Gregorius Aditya

23.3K posts

Gregorius Aditya banner
Gregorius Aditya

Gregorius Aditya

@stevengregrard

Jesus Christ ✝️ 🕊️ Pria Pencinta Sepakbola ⚽

Bandung Katılım Nisan 2012
565 Takip Edilen922 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Gregorius Aditya
Gregorius Aditya@stevengregrard·
Hatur nuhun Papa 💙 Orang pertama yang mengenalkan Kami berdua dengan PERSIB! 1995 ntn di rumah, papa ke Senayan 2014 nobar di balkot, papa di rumah. 2024 nonton FINAL pertama bareng papa & JUARA! PERSIB 💙
Indonesia
1
35
323
28.7K
Gregorius Aditya retweetledi
Liverpool FC
Liverpool FC@LFC·
Captain Fantastic 📸✨
Liverpool FC tweet media
English
1.1K
16.4K
164.1K
2.7M
Gregorius Aditya retweetledi
ARES
ARES@RestuAwalliddin·
Kenapa Pesib tidak pernah dipermasalahkan? Karena Persib sudah jadi bagian dari budaya dan perkembangan kota serta mayoritas masyarakatnya. Naik turunnya, baik buruknya, dan semua hal yang menyertainya akan selalu jadi bahasan dan bagian dari mayoritas rakyat Jawa Barat pada umumnya, serta Bandung khususnya. Saya rasa kalo membandingkan 2 hal ini tidak apple-to-apple. Keduanya bukan sebuah hal yang sepadan dan bisa dibandingkan begitu saja. Terus apakah orang bandung gak pusing kalo konvoi persib ini bikin macet dan sampe nutup jalan ber jam-jam? Saya yakin pasti ada yang ngerasa pusing dan bahkan capek kok. Wajar dan normal. Tapi, balik lagi ke point awal. Persib ini sudah jadi bagian dari budaya mayoritas masyarakatnya. Jadi hal seperti ini adalah sesuatu yang pada akhirnya jbisa dipahami dan diterima oleh mayoritas masyarakat karena kedekatan emosional-nya tadi. Yang pada akhirnya, mayortias masyrakat menjadikan Persib dan Konvoi-nya ini sebagai hiburan sekejap untuk melepas keruwetan yang dialami tiap harinya. Dan tentu saja, perihal konvoi ini adalah sesuatu yang gak akan bisa untuk dihindari. Jeung banguna mun presiden arek liwat ge, nu aya presiden-na nu nungguan 😂 Sedikit contoh 2014 pas konvoi Persib Juara, Almh nenek saya yang waktu itu umurnya 80-an juga milu surak euy Persib Juara-mah. Tante saya juga ikut neriiakin nama Ferdinand Sinaga pas bus konvoinya lewat. Kedekatan emosional ini yang saya rasa memvalidasi euphoria mayoritas masyarakat soal Persib. Sedangkan event lari ini sifatnya komersil dan hanya menyentuh beberapa kalangan tertentu saja. Ditambah lagi, pihak EO tidak berkaca pada event-event lari yang pernah diadakan sebelumnya. Mereka kembali gagal buat paham kondisi masyarakat-nya seperti apa. Gausah jauh-jauh ke event lari deh, tuh... kirab budaya-nya KDM juga banyak yang ngeluh gegara jalan-nya ditutup 😂 tapi kalo hubungannya sama Persib ya lain cerita. Mayoritas masyarakat dari berbagai kalangan ya ikut terjun beruphoria. Balik lagi soal lari, untuk Rute-nya juga dari yang saya liat nutup akses ke pasar Ciroyom, pasar Andir yang mana jadi tujuan banyak pedagang. (nuhun rudet) 😅😂 You bayangin, ini kota tiap harinya itu traffic udah ruwet. Pas weekend apalagi. Jalur-jalur yang "utama" juga banyak yang 1 arah. Jadi kalo misal 1 jalur ditutup ya harus muter lewat jalur lain yang searah juga, dan bahkan kadang jalurnya lebih kecil dari yang seharusnya. Nah you bayangin dah itu kendaraan numpuknya kek mana. Ini juga belom ngomongin soal penerangan jalan yang... POOOEEEEKKK ANYEEENNGG!! Untuk sebuah ibukota provinsi, ini kota tuh sekarang Banyak Kurengnya. Padahal Gubernur-nya juga ngantor sering di situ. Bandung sekarang tuh semacet itu. Macet banget. Kemacetan Bandung tuh udah jadi salah satu yang terparah dan bahkan ngimbangin Jakarta. Ditambah kurangnya Transum yang bisa setidaknya mengurai masalah tersebut, bikin kondisinya makin gak kekontrol. Perdebatan soal event lari ini dan perbandingannya dengan Konvoi Persib saya rasa akan jadi diskursus yang gak habis-habis selama tidak ada keseriusan dan evaluasi menyeluruh dari pihak EO sebagai penyelenggara, dan pemkot sebagai Pemberi Izin. Gini, dari 2 hal tadi. Saya tidak membenarkan yang satu dan menyalahkan yang lain. Karena pada akhirnya, semua kembali lagi ke bagaimana Pemda dan pihak keamanan bisa memitigasi dan meminimalisir keluhan yang ada. Pertama, event lari ini akan minim "gesekan" kalo pihak penyelenggara mau evaluasi dan memikirkan rekayasa pengalihan jalur yang sekiranya digunakan oleh event tersebut. Jadi sinergitas antara EO dan Pemda ini sebenernya jadi kunci untuk sebuat event Sport Tourism bisa berjalan dengan baik. Untuk kota sekaliber Bandung, sangat disayangkan kalo pada akhirnya terlewatkan untuk event-event besar yang bisa menguntungkan bagi kota dan masayarakatnya. Kedua, pihak pemda serta keamanan juga harus lebih paham dengan kondisi yang terjadi di daerahnya. Kayanya kalo 2 institusi tersebut bener kerjanya, masyarakat-pun gak akan jadi "Tegang" sebegitunya. And again... semuanya kembali pada satu kalimat "Everything is political" Sangat disayangkan event yang seharusnya menguntungkan bagi sebuah kota malah kembali jadi ajang konflik bagi Pelari dan Masyarakat-nya.
ARES tweet mediaARES tweet media
Pocong@pocongmainx

