🌈sehabis🌧️ retweetledi
🌈sehabis🌧️
17.5K posts

🌈sehabis🌧️
@sweethurt_99
🌧️ pluviophile 🌧️ nick gw -pelangi sehabis hujan- bukan berati gw kaum lgbt ya nyet 😡
Bandung, Indonesia Katılım Aralık 2017
281 Takip Edilen268 Takipçiler
🌈sehabis🌧️ retweetledi

@ti_ar @AdamPrabata Kamu bisa buktiin ga kalau ibu melahirkan minta SC karna keinginan dokter?
Indonesia

@AdamPrabata Pertanyaannya kenapa dokter suka melakukan tindakan SC dok? Karen lebih sering SC..
Indonesia

Semua ibu yang melahirkan, baik normal maupun SC, sama-sama hebat.
Hal yang terpenting adalah keselamatan dan kesehatan ibu dan bayi.
Untuk kalian yang sedang hamil, diskusikan dengan bidan/dokter kandungan untuk pilihan terbaik sesuai kondisi kalian masing-masing.
Semoga bermanfaat 🙏
⋆˚✿˖°@nurulrhmaa
Salut sama artis muda yang tetap mengusahakan lahiran pervaginam. Kayak Alyssa Daguise yang masih pengen lahiran normal, padahal banyak yang pilih SC ERACS. Vior juga sempat usaha tapi belum bisa, sementara Steffi Zamora berhasil lahiran normal tanpa robekan🥹
Indonesia

@nurulrhmaa @amsotiredofthis Bloon babi. SC malah resiko lebih tinggi. Banyak baca makanya.
Indonesia

@amsotiredofthis Semua ibu mulia. Aku cuma salut sama yang tetap mengusahakan lahiran normal di zaman sekarang di tengah banyak yang memilih SC tanpa indikasi. Tapi tetap, semua pilihan balik ke kondisi masing-masing 🤍
Indonesia

@MamatSuganTeh @ismailhasan13 @SistersInDanger Kalian ga dapet pointnya. Bertahun², gerbong perempuan itu disitu dengan resiko jadi "bemper" kalau ada tabrakan, gada yg bikin narasi "mengorbankan nyawa perempuan untuk laki²". Giliran diminta dibalik, langsung pada kepanasan.
Baru pada nyadar posisi gerbong itu berbahaya
Indonesia

@ismailhasan13 @SistersInDanger enggak. tapi emang @SistersInDanger goblok aja, problemnya bukan soal ditempatkan dimana, tapi ada system persinyalan dan sistem perlintasan yang harus diatur sedemikian rupa agar cowo atau cewe ngerasa aman pas naik kereta.
Indonesia

Bukannya cowo2 ini merasa paling macho, kuat, hebat, maskulin, suka bully sjw, feminis, dll selama ini? Kok tiba2 jadi takut blingsatan dengan ide tukeran pindah gerbong kereta paling ujung? Cewe2 aja bertahun2 di situ padahal resikonya besar. Cemen lu sekarang? Sok2an pake istilah gender war segala, baru sekarang omongin diskriminasi, dll lu pada.
Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi

Innalillahi... 😭😭
Gerbong perempuan KRL tujuan Cikarang ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek jam 9 malam tadi di Stasiun Bekasi Timur.
Diperkirakan 10 perempuan luka parah karena terjepit (kemungkinan ada 1/lebih meninggal) karena gerbong paling belakang ini ringsek parah & terbelah, bahkan lokomotif/gerbong KAJJ menembus masuk.
Jam sibuk pulang kerja, banyak penumpang, ya Allaahh 😭
Korban...
Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi

@hrdbacot Dulu pernah ada yg ngetwit, dia kerja jadi admin di ekspedisi, ada orang nlp ke tempatnya terus nawarin beli data yg ada di resinya 10k/paket.
Kemungkinan dari situ mereka tau. Ciriin kota pengiriman asal paket aja, kemungkinan adminnya yg nakal
Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi

@fleurderou Ancem aja "oh iya bercanda. Gw izin bikin thread soal candaan lu ke medsos ya biar semua orang bisa ikut ketawa"
Indonesia

@BudiBukanIntel Iya ya, padahal mahasiswa hukum, kenapa ga pada ngumpulin uu yg bisa dipake buat gugat MBG sih?
Malah ngelecehin orang. Nganggur bgt otaknya gw liat
Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi

⚠️ ATTENTION ⚠️
Tolong bantu up thread ini! 👇
Pelaku melakukan kekerasan seksual pada korban, berupa pelecehan & bahkan pemerkosaan pada saat korban sedang sakit & dalam keadaan diopname! 🤬 Biadab!
Mari kita berpihak pada korban & kawal sampai hak atas keadilannya benar-benar terpenuhi ✊
Olivine May✨@olivinemay
Tanpa banyak basi, pelaku adalah Fajri Revandy Putra, alumni FIS S1 Pendidikan Geografi UNJ lulusan 2021 dan saat ini bekerja di Good Doctor serta aktif di komunitas sosial yg berbagi makanan tiap minggu. IG: fajrirevan X: _rrevan
Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi

Denger ya cishet anjing @vincentrcrd kasus pertama gue SMA KELAS 3, dua sahabat gue kena koersi dan NCII. Bayangin MERINDINGNYA gue ke BK, laporan ditolak krn temen gue kena slutshame sekolah, gue ditandain sm pelaku. Lu mau adu apa sm PEREMPUAN DENGAN PENGALAMAN HIDUP kaya gue?
Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi

ada kasus grup KS di ITB yang lebih parah dari grup KS di UI yang viral sekarang,
ampe bikin bokep AI temen-temennya buat dilecehin, tapi kasusnya ga semeledak UI
ale ⭑.ᐟ@alefamart
kalo semua pelaku ks di itb di drop out, udah sepi kali ini kampus
Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi

“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu”
Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang.
Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.”
TIDAK.
Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan:
Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan)
Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi.
Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki.
“Namanya juga laki-laki.”
“Cuma bercanda.”
“Nanti juga ngerti sendiri.”
"Boys will be boys"
Tidak.
Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan.
Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun.
Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh.
Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam.
Dan akan mereka ulang.
Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban.
Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat.
Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.”
Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras"
Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.


Indonesia
🌈sehabis🌧️ retweetledi
🌈sehabis🌧️ retweetledi

@olivinemay Kamu datengin psikolog/ psikiater buat minta diagnosa akibat trauma yg kamu alami ka, kalau kamu pernah konsul malah lebih bagus. Itu bisa jadi bukti pengantar buat bikin laporan kepolisian. Maaf aku ga berani baca seluruh twitmu karna ngetrigger aku
Aku harap kamu kuat
Indonesia

















