
WAVE TO EARTH WORLD TOUR ???!
안녕
17.3K posts

@svrhld
ga update bacaan soalnya lagi gila sm cowo gepeng

WAVE TO EARTH WORLD TOUR ???!

wait until you see this. segampang itu dulu dia ngerendahin perempuan dan seenteng itu ngomong mau menghamili mereka. dan itu semua (serta dosa-dosa dia yg lain) 'dihapus' begitu aja dengan penulis yg memberi background menyedihkan dan bangun branding 'suami idaman' ke lelaki ini

“rakyat di desa nggak pake dolar kok!” 🗣️ he got a whole giant fancy ass private library in his fuccking mansion just to talk like THIS wkwkwk tamatlah sudah alkisah kami 🥴

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"

Kakatua gilaaaaaa. Kakatua my love 🤗 Cakep banget cover Kubah Kaca dari terjemahan The Bell Jar karya Sylvia Plath. Segera beli.

Pernah masuk toko buku terus iseng nanya, “Bang urutan seri Bumi Tere Liye apa aja?” atau “Dee selain Supernova punya semesta apa lagi? Dan lucunya, beberapa pramuniaganya malah bengong 😭 Ada yang baca blurb belakang, ada yang googling, ada juga yang akhirnya saya yang jelasin. Kadang saya mikir, kasihan juga industri buku di Indonesia. Campaign literasi di mana-mana, tapi orang paling depan yang ketemu pembaca langsung malah sering gak dikasih ruang buat kenal sama bukunya sendiri. Karena yang penting sekarang display rapi, promo jalan, target aman, membership naik, stok muter cepat. Buku akhirnya diperlakukan kayak barang retail biasa, cuma bedanya ini dibungkus kertas dan ada nama penulis di cover. Padahal bookstore should feel more than transactional. Harusnya ada obrolan, rekomendasi, dan rasa “orang sini ngerti buku.” Kalau enggak, toko buku lama-lama cuma jadi minimarket yang jual bacaan. Literasi tinggal jargon marketing, bukan kultur.

