Kondisi ini berpotensi mengganggu mekanisme persinyalan insulin pada jaringan hepatik dan otot skeletal. *Insulin adalah hormon yang penting bagi metabolisme gula di tubuh kita. Selain itu, sinkronisasi antara waktu makan dengan irama sirkadian tubuh berperan krusial dalam mengoptimalkan pola sekresi insulin. Semoga bermanfaat!
dr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
22
356
1.4K
43K
Alif Shabira Putri retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Gue baru tahu kalo sering "memendam emosi" ternyata berhubungan dengan "meninggal lebih cepat" setelah baca jurnal ini 𝗔𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗶𝗻𝗶 𝗮𝗿𝘁𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗵𝗮𝗿𝘂𝘀 𝗺𝗮𝗿𝗮𝗵-𝗺𝗮𝗿𝗮𝗵 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝗱𝗿. 𝗧𝗶𝗿𝘁𝗮? Yuk kita bahas penelitiannya! Jadi ada penelitian di Journal of Psychosomatic Research (2013) melacak 729 orang Amerika selama 12 tahun. Pada awal studi tahun 1996, semua peserta diukur tingkat emotion suppression-nya. Pengukurannya sederhana, misalnya -Seberapa sering kita sengaja nahan ekspresi emosi? -Saat marah, apakah tetap disimpan? -Saat cemas, apakah kita pura-pura santai depan orang lain? Terus 12 tahun kemudian, penelitinya cek siapa yang sudah meninggal dan dari penyakit apa. Hasilnya ternyata menunjukkan bahwa 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝘀𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴 "𝗺𝗲𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗺 𝗲𝗺𝗼𝘀𝗶" 𝗯𝗲𝗿𝗵𝘂𝗯𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗺𝗮𝘁𝗶𝗮𝗻 𝗮𝗸𝗶𝗯𝗮𝘁 𝗸𝗮𝗻𝗸𝗲𝗿 𝘀𝗲𝗯𝗲𝘀𝗮𝗿 70% 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶. Mekanismenya adalah saat kita menekan emosi, sistem saraf otonom bekerja lebih keras, sehingga tekanan darah bisa jadi lebih tinggi. Selain itu ada disregulasi neuroendokrin, yang menghubungkan antara kondis psikologi ke penyakit fisik, salah satunya adalah kanker. 𝗞𝗲𝘀𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻 "Memendam emosi" ternyata berhubungan dengan peningkatan risiko kematian. Kemampuan untuk mengidentifikasi, memproses, dan mengekspresikan emosi, termasuk amarah, ternyata juga dapat berhubungan dengan kondisi fisik jangka panjang, termasuk risiko kematian. Semoga bermanfaat!
Nicholas Fabiano, MD@NTFabiano

Emotional suppression is associated with an earlier death.

Indonesia
48
1.3K
4.4K
116.6K
Alif Shabira Putri retweetledi
Nur Hasyim
Nur Hasyim@KANGMASBO·
Para ayah/laki2 tidak disalahkan atas kekerasan terhadap anak mereka di daycare jogja adalah bentuk privilese atau perlakuan istimewa yang dinikmati laki-laki.
Indonesia
50
6.2K
20.2K
288.2K
Alif Shabira Putri retweetledi
Corry Laura Sianturi
Corry Laura Sianturi@CorryLauraS·
Di Indonesia dulu kita sering pakai “dkk” dalam sitasi sebagai pengganti “et al.”, singkatannya “dan kawan-kawan” Rasanya kayak lagi nulis bareng teman satu circle yang lagi ngerjain proyek bareng. Tapi karena sekarang targetnya akreditasi jurnal internasional, pelan-pelan semua diganti ke “et al.”. Gara-gara cuitan ini radanya “dkk” bikin sitasi lama terasa jauh lebih keren, lebih hidup, dan lebih Indonesia aja rasanya. Pemikiran 3 AM memang kadang suka ngelantur.
the meji.@mejitwo

