Sabitlenmiş Tweet
Be I
20.3K posts

Be I retweetledi

AMALAN DIHARI ARAFAH DAN MALAM ARAFAH :
25 Mei 2026
Bacaan malam Arafah, Senin malam Selasa
Lailahailallah wahdahula syarikalah lahulmulku walahulhamdu yuhyi wayumitu wahuwa a'la kulli sayyingqodir
1000x
Selasa 26 Mei 2026
Bacaan dihari Arafah,
Surat Al-Ikhlas 1000x
Bacanya sampai sebelum ashar, setelah ashar berdoa segala hajat ... Yakinlah doa itu akan Allah kabulkan karena pintu langit sedang Allah buka dihari itu dan seluruh ummat dibumi mengangkat tangan nya kelangit
Jangan lupa untuk bersedekah ya.
Indonesia
Be I retweetledi
Be I retweetledi
Be I retweetledi
Be I retweetledi

Stop cutting trees, stop polluting the ocean!
Nature is Amazing ☘️@AMAZlNGNATURE
An orangutan wanders through what was once a thriving rainforest. One of the most depressing photos I’ve ever seen.
English
Be I retweetledi

Ada momen di mana hutan Kalimantan seolah sengaja membuka rahasianya, mempertemukan seorang pemuda Kalimantan dengan sesuatu yang magis.
Kejadian di aliran Sungai Anai, Kayan Hilir, Malinau bener-bener bikin merinding sekaligus terharu. Di tengah riaknya air sungai dan sunyinya belantara, tiba-tiba muncul sosok gagah dari balik rimbunnya pohon seekor Payau (Rusa Sambar).
Bagi anak muda zaman sekarang, bisa jadi ini cuma dianggap sebagai "kebetulan yang estetik". Tapi buat kita yang darrhnya mengalir bersama tanah Kalimantan, pertemuan ini punya makna yang jauh lebih dalam. Bagi masyarakat Kalimantan, Payau bukan sekadar hewan liar.
Dia adalah simbol dari megahnya hutan pedalaman yang masih terjaga. Video ini viral di jagat maya, hewan endemik ini sudah ratusan tahun hidup berdampingan dengan kebudayaan lokal, menjadi bagian dari cerita-cerita pengantar tidur dari kakek-nenek kita tentang kekayaan bumi Borneo.
Anak muda yang beruntung di Kayan Hilir kemarin seolah mengingatkan kita semua, khususnya Gen Z dan milenial Kalimantan: Hutan kita masih hidup. Di tengah gempuran modernisasi dan berubahnya lanskap alam, rimba Malinau masih menyimpan detak jantung kehidupan yang asli. Ketemu Payau di alam liar secara langsung itu vibrasinya beda banget.
Ada rasa hormat, kagum, sekaligus pengingat bahwa kita adalah tamu, dan merekalah pemilik sah dari rumah hijau ini. Jaga hutan kita, jaga aliran sungai kita, karena di sanalah rumah bagi para "penjaga rimba" seperti Payau ini berada. Kalau rimba habis, ke mana lagi payau-payau ini harus pulang?
Indonesia
Be I retweetledi

**Lament of the Papuan Cassowary**
In the green and mighty land of Papua, You walk proudly, majestic cassowary. A blue crown blazes on your head, Strong feet tread the wet and lush tropical forest.
The Wor Mon wind dances in your black feathers, Figs and palms fall, bringing sustenance. Your children run beneath the dense canopy, Your home is the jungle, a sacred ancestral heritage.
But then come the Indonesians with machines and lust, Chasaws roar, bulldozers tear the earth. The forest is cut down for palm oil, mining, and new roads, Your nest is destroyed, the land of Papua cries red with blood.
Cassowary... oh Papuan cassowary, Your deep voice is now a mournful scream. There is no longer shelter from the scorching sun, There is no longer a green path to escape and survive.
The humans from the west who came bringing promises of development, Why have you torn the lungs of this island?
When the forests are gone and the rivers are murky,
Who will cry for us all?
Let the cassowary remain the king of the Papuan jungle,
Let its crown flutter in the mountain breeze.
Don't rob its home for a moment's money,
Because without the forest, we will all lose our breath.
Papuan cassowary, a symbol of freedom threatened with extinction along with its owner,
May one day the forest be green again, And you can run free in your own land.

English
Be I retweetledi

Marsupilami memeluk anaknya erat, menangis saat rumah terakhir mereka tumbang oleh besi yang tak punya rasa. Ironisnya, yang disebut liar bukan penghuni hutan… melainkan mereka yang merobohkan tanpa peduli siapa kehilangan tempat pulang.
.
vt. zayyan.id
Indonesia
Be I retweetledi
Be I retweetledi
Be I retweetledi
Be I retweetledi

Pohon sebesar itu udh bisa jadi habitat puluhan spesies. Selain, kuskus, bisa ada burung, serangga, anggrek, pakis, reptil kecil, liana, lumut, dll. Blm lagi ada yg endangered statusnya.
Ini aja baru 1 pohon! Misalnya 2,5 juta ha hutan yg dibabat gimana?? Tau deh, pikir sendiri
Aida Greenbury@AidaGreenbury
There’s a spotted cuscus in the tree! My goodness! 📍Merauke, Papua 📹 bobyyy___6
Indonesia
Be I retweetledi
Be I retweetledi
Be I retweetledi


















