Yuk Berisik
19.7K posts

Yuk Berisik
@sharpandshark
cameras on and story telling
Katılım Şubat 2023
3.6K Takip Edilen27.1K Takipçiler

📸📸📸
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah resmi jadi tersangka ...

Yuk Berisik@sharpandshark
Febrie Adriansyah Resign dari jabatan Jampidsus Kejagung‼️ ..... uang "itu ada yang punya" sudah disita .... kerjaan hilang ... inilah yang paling ditakutkan pejabat adl miskin diakhir tugas, Apa diperiksa juga? Apa dibui juga? Lihat media sambil minum ☕ Selamat Pagi, Sabtu.
Indonesia

@kanghurairah Kalau UU ini disahkan baru jelas duduk perkaranya ...
Indonesia

@sharpandshark Udah gak percaya sama pejabat, sebaiknya uu perampasan aset segera disahkan.
Indonesia

Rudi Margono, Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah.
1. Jaksa pangkat bintang tiga
2. Jaamwas (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan) tugasnya memeriksa jaksa yang melanggar kode etik.
3. Sebelum jabat Jaamwas memimpin Badiklat (Badan Pendidikan dan Pelatihan)
4. Karir:
Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta
Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau
Jaksa Penuntut pada KPK
Jaksa aktif menulis buku di bidang hukum
5. Pendidikan.
Gelar Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.
Tahun 2025, Guru Besar Kehormatan dalam bidang Ilmu Hukum Pidana di UNISSULA (Universitas Islam Sultan Agung)
Sumber:
tempo.

Indonesia

Bernyanyi merdu akan terjadi.
Ibaratnya "gw udah jatuh masa elu ga jatuh juga" atau "jika aku tenggelam maka kamu harus basah" 😂😄
Tindakan ingin menjerat orang lain saat diri sendiri sedang hancur ini sering disebut dengan prinsip "Misery loves company" ... masa-masa sulit cenderung orang lain ikut merasakan penderitaan atau kesedihan yang sama agar tidak merasa sendirian. Jadi kasarnya .. ngajak ngajak 😅🤭
tirtoid@TirtoID
Jampidsus Febrie Sebut Ada 47 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG tirto.id/jampidsus-febr…
Indonesia

@santeriarex 😂
Awalnya mohon-mohon sekarang biarin tergantung ....
Indonesia

Penyimpanan hibrid sudah dipilih dan jadi solusi saat ini karena lebih fleksibel saja. Anda bisa langsung memisahan data sensitif, efisiensi biaya jangka panjang (jika budget terbatas), serta dapat akses baik ke cloud ataupun ke memori eksternal yang dimiliki.
Sistem hibrid banyak dipilih untuk skala bisnis untuk pribadi hingga profesional sekalipun. Tapi, bagi individu yang mengutamakan kemudahan tanpa mau pusing memikirkan pengelolaan perangkat keras dan pastinya punya budget cukup berlebih maka jenis penyimpanan data di Cloud jadi pilihan (seperti Google Drive, iCloud, atau OneDrive).
Indonesia