Petition to change "et al." to "and gang" in academia

Indonesia
15
349
3.3K
90.2K
Alif Shabira Putri retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Kebanyakan memendam amarah = strog Melampiaskan amarah = strog So sama2 risiko strog, saya pilih yg kedua saja
Indonesia
540
8.6K
34.3K
664.8K
Innovacommunity
Innovacommunity@innovacommunity·
Dr Alphard sampai Innova reborn, masalahnya sama
Innovacommunity tweet media
Indonesia
19
5
87
12.9K
Alif Shabira Putri retweetledi
lantip
lantip@lantip·
pemimpin-pemimpin iran ini pemikir semua. peneliti dan penulis buku. pemimpin-pemimpin kita juga begitu. tapi jaman dulu.
Indonesia
54
1.8K
7.5K
86.3K
Alif Shabira Putri retweetledi
perseverance
perseverance@_malevolance·
@tanyakanrl Kepentingan politik aja, China yang segede itu juga cuma punya 1 zona waktu karena ya pengennya gitu. Tapi "normalnya" tiap 1° itu punya selisih 4 menit, dan 360° pas 24 jam
Indonesia
1
16
743
55.1K
Alif Shabira Putri retweetledi
fillainart
fillainart@fillainart·
@tanyakanrl Kerja keras kok dibilang dzolim. Bikin mbg tu baru
Indonesia
21
515
9.3K
158.9K
Alif Shabira Putri retweetledi
Marlistya Citraningrum
Marlistya Citraningrum@mcitraningrum·
Karena aku baca koran (hampir) tiap hari, aku jadi tahu para statistician BPS itu juga mengkritisi penerjemahan data mereka. Misalnya ini: ➡️ Ketahanan pangan nggak bisa diukur HANYA dari naiknya produksi pangan atau nggak adanya impor ➡️ Angka pengangguran turun bukan artinya terserap ke sektor ‘aman’, justru banyak pekerja informal yg nggak terlindungi haknya Mirip kayak dua buku ini: 1️⃣ How to Lie with Statistics: teknik manipulasi angka, grafik, dan data untuk memenangkan argumen atau menyesatkan publik tanpa perlu “bohong” 2️⃣ The Tiger that Isn’t: melatih common sense untuk mengenali manipulasi data
Marlistya Citraningrum tweet mediaMarlistya Citraningrum tweet mediaMarlistya Citraningrum tweet mediaMarlistya Citraningrum tweet media
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer

Temen gw nih ada2 aja mikirnya. Gw debat panjang sama dia Ga mungkin lah economic growth diedit2 @bps_statistics sdmikian rupa agar PDB-nya mencapai angka trtentu shingga ktika hitung defisit APBN masih di bawah angka 3% dri PDB sesuai UU, pdhal mah aslinya lewat udah gila kali

Indonesia
22
873
3K
97.8K
Argo Throttle
Argo Throttle@argothrottle·
WKWKWK sudah kesekian kalinya tiket KA Gumarang kena protes karena "tertangkap basah" lebih mahal dari KA yang satu koridor, bahkan lebih mahal dari Argo Bromo Anggrek :)) 720 ribu 7 jam 45 menit vs 860 ribu 10 jam 28 menit
SiapaKamu-@cagcak23

Lelucuon macam apa ini @argothrottle apa iya lebih mahal gumarang karena dari waktu kedatangan ?? Tapi kan ya gmn ya hahahah 10 jam vs 7 jam

Indonesia
42
90
788
117.7K
Alif Shabira Putri retweetledi
JUMBO! ⭐️
JUMBO! ⭐️@jumbofilm_id·
Horeee!!! Selamat ya kakak-kakak Agak Laen ! 🎉 Film Agak Laen Menyala Pantiku sekarang paling banyak ditonton di Indonesia dan menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa! Banyak banget yang ketawa dan terhibur sama film ini. Don sama Geng JUMBO senang banget lihatnya! 🥳
Indonesia
42
1.3K
11K
557.6K
Alif Shabira Putri retweetledi
Arcana lagi Open Order | Asta Ebrahim
maaf oot. fyi, konsep pahala sering kali disalahpahami, salah satunya karena perbedaan istilah dan makna dari hasanah di indonesia. pahala sering dipahami sebagai imbalan, padahal dalam bahasa Al-Quran, akar konsepnya adalah hasanah, yang berarti kebaikan. berbuat baik dalam islam bukan soal menabung imbalan, tapi menanam kebaikan itu sendiri. kita berbuat hasanah untuk mendapatkan hasanah dari Allah, dan dalam pandangan ini, hasanah berdiri di atas relasi, bukan transaksi. dengan memahami hasanah bukan sebagai pahala dalam artian saldo atau poin, kita bakal lebih paham bahasa yang digunakan Al-Quran, sekaligus arah dari ibadah itu sendiri. satu hasanah bisa dibalas dengan sepuluh hasanah. satu hasanah bisa mendapat perlindungan, ketenangan, atau dihindarkan Allah dari keburukan. awalnya, konsep pahala digunakan supaya mudah dipahami dan karena memilik arti yang kurang lebih sama dengan tujuan hasanah, tapi kalo kita tilik lebih jauh, penyederhanaan ini justru bikin banyak dari kita keliru memahami makna hasanah. akibatnya, dalam beribadah, apapun bentuknya, kita sering melakukan sambil menagih. padahal, ketika kita melakukan hasanah, Allah langsung menghadirkan hasanah-Nya atau menyimpannya sebagai kebaikan yang kita butuhkan nantinya, entah besok, lusa atau di yaumul hisab nanti. dalam pendapat di bawah, iya bisa jadi anak menjadi amal jariyah untuk orangtua, tapi orangtua pun harus siap dan paham kalau kebaikan itu akan dirasakan jika orangtua terlebih dulu menuangkan banyak kebaikan bagi anak. teman-teman bisa membaca lebih detil di sini: khittah.co/ternyata-tidak…
ziyech1610@ziyech1610

