domms mc f

42.8K posts

domms mc f banner
domms mc f

domms mc f

@sidomie

kerja sambil bisnis, mndrong kenaikan jml kelas mngh,sports enthusiast; (lpooldian, milanisti, mavsffl), tennis, food enthusiast,rang awak, happily married

Tokyo-to, Japan Katılım Aralık 2010
1.1K Takip Edilen736 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
domms mc f
domms mc f@sidomie·
Dengan all the power you have... bisa aja seenaknya ini itu dg segala pembenaran..... (pastinya ini sementara) Yang ga bisa lo sok2an cari pembenaran adalah ketika berhadapan dg quality creditors, investors, dan negara lain yang bisa bikin duitnya ditarik dr sini, yg fed up dg all the short term oriented mediocre policies at best, all the silliness, all the "jokes" execution, all the special interests agendas. This is clearly beginning of the end, for the "no hope" already wakanda. The sad part of it, yg paling kena kls menegah bawah.
Indonesia
3
2
14
4.9K
domms mc f retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, gue mau lo bayangin satu skenario dulu. Ada seseorang yang klaim dirinya jagoan matematika. tapi waktu ujian Nilai UTS dan UAS-nya jeblok. Rupiah dia paling lemah di kelasnya. Tabungannya makin menipis karena ngutang terus. Teman-teman sekelasnya mulai tidak percaya. Tapi dia berdiri di depan kelas dan bilang dengan penuh percaya diri: "Gue sekarang matematikawan nomor lima terbesar di dunia." Itulah yang baru terjadi hari ini. Apa yang Prabowo klaim: Di HUT ke-1 Danantara Prabowo berdiri dan bilang: "Aset yang kita kelola sekarang US$1.000 miliar. Kita sekarang kelima terbesar di dunia. Bahkan di atas Qatar. Di atas Singapura." Satu kalimat yang terdengar sangat gagah. Sangat membanggakan. Sangat layak untuk disebut dalam pidato presiden di depan ribuan orang. Tapi tunggu dulu. Gue minta lo ingat apa yang terjadi di hari yang sama: Rupiah hari ini ada di kisaran Rp17.600 per dolar. Salah satu yang paling lemah di Asia bahkan kalah dengan mata uang beberapa negara Afrika yang sering kita anggap lebih miskin dari kita. IHSG terus melorot. Net outflow asing konsisten keluar. Bid ratio surat utang negara turun dari 2,5 kali menjadi 1,4 kali artinya kepercayaan kreditur terhadap Indonesia mulai berkurang. Defisit APBN melebar. Utang bertambah. Dan rakyat dalam negeri sendiri sudah mulai borong dolar dan emas karena tidak percaya pada rupiahnya sendiri. Dan ini yang paling fundamental perlu dipertanyakan: SWF atau Sovereign Wealth Fund yang sehatadalah dana yang berasal dari surplus kekayaan negara. Dari hasil ekspor yang berlebih. Dari tabungan nasional yang kuat. Norwegia punya SWF terbesar di dunia Rp23.000 triliun lebih. Dari mana? Dari surplus minyak yang mereka tabung selama puluhan tahun. Bukan dari utang. Bukan dari aset BUMN yang dipindahbukukan. Abu Dhabi punya SWF sejak 1976. Dibangun dari surplus petrodolar selama hampir 50 tahun. Akumulasi nyata dari kekayaan yang benar-benar dimiliki. Danantara dibentuk 2025. Baru satu tahun. Dan "aset US$1.000 miliar" yang diklaim itu sebagian besar adalah aset BUMN yang dipindahkan ke bawah Danantara. Bukan uang baru. Bukan surplus baru. Bukan tabungan baru. Itu seperti lo mengklaim punya tabungan Rp1 miliar padahal itu adalah nilai rumah yang lo tinggali, kendaraan yang lo pakai sehari-hari, dan perabot di dalam rumah yang lo hitung semuanya. Asetnya memang ada. Tapi bukan tabungan yang bisa diinvestasikan dengan bebas. Dan rating lembaga keuangan internasional sudah berbicara: Moody's, S&P, dan Fitch tiga lembaga rating paling berpengaruh di dunia semua memberikan outlook negatif atau memperingatkan Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Ini bukan opini. Ini adalah penilaian profesional dari lembaga yang tugasnya menilai kesehatan keuangan negara-negara di seluruh dunia. Mereka tidak bilang Indonesia nomor lima terbesar. Mereka bilang hati-hati. Prabowo bilang: Bangsa Indonesia sudah terlalu lama dianggap remeh oleh bangsa