Pilih yang Mana Simpan File: Cloud, External Memory, atau Hybrid❓
Situasi kerja WFA (work from anywhere) kelihatannya keren, sampe akhirnya muncul notif: "Storage Almost Full" jadi mimpi buruk 🥲 jangan sampai terjadi.
Buat yang kerjanya remote luar kota dan berbaregan dengan aktifitas lain untuk nambah-nambah isi celengan seperti pekerjaan freelancer, atau buat vidio buat konten juja cocok jualan footage, hingga vidio drone.
Mau kerja satset, tapi laptop malah nge-lag gara-gara kepenuhan data. Pernah merasakannya jadi galau akhirnya, aktifitas lainnya jadi terhambat pekerjaan kantor sedikit tersendat.
Penyelamatnya cuma satu: Manajemen Storage. Tapi mending pilih yang mana? Ada cara 3 pilihan: pilah-pilihnya biar kerjaan rapi dan dompet ga jebol:
1. Cloud (Drive, OneDrive, iCloud, dll): Wajib punya khusus buat file kerjaan harian kantoran yang dapat diakses kapan aja dan di mana aja. Modal kuota internet, data update kerjaan kelar. Biasanya, bos akan selalu update report walau dalam zona cuti sekalipun. Cloud bisa diakses dan bisa langsung update jika ada revisi.
2. External Storage (SSD/HDD/Flashdisk): Wajib, khusus buat aset berat kayak data mentahan video drone atau footage 4K. Sekali beli, kapasitas gede, ga pusing mikirin langganan bulanan. Data mentahan ini tentu tidak sekali "take" ada beberala vidio tema yang sama. Mentahan berarti belum diapa-apain, semuanya masuk di tempat penyimpanan ini.
3. Hybrid (Gabungan Keduanya): Strategi terbaik! File aktif kerjaan disimpan di cloud, file arsip/mentahan pindahin ke SSD eksternal. Cara ini tentu mengakali file kerjaan kemana didistribusikan dan data mentahan hobi atau kerjaan sampingan harus masuk kemana, agar tidak tercampur-campur. Ya ibaratnya, sudah ada kaplingannya masing-masing.
Kunci utamanya ada di urgensi. Jangan asal simpan, biar semua proyek aman dan uang langganan storage ga terbuang sia-sia! Sesuai dengan peruntukannya.
Manajement storage ini cukup penting, agar data utama kantoran dimiliki dapat tersimpan rapi, data lainnya juga aman di tempat yang seharusnya.
next ...

Indonesia

Febrie Adriansyah Resign dari jabatan Jampidsus Kejagung‼️
..... uang "itu ada yang punya" sudah disita .... kerjaan hilang ... inilah yang paling ditakutkan pejabat adl miskin diakhir tugas, Apa diperiksa juga? Apa dibui juga?
Lihat media sambil minum ☕
Selamat Pagi, Sabtu.

Yuk Berisik@sharpandshark
Jampidsus: .... Bagaimana ada uang yang ditemukan di rumah sentul .. itu ada yang punya .... ada yang punya Iya lah ada yang punya .... tak mungkin tak ada yang punya. Terus numpang simpan .... Bjir .... mudahnya meminjamkan rumah untuk simpan duit "ada yang punya" 😂😂😂
Indonesia

@2sejoli_ Bikin kesel aja Kang ... awalnya mohon-mohon minta FB .... sudah di FB malah ujung-ujungnya di unfoll .... ketahuan pas dicek satu-satu ...... eeeh pada add kembali lagi ...
Tak gantung biarin aja ...
Mungkin minta FB kembali 😄😄😄
Indonesia

Jadi Pilih yang Mana❓
Singkatnya, mending pilih yang mana? Jawabannya: tergantung isi dompet dan jenis file yang dipunya.
Tim Gratisan (File Ringan): Kalau cuma buat dokumen kantor biasa (Word, Excel, PDF) yang totalnya di bawah 15 GB, udahlah, pakai cloud gratisan aja. Ini jalan terbaik paling pas lah biar gak perlu keluar duit sama sekali.
Tim Mobilitas Tinggi (Kerja Bareng): Kalau tipe kerjaannya butuh serba cepat, harus edit file bareng tim secara real-time, dan gak masalah keluar biaya recehan tiap bulan, langganan Cloud Storage adalah investasi terbaik.
Tim Size Gede (Sekali Bayar): Tapi kalau filenya segede gaban (arsip video, foto mentah, atau backup sistem) dan tipe yang malas ditagih bulanan, mending langsung modal dikit beli harddisk atau SSD eksternal. Mahal di awal doang, tapi aman buat bertahun-tahun ke depan.
Mau dapet paket lengkapnya? Aman, praktis, dan gak ketergantungan sama internet? Gabungin aja keduanya alias pakai Sistem Hibrid. Ini strategi paling komplet yang wajib dicoba!
Indonesia

