aku pernah patah, aku mudah terluka. sebab percayaku pernah berkali-kali dibuat kecewa, hari-hariku sering kali terasa kelam oleh pikiran-pikiran yang tak karuan, terkadang aku hanya ingin sendiri, tetapi kadang aku juga ingin ditemani.
bukannya mikir negatif, tapi ternyata tiap org punya topengnya masing-masing. dia berganti-ganti peran sesukanya, aku pun belum cukup cerdas buat ngerti wajah & sifat aslinya. aku cuma liat segala hal yang dia tunjukin, tanpa pernah tau apa yang sebenarnya ada dalam hatinya.