h

33.2K posts

h banner
h

h

@slpaddicted

soon to be billionaire

Katılım Mart 2018
16 Takip Edilen14 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
h
h@slpaddicted·
today’s good mood sponsored by these flowers 🌹
h tweet media
English
0
1
1
153
h
h@slpaddicted·
happy weekend✨ -trims ALDI TAHER gemeessshku yang sudah melengkapi ootd (ytta🫢)
h tweet media
Indonesia
0
0
0
9
h
h@slpaddicted·
@shiningnjoy barakallah fii umrik kakk. semoga rezekinya makin melimpah ruah, kakak sehat, panjang umur, dan bahagia selalu yaa<3
Indonesia
0
0
0
297
shining 🌟
shining 🌟@shiningnjoy·
Btw ultahku ke 25 kemaren ngajak bapak-bapak tukang buat maem bareng kan, kagetnya pas aku dateng mereka rapi-rapi terus didoainnya kek mau kenduren 😭 Semoga nanti dapet rejeki lebih biar bisa ngajak mereka maem bareng lagiii
Indonesia
255
3.1K
46.4K
965.7K
h
h@slpaddicted·
received my first flower in 2026<3
English
0
1
1
12
h retweetledi
Elviraa
Elviraa@erraent·
🤍🫶🏻
Elviraa tweet media
QME
218
5.5K
27.9K
178.8K
h retweetledi
txt keluhan warga konoha
txt keluhan warga konoha@keluhkesahkonoh·
Yang seharusnya tidak mahal ; - BUAH, - BUKU. - DAGING - SAYUR Fix - Sekolah - Faskes - Minyak kelapa sawit - Seafood Yang harusnya naik: - Gaji - Pasar saham - ekonomi negara - Daya Beli masyarakat...
Indonesia
31
9.7K
29K
169K
h retweetledi
໊
@cdoll·
manifesting
໊ tweet media
English
37
10.7K
41.1K
390.1K
cheryl
cheryl@cheryl11_·
Pasangan kamu gini juga?
Indonesia
2.3K
781
4.8K
2M
gara
gara@anggarasamvdr·
kalo ditanya kaya gini, kamu bakal jawab apa?
gara tweet media
Indonesia
636
41
1K
90.5K
h
h@slpaddicted·
@Mxzyy911 emang nih kok bisa ya cantik banget gitu
Indonesia
0
0
0
7
h
h@slpaddicted·
milk&matcha bersama matcha depanku
h tweet media
Indonesia
1
0
1
34
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Udah gendut, NPD, Steril. Kalo senyum menyon. Ngomongnya ngasal. Mentingin makanan doang (ngga peduli bergizi atau beracun, yang penting makan). Begitulah, kucing gue 🙂
Indonesia
102
3.3K
14.8K
134.4K
elzgatza
elzgatza@liogtttscrp·
GOKIL😭😭 Titik terendah jadi WNI, presidennya jadi bahan judi anjirr😭😭😭😭
elzgatza tweet media
Indonesia
124
4.2K
21.7K
265.5K
h retweetledi
MJ
MJ@malameze·
yey photobooth final boss
MJ tweet mediaMJ tweet mediaMJ tweet mediaMJ tweet media
English
270
4K
41.8K
964.4K
h
h@slpaddicted·
@yappingfess prabowo dua periode dijamin merinding dengernya
Indonesia
0
0
0
302
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
sarannya dong bang 🩷
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
316
16
296
99.5K
h
h@slpaddicted·
her pov: his pov:
h tweet mediah tweet media
0
0
0
8
h
h@slpaddicted·
her pov: his pov:
h tweet mediah tweet media
1
0
0
23
h
h@slpaddicted·
@LambeSahamjja mereka tuh sekolah ga sih anjir
Indonesia
0
0
0
2
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili. Di tengah rupiah Rp17.700. Di tengah badai PHK yang mengintai. Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan. Di tengah anggaran pendidikan yang dipotong 44% untuk MBG. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan: Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa. Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu: Seribu Layar Bioskop Di desa. Dari APBN. Dari uang pajak rakyat. Di 2027. Dan ini yang paling menggelikan: Alasannya mulia. Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah. Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal. Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa. Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu: Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa? Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung: 88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1. IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia. Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara. 50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis. Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan. Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak. Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang. Tapi DPR punya solusi: Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak. Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada. Bukan perpustakaan desa. Bukan laboratorium sains. Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur. Tapi bioskop. Dan ini logika yang paling sederhana: Dr. Tirta sudah bilang: rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten. Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya. Ahok sudah bilang: kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas. Mahfud MD sudah bilang: demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar. Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya. Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop. Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur. Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya. Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya. Dan ini yang paling menohok: Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan Tidak butuh bioskop. Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78. Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing. Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian. Karena bioskop tidak mengubah nasib. Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah. Dan angkanya bicara sendiri: 1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN. Uang yang sama bisa dipakai untuk: menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai. Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu. Tapi yang diusulkan adalah bioskop. DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat. DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat. Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop. Rakyat yang pintar akan tanya: kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa? Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema? Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional? Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
752
6.4K
12.6K
526.7K
h
h@slpaddicted·
@ARSIPAJA DIA TUH NGEDUKUN DI MANA DAH
Indonesia
0
0
0
1
folkative
folkative@insidefolkative·
Menteri HAM Natalius Pigai sebut Indonesia aman: "Saya naik motor sendiri, tidak pernah diganggu".
folkative tweet media
Indonesia
1.8K
603
4.8K
524.4K