3. Solusi Alternatif: Sistem Hibrid (Hybrid Storage)
Kalau sudah masuh ke pilihan ini sudah jelas, pemilahan dokumen, file dan data mentahan harus diproses kemana.
Pernah ngerasa was-was pas mau nyimpen data kerjaan? Pakai cloud storage takut internet bapuk, tapi kalau cuma ngandelin harddisk eksternal takut barangnya ketinggalan atau malah rusak.
Nah, kalau masih sering ragu, ada satu jalan tengah yang bisa jadi penyelamat: Metode Hybrid.
Isitilah kerennya, kita gabungkan kekuatan keduanya!
Gimana tuh caranya? Simpel banget, begini triknya:
1. Aktifkan Fitur 'Offline Sync'
Jangan biarkan file cuma dibuka saat dalam akses di internet. Manfaatkan aplikasi seperti Google Drive for Desktop atau OneDrive.
Dengan fitur ini, semua dokumen penting tetap tersimpan rapi di dalam laptop dan bisa diakses secara instan kapan saja bahkan pas lagi offline di tempat yang susah sinyal.
Begitu laptop kamu terhubung ke internet, aplikasi ini bakal otomatis melakukan backup ke cloud. Jadi bisa aman.
2. Bagi Tugas Antara Cloud dan Memori Eksternal.
Biar memori cloud tidak cepat penuh (dan berujung harus bayar langganan jadi mahal), harus pintar untuk bagi tugas. Kantor biasanya menyediakan cloude storage dimulai sari 1TB - 5TB.
Cloud Storage: Gunakan khusus untuk file-file yang lagi aktif kerjain sehari-hari terutama pekerjaan kantor diprioritaskan saar WFA. Kalau tiba-tiba harus remote working atau cek file lewat HP, tinggal buka aja. Prioritas khusus, untuk data lain biasanya langsung dialihkan ke memori eksternal atau flash disk, atau micro SD, dan seterusnya.
Memori Eksternal SSD: Gunakan khusus untuk tempat arsip dokumen lama yang sudah selesai, atau buat backup mingguan.
Data-data pekerjaan sendiri biasanya di pool di memori eksternal ini. Jadi harus dikumpulkan satu tempat agar bisa di trace kembali saat semua pekerjaan selesai.
Memilih kapasitas memorinya tergantung kebutuhan, semakin banyak data yang dihasilkan terntu kapasitas memorinya juga lebih besar pula.
Indonesia

