@EternalAI_ Alright, so does this mean you’re not going to listen to feedback from the many users who have been using your app?
So you’re not planning to bring back the personal photo upload feature?
@stef_dimz Hi, the removal was required due to policy concerns.
We’re now focused on improving new features: Create your own AI characters
So you have more control over your experience rather than relying on fixed options.
We appreciate you sharing your thoughts and helping us improve.
Not just a dream anymore…
Create a girl who matches your deepest desires.
Chat and make spicy images & videos together.
💋Try it free: eternalai.org/imagine
@EternalAI_ Heiiii....You need to listen a feedback from your users and be willing to change. So you don’t lose customers. No one likes the "upload feature" being removed. Bring it back the way it was.
Only a crazy person would enjoy creating their own AI version of a girl!!!!
UPDATE: Safety Terms & Product Experience
Uploaded images are no longer supported, and related data will be automatically removed from our system.
You can now create your own characters for vibe effect application.
🫴Create your own character: eternalai.org/imagine
f30 here. jujur lg gak baik secara mental, ga semangat ngapa2in, ga mau bangun, sampe ngunci diri berhari2, ditambah ngerantau disini jd ga punya temen di bdg. pengen sehat lg. saranin kegiatan yang bisa nambah semangat dikit di bdg euy, atau saran harus gimana
@merapi_uncover Kl mau dibawa ke ranah hukum. Siapin bukti dan siapkan uang untuk p*ny*d*k (p*l*s*) agar kasusnya diproses. Idealnya tdk perlu uang, tapi realitanya ya pada tau lah gimana mereka. Siapin jg uang untuk byr penasihat hukum. Paling nnti ujung2nya mediasi g perlu ke pengadilan.
Min, mau cerita. Mohon diloloskan.
H+3 Idul Fitri, ibuku yang tinggal sendirian di Jogja dituduh mencuri iPhone milik ponakannya, saat aku sedang mudik ke Jambi. Padahal ibuku gaptek total, bahkan tidak paham iPhone sama sekali.
Malam hari, sekitar 5 orang datang ke rumah dan memaksa ibuku mengakui serta mengembalikan iPhone tersebut. Ibuku sempat ingin meminta pendampingan RW dan keluarganya (Pakdhe Risman), tapi dicegah dengan alasan “jangan sampai tetangga tahu.” Dalam kondisi anxiety, ibuku tetap kekeuh tidak mengambil.
Akhirnya, hanya satu ponakan perempuan diizinkan masuk untuk menggeledah kamar. Hasilnya, iPhone tidak ditemukan. Namun mereka tetap bersikeras karena mengaku punya bukti tracking GPS “dari polisi,” yang diduga hanya untuk menakut-nakuti.
Setelah mereka pergi, ibuku melapor ke Bu RW. Bahkan saat ibuku keluar rumah, mereka masih menuduh ibuku akan menjual iPhone tersebut.
Aku yang di Jambi langsung dihubungi menggunakan HP pinjaman milik Bu RW. Aku menangis dan segera menghubungi adikku untuk mendampingi ibuku, serta keluarga lain (Mas Yuda dan Pakdhe Risman).
Keesokan paginya, saat ibuku ke rumah Pakdhe Risman, salah satu pihak yang menuduh justru semakin yakin ibuku bersalah. Namun dari pembicaraan keluarga, justru muncul dugaan kuat bahwa pelaku sebenarnya adalah Ersa, salah satu anggota rombongan yang memang punya riwayat mencuri.
Karena takut terus dituduh, ibuku sampai menitipkan uang simpanannya ke adikku agar tidak disalahartikan sebagai hasil penjualan iPhone.
Siangnya, salah satu ponakan lain (Aci) datang menggedor rumah sambil marah-marah dan mengancam ibuku. Ia juga tidak terima namanya disebut, padahal ikut dalam kejadian malam itu.
Mereka sempat berjanji akan klarifikasi via video call, tapi tidak ditepati. Malamnya hanya ada telepon biasa. Dalam percakapan itu, pemilik iPhone (Ubay) berusaha mengelak tidak menuduh, namun penjelasannya berbelit dan emosional hingga akhirnya memutus telepon. Bahkan pacarnya sempat membentak dan mempertanyakan kewarasanku.
Setelah itu, keluarga pihak mereka terkesan menghindari klarifikasi terbuka. Namun akhirnya, dari orangtua Ubay disampaikan bahwa:
Ubay mengaku sudah ikhlas dan meminta maaf
Pihak yang sempat berkata kasar juga minta maaf
Mereka justru meyakini Ersa sebagai pelaku sebenarnya
Meski mereka menganggap kasus selesai, aku tidak bisa menerima. Ibuku sudah dipermalukan, ditekan, dan dituduh tanpa bukti. Sebagai anak, tentu sakit hati melihat orang tua diperlakukan seperti itu.
Saat ini aku mempertimbangkan, apakah sebaiknya kasus ini dilaporkan sebagai pencemaran nama baik, atau cukup memutus hubungan saja. Karena aku khawatir kejadian serupa terulang saat aku tidak ada di rumah.
@SosmedAnu tapi gue pernah di katain "gragas" (rakus) cuma gara-gara makan sampe bersih.
di salty-in "ini yang jual ga perlu cuci piring bekasmu, soalnya udah bersih banget"
18! Aku punya emas 20gr, aku beli pas harganya masih 1.5jt dulu. Tahun depan aku mau nikah sama pacarku dan dia mau beli emas aku dengan harga 1.6jt utk dijadiin mahar dahal harga buyback emas sekarang around 2,6jt. Ini tuh gapapa gak ya…?
@A_666_zv@somexthread Ya konsep kaya gni yg bkin angka perceraian meningkat. Selalu tolak ukurnya NIKAH NIKAH NIKAH... Justru jangan buru2 nikah. Lamain proses pacaran smp bener2 paham cara pasangan merespon terhdap segala hal (termasuk mengelola emosi)
@somexthread Gak salah cowok nya, karena blm nikah bukan tanggungan cowok, normalisasi split bill selama pacaran,dan normalisasi ewe setelah nikah, lu sagne bet? Nikah ajg,ngapain pacaran lama2 jg,cocok gas g cocok cari lagi, jgn tolol2 Napa. Cowo cewe sama aja
Ini mendadak kok udah ngga trending lagi ya kasus Argo FH UGM lawan BMW FE UGM??Ayolah kita kawal trs kasus ini. Ini FH UGM lo, klo smp kalah mending ngga ush masuk FH UGM lg.
#JusticeForArgo#fhugm#yogakarta #今月描いた絵を晒そう