
gwedopang
7.1K posts





Sudut pandang lain tentang kasus Ibam. MENGAPA KITA TAK PERLU MENANGIS UNTUK IBRAHIM ARIEF Apakah Ibrahim Arief (Ibam) layak dikasihani? Jawaban saya: tidak! Ia sama saja seperti terdakwa korupsi pada umumnya. Membela diri adalah haknya. Toh, ia dipegang deretan pengacara "papan atas" Jakarta — suatu kemewahan yang tak semua warga negara bisa nikmati. Influencer berpengikut banyak sampai profesor ekonomi (yang pernah malang melintang jadi komisaris bertantiem puluhan miliar di berbagai BUMN) pun membela Ibam. Disebutnya Ibam adalah talenta digital langka yang diperlakukan tidak adil, padahal ia rela meninggalkan karier cemerlang di Facebook demi mengabdi pada negara. Momentum narasi #kawalibam pas sebab menjelang vonis. Diharapkan masyarakat bersimpati, hakim luluh hati, dan menjatuhkan vonis ringan. Tuntutan jaksa lumayan berat: 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, ganti kerugian negara Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara. Tapi saya tak pernah peduli jumlah pengikut orang, deretan gelar dan ijazah yang dipegang, pangkat seseorang, dan sejenisnya. Tak perlu juga kita mendikte hakim. Kita hanya perlu saksama melihat isi dan konteks pendengung narasi #kawalibam. Begini: 1. Tak seperti perkataannya di sebuah podcast — sambil tersedu-sedu — bahwa ia tidak menerima gaji di Kemendikbud dan murni bekerja demi bangsa, Ibam memang bukan PNS/ASN sehingga memang tidak digaji langsung oleh negara. Tapi pada 2 Desember 2019, Mendikbudristek Nadiem Makarim membentuk tim teknologi (Wartek) yang di dalamnya terdapat Ibam sebagai tenaga konsultan di bawah Yayasan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) — Ketua Dewan Pembinanya adalah Najelaa Shihab, kakak Najwa Shihab — dengan gaji Rp163 juta per bulan! 2. Nadiem juga mengangkat Jurist Tan sebagai Staf Khusus Menteri (SKM) yang diberi kekuasaan atas anggaran. Dalam persidangan terungkap, Nadiem pernah berkata kepada eselon 1 dan 2 Kemendikbud bahwa kata-kata Jurist Tan sama dengan kata-katanya. Jurist Tan terungkap meminta bagian 30% dari penjualan CDM (Chrome Device Management) ke Google. Tiga puluh persen dari Rp621,3 miliar (anggaran CDM) adalah Rp186,4 miliar. Uang itulah yang diduga digunakan untuk membayar gaji tim Wartek. Satu hal lagi yang terpenting: sampai saat ini Jurist Tan buron tanpa sedikit pun sinyal niat baik menyerahkan diri. Silakan Anda nilai sendiri kelakuan macam ini. 3. Tak usah membanding-bandingkan dengan terdakwa lain yang merupakan pejabat Kemendikbud. Tidak ada kasus yang identik. Ibam dituntut berdasarkan Pasal 603 KUHP baru yang merupakan delicta communis — dapat dilakukan oleh siapa saja, tidak harus pejabat. Inti deliknya: memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi (di samping unsur melawan hukum dan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara). Artinya, hasil korupsi tidak harus dinikmati sendiri oleh terdakwa. Ibam diyakini jaksa membuat kajian teknis yang mengacu pada produk tertentu yaitu Chromebook serta mempengaruhi para pejabat kementerian (melalui Wartek) untuk memilih Chromebook. Kerugian negara menurut BPKP Rp2,1 triliun. Apakah itu terbukti atau tidak, kita lihat saja nanti putusan hakim. Yang jelas, jangan menganggap hanya karena Ibam adalah konsultan swasta maka ia tidak mungkin melakukan korupsi yang tuntutannya lebih tinggi dari pejabat teknis. 4. Ibam dituntut membayar ganti kerugian negara Rp16,9 miliar yang dianggap jaksa merupakan hasil korupsi Chromebook. Ibam berkelit bahwa uang itu adalah hasil kepemilikan saham pendiri Bukalapak (BUKA), yang ia buktikan dengan pembayaran founders tax sebesar Rp84 juta (0,5%). Dari sini bisa dihitung: jika 0,5% = Rp84 juta, maka 100% atau nilai total saham Ibam di Bukalapak adalah sekitar Rp16,8 miliar — nyaris persis angka yang dituntut jaksa. Pembayaran ganti kerugian adalah pidana tambahan; dihukum tidak membayarnya bukan berarti seseorang tidak terbukti bersalah. Lagi-lagi, kita lihat saja nanti putusan hakim soal itu.














I made a tweet about Refused Classification in Indonesia Game Rating System and Indonesian players had reported "RC" or "not fit for distribution" rating is on Steam as well. Games Affected so far: Persona 5 Baldur's Gate 3 GTA V Metaphor ReFantazio



@pangeransiahaan And for a speedy player, he was relatively injury-free. Yoga.




jelang lebaran gini belum ada berita jari putus kena petasan tuh kemajuan atau emang belum lewat timeline aja?

Harus diusut tuntas...

Belum ada setahun, Almaz Fried Chicken di tempat gw kok ga serame pas buka ya? Dulu antri, beberapa menu harus nunggu. Bulan puasa ini kirain bakal rame lagi, tapi beberapa kali gw lewat kayak kurang rame. Gimana dengan Almaaz di tempat kamu?




