2. Memori Eksternal.
Untuk jenisnya cukup variatif
pakai HDD, SSD eksternal, atau flashdisk buat simpan file kerjaan itu emang paling bener. Kalau cuma simpan data saja tidak butuh internet. Jadi, data mentahan pekerjaan lainnya bisa tercover di step ini.
Mungkin tidak semua orang belum mengenal penyimpanan cloud dan masih beranggapan pakai bentuk fisik. Alasan utamanya simpel: barangnya kelihatan dan bisa dipegang. Begitu sudah dicolok ke laptop, transfer data mentah yang ada langsung ngebut! Nggak perlu pusing mikirin kuota sekarat atau sinyal ilang-ilangan.
Makanya, media fisik begini cocok banget buat penyelamat file-file "kelas berat" yang ukurannya bergiga-giga, kayak aset desain grafis atau mentahan video kerjaan sampingan. Tapi, ya namanya juga barang fisik, tetep ada drama dan risikonya...
Pilihan fisik ini lebih cenderung ke dokumen freelancer, poto junlah bayak, hingga vidio footage yang butuh space besar saat sudah selesai "take" vidio di beberapa tempat. Kalau sebut flash disk sepertinya cepat penuh, dan harus ada back-up external memory tambahan agar hasil kerjaan lain bisa tersimpan dengan baik.
🚨 "Hambatan Terbesar: Faktor Fisik"‼️
Musuh utama dari memori eksternal itu adalah kecerobohan kita sendiri:
🔺️Rawan Dicolong: Barangnya kecil, gampang ilang atau ketinggalan di meja kafe/kantor.
🔺️Tragedi Ketumpahan Air: Sekali ketumpahan air minun, file penting lu bisa hilang permanen.
🔺️Ribet Colok-Colok: Kalau lagi darurat mau buka data lewat HP, harus ribet nyari adapter OTG dulu.
💰 Hitung-hitungan Biaya: Mahal di Awal, Murah di Akhir
Beda sama cloud storage yang sistemnya langganan, memori eksternal ini tipenya sekali bayar di depan.
"Harganya kan lumayan berasa, Min?" Bener, di awal lu emang harus ikhlas keluar duit antara Rp 1,3jt - Rp 2,4jt buat dapet HDD kapasitas dimulai 2 TB. Kelihatannya mahal, tapi coba hitung buat jangka panjang (di atas 3 tahun).
Jatuhnya jauh lebih murah! Bisa pakai alat ini bertahun-tahun ke depan tanpa perlu bayar sepeser pun tiap bulannya. Sekali beli, tenang selamanya.
Ada serapnya yaitu beberapa MicroSD dengan kapasitas 256GB dan 512GB. Jika perlu digunakan untuk save poto atau footage vidio khusus untuk pemakaian di gadget dan sejenisnya.
Jika sudah memilih memori eksternal ini juga harus dipersiapkan aksesoris tambahan, mungkin dari pekerjaan ambil foto, footage, dll yang memakai micro SD aja ada butuh card reader hingga adapter OTG tentu juga harus disiapkan. Agar proses transfer data bisa terlaksana dengan baik.
Diclaimer: untuk harga bisa saja berubah-rubah tergantung pada nilai tukar Rupiah pada saat terjadi transaksi di toko atau secara online.
Indonesia

1. Cloud Storage.
Karena statusnya file pekerjaan jadi harus disimpan di tempat yang aman. Awalnya tidak ada fasilitas ini diberikan, saat ada kasu flasdisk jatuh akibat kelindas Kendaraan data kantor lenyap? 😭
Seperti mimpi buruk, sudah dikerjakan semalaman dan sudah verify semua dokumen pendukung sirna dalam waktu sekejap. Data utama kantor lenyap yang sudah, mau tak mau harus dikerjakan ulang. Setelah melaporkan kondisi dilapangan seperti apa akhirnya, kantor memberikan fasilitas Cloud Storage khusus urusan dokumen kantor.
Buat pekerja lokasinya di kota besar yang mobilitasnya tinggi atau ada pekerjaan Work From Anywhere (WFA), pakai cloud itu rasanya kayak punya asisten pribadi 24/7.
Praktis baget, selama ini belum ada drama! Bisa akses dokumen penting dari mana aja dan pakai perangkat apa aja mau sambil rebahan modal HP, pas lagi nongkrong di kafe-pun apakah pakai laptop, atau pak tablet. Syaratnya cuma satu: ada koneksi internet.
Selain bikin kerjaan ringkas, ada plus-minus-nya juga dan pasti ada hitung-hitungan biayanya yang wajib untuk diketahui:
✨ Sisi Enaknya: Kerja Serba Sat-Set, Mudah❗
🔺️Aman dari Tragedi Fisik: Nggak bakal ada lagi drama "Data ilang karena flashdisk ketinggalan atau jatuh kelindas ban kendaraan motor" atau "Hard disk eksternal basah akibat air minum hingga basah". Data aman tersimpan di langit-langit digital atau cloud.
🔺️Kolaborasi Real-Time:
Bisa edit dokumen bareng rekan kerja di waktu yang sama. Atasan juga bisa langsung pantau dan approve detik itu juga. Bye-bye revisi kerjaan numpuk, bisa ada progress sehingga date-line bisa tercapai sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.
Ini yang sangat disukai, yaitu pekerjaan bisa nyicil dan langsung di simpan di cloud, dan saat itu juga bos di kantor bisa lihat progress hingga verify pekerjaan. Jika ada revisi bisa hari itu juga langsung diperbaiki dan waktu pekerjaan cepat selesai, sebelum date-line yang diberikan.
⚠️ Tapiiiii... Ini Musuh Utamanya❗
Nggak ada sistem yang sempurna. Kalau mau pakai cloud, siap-siap hadapi "drama" ini:
🔺️Internet Lola = Kiamat Kecil: Kalau internet lagi ambyar atau lagi healing WFA ke tempat terpencil yang susah sinyal, jangan harap bisa buka dokumen dengan lancar. Ngadat total! Pernah terjadi saat cuti ada revisi tapi masih di lokasi akses internet ada tapi penuh drama.
🔺️Siksaan Kuota Sekarat: Buat kaum mendang-mending yang kuotanya kritis, download atau upload file kerjaan berukuran giga-gigaan bakal berasa kayak siksaan batin. Tapi ini khusus biaya pribadi, kalau dari kantor ada paket data yang disediakan khusus saat WFA.
🔺️Hacker Mengintai: Ada risiko privasi kalau kamu teledor. Sekali password kamu lemah dan akun kena hack, data rahasia kantor bisa bocor.
💰 Analisis Biaya: Murah, tapi... ‼️
Sistem cloud ini konsepnya langganan (bisa bulanan atau tahunan). Penasaran modalnya?
🔺️Ada Opsi Rp 0 (Gratis!): Buat jangka pendek atau pemakaian dokumen ringan, ini opsi paling disukai. Rata-rata penyedia layanan kasih modal awal gratis, contohnya Google Drive yang ngasih modal 15 GB cuma-cuma.
🔺️Opsi Upgrade Murah: Kalau kurang dan mau naik ke 100 GB, biayanya masih ramah kantong banget, cuma sekitar Rp 27.000-an per bulan.
🔺️Catatan Penting: Cloud itu murah di depan, tapi biayanya bakal terus mengalir selama kamu butuh space tersebut. Jadi, anggap saja ini sebagai "biaya sewa kos-kosan" buat data kerjaan kamu.
Semakin banyak data yang disimpan semakin banyak pula space yang harus dipersiapkan. UUD (Ujung-Ujungnya Duit).
Indonesia