@auraaaw Yg pengen childfree terserah aja, Bagi yg muslim anak adalah salah satu harapan pahala masih ngalir saat ortu dah meninggal

Indonesia
28
1K
2.7K
83.8K
Alif Shabira Putri retweetledi
₿randon
₿randon@TheDazzleNovak·
@odedanilo Watermelon…easy decision. Not even close
English
0
2
41
7.3K
Alif Shabira Putri retweetledi
dr. Gia Pratama
dr. Gia Pratama@GiaPratamaMD·
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause. Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja. Ayo kita sadari sebentar. Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri. Dengan nyeri datang rutin sekali. Dengan emosi naik turun tanpa diingini. Dengan darah yang keluar, tanpa permisi. Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung. Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya. Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya. Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti. Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata, Haha belum selesai. Tiba-tiba Menopause datang. Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu. Sementara biologi kita laki-laki? Bangun tidur. Tarik napas. Minum air. Kerja seharian. Lalu merasa wah hari ini produktif sekali. Kadang kita demam tinggi sedikit saja, Nada bicara langsung melemah. Rasanya ingin nulis pidato perpisahan Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini. Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi. Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup. Grup WhatsApp penuh keluhan. Rumah sakit penuh drama. Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT. Kehamilan? Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah. Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum, tetap bekerja, tetap mengurus keluarga, tetap peduli orang lain, Kita menyadari kekuatan versi berbeda. Dan kita, para laki-laki, Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
Indonesia
327
27.1K
42.2K
1.1M
Alif Shabira Putri retweetledi
Arief
Arief@coelacanthuss·
Kalian tau ga sih kalo ternyata padi (Oryza sativa) bisa balik jadi liar lagi. Fenomena ini disebut de-domestikasi, yaitu ketika tanaman hasil budidaya manusia perlahan kembali punya sifat-sifat leluhurnya di alam liar. Kayak yang kita tau dalam sejarahnya, padi liar (Oryza rufipogon) yang merupakan nenek moyang padi, punya biji yang gampang rontok (seed shattering) supaya bisa menyebar dan tumbuh lagi secara alami. Nah, manusia zaman dulu menemukan varian yang nggak rontok karena mutasi ini dan mereka mulai membudidayakan itu. Dari situlah muncul padi modern yang kita makan sekarang. Menariknya, sebagian padi modern ini malah berevolusi balik jadi seperti padi liar akibat mutasi genetik. Jadi bijinya rontok lagi, tumbuh acak di sawah, dan susah dikendalikan. Jenis padi ini disebut weedy rice, atau di Indonesia dikenal sebagai padi angin/padi hantu. Evolution in action! _________ DAFTAR PUSTAKA: Qiu, J., et al. (2017). Genomic variation associated with local adaptation of weedy rice during de-domestication. Nature Communications, 8(1), 15323. doi.org/10.1038/ncomms… Wu, D., Lao, S., & Fan, L. (2021). De-domestication: an extension of crop evolution. Trends in Plant Science, 26(6), 560-574. doi.org/10.1016/j.tpla…
Arief tweet media
Indonesia
62
2.5K
13K
459.8K