
Gaess knetz banyak yang ngerujak scene penobatan Prince Ian #PerfectCrown yang dianggap mendistorsi sejarah + Tim Produksi meminta maaf Di adegan penobatan Prince Ian, anggota parlemen meneriakkan "Cheonse" (semoga kerajaan bertahan seribu tahun), bukan "Manseโ (sepuluh ribu tahun). Masalahnya, Manse dianggap simbol negara merdeka dan berdaulat, sedangkan Cheonse adalah ungkapan yang digunakan saat masih berada di bawah kekuasaan kekaisaran lain. Bukan cuma itu, karakter Ian juga terlihat memakai Guryumyeongwan (mahkota 9 untaian) alih-alih Sipyiryumyeongwan (12 untaian) yang seharusnya dipakai seorang kaisar. Karena itu, drama ini makin diserang publik. Apalagi dunia dalam dramanya juga menghapus kejadian seperti masa penjajahan Jepang dan Perang Korea, sehingga banyak yang menilai drama tersebut terlalu menyederhanakan bahkan mendistorsi sejarah. Tim produksi akhirnya meminta maaf dan mengakui kalau mereka kurang teliti dalam membangun world building drama alternatif sejarah tersebut. Mereka mengatakan: Drama ini adalah romance sekaligus alternate history. Kami seharusnya lebih hati-hati dan mendalami bagian yang bersinggungan antara dunia fiksi dan konteks sejarah nyata, tapi usaha kami dalam menyusun world building secara detail masih kurang. m.entertain.naver.com/now/article/46โฆ




