Coklat sama coklat diluarnya aja keliatan akur, didalam mereka sedang membaca peta-peta wilayah.
Walau wilayah kerjanya beda jika salah seorang anggota coklat A ditangkap oleh coklat B di wilayah kerja si coklat B ... ya mereka tak terima .... ya carilah tuh apa yang bisa dieksekusi 😂
Kalau buka-bukaan jangan setengah-setengah ... sekalian aja semuanya, kan bisa kepake tuh kartu truf masing-masing di seragam coklat A dan B ...
Indonesia

Ga mungkin dikerjakan sendiri ini barang ... mungkin internal dia sendiri bisa disebut-sebut. Dia bawahan tentu punya atasan ... ya atasan ga tau siapa-siapa juga yang berbisik-bisik ...
Separah itu mah pejabat ... makanya UU perampasan aset akan selalu tersendat .... ya sudah jelas gimana skenario dan formula yang sudah kebaca ...
Indonesia

bakalan banyak
banyak yg dah mulai meeting2 berhati2.
apakah ada yg aman?
ada.
ada satu level yg ga mungkin kena dan slalu aman:
presiden/wakil dan mantan presiden/wakil.
ingat century? jelas dan nyata kelaurga pepo disebut. jelas itu biangnya. tp ya bgitu aturannya, mereka ga akan kena.
akan putus dibawah mereka
Indonesia

Quote Prof Mahfud:
Mahfud MD: Saya sebenarnya suka, orang dekatnya Pak Prabowo bermusuhan lalu saling bongkar k0rupsinya. Bagus. Kalau saya, 'bongkar aja!' Sini satu bongkar, satu bongkar, biar hancur, ya. S3tan ketemu s3tan. Nah, daripada bergabung lalu saling melindungi, kan? ........
Mungkin sudah muak melihatnya ya kek gini jadinya .... biarkan mereka saling 🤜👊🤛
😄😄😄

Indonesia



