Beberapa Minggu ini tidak ada progres tercapai, ya aku cukup khawatir dengan masalah ini.
Aku terjebak dalam game perputaran uang kenapa otak ini tidak bisa menganalisis akibat dari semua ini
Kenapa setiap aku ingin mengambil langkah besar aku berpikir harus ada orang yang menemaniku, selalu ada yang membimbingku, aku memang belum pernah keluar dari zona tempat aku lahir.
Cukup lama aku berpikir, di umur yang sudah dewasa ini aku baru merasakan apa itu obsesi terhadap satu perempuan yahh walaupun aku rasa ini tidak akan berhasil, tapi aku harap aku punya kesempatan untuk mengutarakanya
Tidak merasakan apa yang kurasakan bagaimana malunya aku setiap bertatapan dengan orang baru.
Tapi aku sama sekali tidak terlalu peduli tentang itu, aku sudah dewasa sekarang dan jalan hidupku ada di tangan ku
Aku sekarang tidak pernah takut lagi dengan tatapan orang, aku tidak peduli lagi penilaian orang.
Aku sekarang lebih takut melihat tatapan ketidakadilan keluargaku,
Mereka selalu bertanya kenapa aku tidak suka pergi bersama mereka, aku benar-benar tidak suka fakta bahwa mereka-
Sangat banyak kebahagiaan yang kurasakan, tapi kebahagiaan ini membuatku takut.
Aku bersyukur atas nikmat Allah dengan segala dosa yang kulakukan aku masih bisa merasakan kebahagiaan di hari raya.
Nikmat Allah selalu berlimpah aku saja yang kurang berusaha
Apa yang kulakukan, lagi-lagi terbawa arus tidak punya rencana tidak punya keinginan hanya hidup untuk menunggu kematian yang menyakitkan.
Aku mohon padamu lawan tidak ada yang peduli impian mu selain dirimu sendiri
Aku sekarang terjebak, pikiranku terjebak, ini menyenangkan kepala seperti tidak mau berhenti aku benar-benar melepas kendaliku
Aku pasti akan menyesal Tuhan melihat pasti ada konsekuensi yang berat untuk dosa ini
Aku seharusnya sering berpergian kemana" sesekali.
Semalam aku baru menembus beberapa batasanku di tempat yang memikirkan nya saja sangat sulit untuk dilewati tapi aku bisa melewatinya aku sangat bersyukur.