Menjadi perdebatan pada setiap pelaksanaan kegiatan Fun Run ataupun lari Marathon yang diselenggarakan di kota bandung. Pada setiap pelaksanaan selalu ada kejadian warga atau pengendara menerobos dan memaksa membuka blokade dari panitia. Alasannya selalu sama, karena menggangku kegiatan serta rutinitas warga bandung sepert berangkat kerja, jalur order transportasi online dan kegiatan warga lainnya sehingga selalu terjadi gesekan antara pelari dan warga. Namun banyak juga yang mempertanyakan kenapa jika ada konvoi kemenangan persib yang kadang juga memblokade jalan tidak pernah dipermasalahkan oleh warga Bandung.

Indonesia
49
366
1.5K
147.7K
Gregorius Aditya retweetledi
REMEMBER PERSIB
REMEMBER PERSIB@rememberpersib·
THE DRAGON
REMEMBER PERSIB tweet media
English
8
61
441
7.3K
Gregorius Aditya retweetledi
beckham_put7
beckham_put7@beckhamputran·
𝗣𝗿𝗼𝘂𝗱 𝘁𝗼 𝗯𝗲 𝗽𝗮𝗿𝘁 𝗼𝗳 𝘁𝗵𝗶𝘀 𝗰𝗶𝘁𝘆. 𝗠𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝘁𝘂𝗻𝘁𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴!🇬🇦✊🏻 @persib #E7AM #PERSIB
beckham_put7 tweet mediabeckham_put7 tweet mediabeckham_put7 tweet mediabeckham_put7 tweet media
Indonesia
61
464
2.9K
44.6K
Gregorius Aditya retweetledi
beckham_put7
beckham_put7@beckhamputran·
Kibarkan semua bendera kebanggan di setiap rumah,gang,sudut kota bismillah 1 lagi kita rayakan!🥹💙 @persib
Indonesia
96
749
2.8K
99.3K
Gregorius Aditya retweetledi
Marc Klok
Marc Klok@marcklok_23·
Untuk lambang di dada, untuk kota ini, dan untuk generasi selanjutnya.💙
Indonesia
987
5.9K
12K
900.2K
Gregorius Aditya retweetledi
beckham_put7
beckham_put7@beckhamputran·
🐉🥶💙 @persib
beckham_put7 tweet media
QME
296
1.8K
9.3K
187.1K
Gregorius Aditya
Gregorius Aditya@stevengregrard·
Dragon Mentality 🐉 Remember the name Beckham Putra Nugraha
Gregorius Aditya tweet mediaGregorius Aditya tweet media
English
2
55
640
17K
Gregorius Aditya retweetledi
REMEMBER PERSIB
REMEMBER PERSIB@rememberpersib·
MAUNG MEMANGGIL
REMEMBER PERSIB tweet mediaREMEMBER PERSIB tweet mediaREMEMBER PERSIB tweet media
Indonesia
14
95
927
37.1K
Gregorius Aditya retweetledi
REMEMBER PERSIB
REMEMBER PERSIB@rememberpersib·
Persib is not only a club we support; it is a legacy we inherit. From the voices of our fathers to the dreams of our children, the love for Persib flows through generations.
REMEMBER PERSIB tweet media
English
4
213
624
11.3K
Gregorius Aditya retweetledi
REMEMBER PERSIB
REMEMBER PERSIB@rememberpersib·
Today we celebrate more than an anniversary we celebrate a legacy, a family, and a dream that refuses to fade with time. Ninety-three years have passed, yet the roar of the supporters grows louder, the pride grows deeper, and the spirit grows stronger. STILL ALIVE.
REMEMBER PERSIB tweet media
English
6
258
683
11.4K
Gregorius Aditya retweetledi
Liverpool FC
Liverpool FC@LFC·
Two of Diogo Jota’s children - Dinis and Duarte - as well as family members, are mascots ahead of the match between their father’s English clubs ❤️
Liverpool FC tweet media
English
556
10.2K
77K
2.2M
Gregorius Aditya
Gregorius Aditya@stevengregrard·
About last night 💥 PERSIB WIN AWAY 🔵
Gregorius Aditya tweet mediaGregorius Aditya tweet mediaGregorius Aditya tweet mediaGregorius Aditya tweet media
English
0
1
3
530
Gregorius Aditya
Gregorius Aditya@stevengregrard·
PERSISAM SEPELE! 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Indonesia
0
0
0
97