lain. Gue setuju dengan itu. Seratus persen setuju. Tapi cara untuk tidak dianggap remeh bukan dengan klaim yang tidak didukung data. Cara untuk tidak dianggap remeh adalah dengan membuktikan lewat angka yang nyata rupiah yang menguat, investasi yang masuk, rakyat yang sejahtera, hukum yang ditegakkan dengan adil. Singapura tidak perlu berteriak bahwa mereka nomor satu. Mereka cukup tunjukkan GDP per kapita mereka, nilai dolar Singapura mereka, dan kualitas hidup rakyat mereka. Norwegia tidak perlu klaim SWF-nya terbesar. Angkanya bicara sendiri. Pemimpin yang benar-benar kuat tidak perlu mengklaim kehebatannya di podium. Rakyatnya yang merasakan kehebatan itu di kehidupan sehari-hari mereka. Klaim nomor lima terbesar di dunia terdengar sangat membanggakan. Tapi klaim itu diucapkan oleh presiden yang di pagi hari yang sama bilang tidak peduli dengan kurs dolar sementara rupiah ada di salah satu titik paling lemah dalam sejarahnya. Itu bukan keberanian. Itu bukan optimisme. Itu adalah disonansi yang sangat mengkhawatirkan antara apa yang diucapkan di podium dan apa yang dialami rakyat di lapangan. Presiden yang bijaksana tidak butuh klaim. Presiden yang bijaksana butuh hasil. Dan hasil itu seharusnya terasa di dompet rakyat, di harga bahan pokok, di kepercayaan dunia terhadap mata uang kita. Bukan di pidato ulang tahun lembaga yang baru berusia satu tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
74
164
417
25.4K
domms mc f
domms mc f@sidomie·
Kalau dollar 10,000.... maka, pertamax bisa 9000 tanpa subsisdi, buat orang kota. Orang desa juga.
Indonesia
0
0
2
19
domms mc f
domms mc f@sidomie·
Orang Desa naik haji pakai tiket pesawat yang dibeli dengan Dollar-nya lalu di-setarakan dengan nilai Rupiah. Begitupun orang kota.
Indonesia
0
0
1
41
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Tiga hari terakhir di Riyadh, Arab Saudi, berpartisipasi dalam Riyadh Competitiveness Forum (RCF). Sejak tahun lalu ikut mendapat amanah sebagai anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (RCRC - Royal Commission for Riyadh City). Kali ini, anggota dewan penasihat RCRC berkumpul dalam acara RCF untuk ikut berbagi pengalaman dan memberikan masukan strategis guna meningkatkan daya saing kota Riyadh. Datang bersama Karsa City Lab di sini, bertukar pikiran dengan sesama dewan penasihat yang berasal dari berbagai negara. Diskusi yang kaya ini dilakukan bersama dengan tim dari pemerintah kota Riyadh dan Kerajaan Arab Saudi. Senang dan terhormat bahwa Riyadh bersemangat belajar dari kota-kota dunia, dengan Jakarta sebagai salah satu tolok ukur yang dianggap sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi. Inilah salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global, tak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tapi jadi tamu memesona di panggung dunia. Kita dorong sama-sama agar semakin banyak kota-kota di Indonesia yang naik kelas menjadi kota global, livable cities yang ramah dan nyaman bagi penghuni dan pengunjungnya, serta jadi teladan bagi kota-kota lain di dunia.
Anies Rasyid Baswedan tweet mediaAnies Rasyid Baswedan tweet mediaAnies Rasyid Baswedan tweet mediaAnies Rasyid Baswedan tweet media
Indonesia
279
1.4K
8.2K
710.8K
domms mc f retweetledi
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
Soal pariwisata, KAI bisa niru konsep JR Tokyo Wide Pass🇯🇵 Tourist landing di Soetta, beli paket bundling: KRL, Whoosh, smua kereta se-Jawa buat 7 hari. Klo perlu kasih subsidi sdikit. Multiplier effect ke hotel, UMKM, kuliner, dan pariwisata daerah bakal gede banget. Pemerintah ngurangin biaya transport sedikit, bikin urusan transport jadi simple, tapi di sisi lain berhasil encourage tourist biar traveling lebih banyak, karena tourist yg udah beli paket bundling pasti mau maximizing utilization-nya dengan visit banyak lokasi/daerah dalam jangka waktu berlakunya paket bundling tsb. Gw yakin bisa jadi game changer naikin pariwisata😋
Riz@rizkidwika

