Sabitlenmiş Tweet
margaret
582 posts

margaret
@sigajex
Oktober 2026 wisuda juni/juli 2026 semhas
Katılım Ağustos 2025
33 Takip Edilen14 Takipçiler
margaret retweetledi

BJ Habibie Butuh 35 Menteri buat bikin rupiah dari 16.800 ke 6.550.
Sedangkan Prabowo butuh 48 Menteri, 5 Pejabat Sekelas Menteri, 56 Wakil Menteri untuk membuat rupiah dari 16.000 ke 17.400
folkative@insidefolkative
Dolar AS tembus 17.404
Indonesia
margaret retweetledi

@PikamonID pikiran ke depan sih, soalnya andai aja gua g berpikir what if lainnya kayanya g berat" amat jd dewasa
Indonesia

@muncorner Kak semoga lancar ya revisiannya jg semoga dilancarkan aamiin
Indonesia
margaret retweetledi

@Hidupsebagai62 nanti pengabdian masyarakat digunain jadi alasan juga tu buat nyuruh masak, lagi apaan sih negara ini semua jadi masak masak masak bgn aja tuh suruh masak
Indonesia

KAMPUS DISURUH MASAK? WHAT??
"Tugas kami mendidik, bukan memasak!" Rektor UI
Seminggu belakangan ini, dunia pendidikan Indonesia diramaikan oleh satu permintaan yang bikin banyak rektor mengernyitkan dahi.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana
meminta perguruan tinggi turut
membuka
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias
dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bukan sekadar wacana permintaan ini disampaikan langsung dalam Forum U25 yang dihadiri para rektor dari 24 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Makassar,
seiring peresmian
dapur MBG pertama di lingkungan kampus di Universitas Hasanuddin.
ALASAN BGN: BUKAN SEKADAR MASAK-MASAKAN
BGN punya argumen yang lebih luas dari sekedar "tolong buatin nasi boks". Ini alasannya:
1. Kampus = Gudang Ilmu + Sumber Daya
Dadan menegaskan bahwa teknologi, SDM, dan inovasi yang dimiliki perguruan tinggi dinilai sangat bermanfaat bagi program MBG, mulai dari pengembangan peralatan, keamanan pangan, hingga pelatihan dan bimbingan teknis.
2. SPPG = Lab Hidup untuk Mahasiswa
SPPG di kampus dimaksudkan sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik, sekaligus laboratorium hidup untuk mengembangkan riset dan inovasi mulai dari teknologi pertanian, pengolahan pangan, hingga manajemen rantai pasok.
3. Skala Kebutuhannya BESAR banget
Satu unit SPPG saja membutuhkan sekitar 8 hektare lahan sawah untuk suplai beras,
19 hektare lahan jagung
untuk pakan ternak, dan
3.700–4.000 ekor ayam petelur untuk kebutuhan protein harian.
BGN menilai kampus punya kapasitas untuk menyuplai semua itu dari civitas akademikanya sendiri.
4. Penggerak Ekonomi Lokal
SPPG di kampus diharapkan jadi offtaker terdepan bagi produk-produk lokal, menciptakan kolaborasi antara kampus, petani, peternak, dan UMKM dalam satu sistem ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.
RESPONS REKTOR UI: TUNGGU DULU!
Rektor UI, Heri Hermansyah, menegaskan bahwa tugas utama perguruan tinggi adalah
pendidikan,
penelitian,
riset, inovasi, dan
pengabdian masyarakat
bukan operasional dapur.
Jika pun ada SPPG, seharusnya dikelola oleh unit usaha kampus yang relevan,
bukan universitas itu sendiri.
PRO VS KONTRA
Yang PRO:
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menilai pelibatan kampus dalam MBG merupakan langkah strategis karena kampus memiliki keunggulan dalam mengintegrasikan sistem pangan berbasis ilmu pengetahuan, dari produksi hingga konsumsi dan gizi.
Yang KONTRA:
Akademisi dari Pusat Studi Kebijakan Publik Universitas HKBP Nommensen mengingatkan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh diperlakukan sebagai ruang operasional proyek. Kampus harus tetap menjadi institusi yang menjaga kebebasan berpikir dan otonomi intelektual.
LBH Makassar bahkan mengkritik keras Unhas yang sudah terlanjur membangun dapur MBG, menyebutnya menyimpang dari mandat Tridharma Perguruan Tinggi dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Niat BGN sebenarnya mulia melibatkan kampus sebagai knowledge hub yang mengintegrasikan sains, riset, dan praktik dalam program gizi nasional.
Tapi pertanyaannya tetap relevan: apakah ini tugas kampus, atau seharusnya ada lembaga lain yang mengambil peran operasional ini?
Yang jelas, antar
"kampus sebagai mitra riset" dan "kampus sebagai pengelola dapur"
itu
bedanya jauh banget.
Dan Rektor UI sudah memilih jawabannya dengan elegan
Gimana menurut kamu? Kampus seharusnya ikut masak atau cukup kasih resep ilmiahnya? Komen di bawah!

Indonesia

@tamrintomagola uang korup yg disita juga bukannya asalnya dr pajak?
Indonesia

@rezasnegara rupiah amburadul ekonomi berandal lapangan kerja beradu
Indonesia


@collegemfs semangat ndrrrrr besok aku juga sempro yok bisa yok kita lulus tahun ini
Indonesia
margaret retweetledi


