Di tengah Rupiah yang jeblokblok, ada salah satu sektor yang harusnya panen: Pariwisata. Tarik turis Malaysia dan SG buat ke sini. Kasih flight langsung ke Bandung, banyakin flight ke tempat2 healing selain Bali. Ajak mereka ngabisin uangnya buat belanja baju + makanan di kita.

Indonesia
21
103
427
40.3K
domms mc f retweetledi
ghost 🦅
ghost 🦅@RAPTORID88·
Bisa juga pakai contoh sederhana: 1 USD ≈ 17.500 IDR 1 USD ≈ 26.339 VND 🇻🇳 Apakah otomatis Vietnam lebih hancur dari Indonesia? Tidak dong. Karena angka nominal kurs tidak bisa dipakai sendirian untuk mengukur kekuatan ekonomi
Indonesia
0
2
5
844
domms mc f
domms mc f@sidomie·
No Hope. Just take care of your self and your fam. Thats it.
English
0
0
0
5
domms mc f retweetledi
Bivitri Susanti
Bivitri Susanti@BivitriS·
Apa yang digambarkan di film pesta babi itu: perampasan tanah buat PSN dll, terjadi juga di banyak tempat :(. Kalau ditanya dasar hukumnya,ya ada! :(( itulah memang cara kerja oligarki,memanipulasi UU buat cari cuan. UU cipta kerja, UU Minerba, belum lagi berbagai PP dan Perpres
Indonesia
63
1.8K
3.8K
43.6K
:)
:)@Outstandjing·
Suasana di RM Surya sepuluh tahun lalu yg sangat khas: akrab, egaliter, bukan ramah yg dibuat-buat Rumah Makan Minang punya skema bagi hasil (mato') bukan buruh harian atau bulanan. Hasilnya, para juru masak dan waiter punya ownership yg tinggi. Mereka ramah dan cekatan tapi gak merendahkan diri. Karyawan bergantian makan di meja yg sama dgn pengunjung, merokok, pegang remote TV sambil ngobrol. Masakan lezat, ngobrolnya asyik, kadang cukup dengar Uda membual gadang ota udah seru banget.
:) tweet media
Makan Binals!@epicurina

Di Sushi Tengoku dulu awal tahun 2000, walau mahal, saya dan 'geng' rutin ke sini buat melepas stress, biasanya setelah menabung uang makan sebulan. Makan enak, sambil ketawa-tawa, euphoria, makanya kami selalu pilih tatami room di lantai atas. Sekian tahun kami rutin sana, pramusaji kami selalu sama: mbak Rosa, dan mbak Rosa ini layanannya sangat personal dan luar biasa. Dia kenal makanan favorit kami, dan tak jarang kami diberi menu compliment untuk sharing. Saat @fabiko dulu pengen banget bawa pulang Chawan Mushi pun, padahal menu ini tak bisa untuk take-away, dengan senang hati mbak Rosa membungkuskan menu ini komplit dengan mangkuknya! Terakhir kami cek, mbak Rosa nya sudah pensiun, tapi figur ini bakalan selalu kami kenang karena pengalaman-pengalaman tersebut. Apa yang mbak Rosa lakukan ini bagian dari Service Design di dunia hospitality, tujuannya memberikan nilai tambah buat layanan yang dijual -- dengan hal yang biayanya nyaris nol: perhatian. Notes kecil, senyum, sapaan, panggilan nama pribadi, hal-hal kecil tapi seringkali jadi faktor penguat transformasi dari tamu jadi repeat customers. Kalian pernah punya pengalaman layanan berkesan juga padahal gesture nya sangat simple? Di mana?

Indonesia
13
132
869
120.1K