-

19.7K posts

- banner
-

-

@szabeyl

life is what you make it. ✈

Empire State Of Mind Katılım Eylül 2009
246 Takip Edilen589 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
-
-@szabeyl·
Tertamparrrrr 💥
- tweet media
Indonesia
1
5
3
0
- retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
capek ga sih ketemu orang yang tiba-tiba badmood gajelas, tiba-tiba prengat prengut waktu ketemu ke kita?
gara tweet media
Indonesia
345
6.4K
19.4K
321.3K
-
-@szabeyl·
Buset
English
0
0
0
2
-
-@szabeyl·
Bismillah, Alhamdulillah ala kulli hal.
Indonesia
0
0
0
6
- retweetledi
¥@N'$
¥@N'$@yaniarsim·
World Tour presiden @prabowo Dalam 1,5 thn sudah 50 Negara. Tiap pulang Tantrum 😂😂😂
Indonesia
394
1.8K
4.4K
135.1K
- retweetledi
MANTO
MANTO@KangManto123·
ASTAGAA, MEMALUKAN SEKALI JURI INI..👇👇
Indonesia
1.1K
1.7K
7.6K
294K
- retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Ini adalah komen yang sangat cerdas soal MBG. Kalo cerdas pasti paham Mbg buka lapangan kerja? Nope Hanya menciptakan kontrak kerja, Yg saat mbg dihentikan, di detik itu jg ngk ada pekerjaan Mikiirrr
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
107
8.8K
20.7K
250.6K
- retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Udah pada liat kasus di Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 ini belum? Intinya ada peserta yang udah menjawab pertanyaan dengan benar, namun oleh juri dianggap salah. Pertanyaan kemudian dilempar ke tim lain. Tim lain jawab dengan jawaban yang sama dan dianggap benar. Peserta yang sebelumnya menjawab protes (dengan cara yang cukup elegan) tapi tidak digubris oleh Juri. Bahkan malah disalahkan oldh juri lain. Gimana menurut kalian?
SobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet media
Indonesia
2.6K
13.5K
47.3K
4.6M
- retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan. Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura. Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN. Naik Singapore Airlines. Penerbangan komersial biasa. Turun dari garbarata seperti penumpang biasa. Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal. Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan. Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung dan segala kebutuhan rombongan. Konteksnya yang membuat ini makin menohok: Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia. Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun. Jadi analoginya begini: ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya. Terus ada acara arisan di kompleks. Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer. Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer. Itu bukan gaya hidup orang kaya. Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya. Dan bedanya sangat jauh. Yang paling ironis: Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan. Masih banyak bagian yang diimpor. Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia. Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun. Dan yang paling menyakitkan: Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya. Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi. Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial, sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan. Kesederhanaan bukan tanda kelemahan. Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial. Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan. Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri. Bangsa yang benar-benar besar tidak perlu selalu terlihat besar. Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
1.1K
6.2K
12.7K
494.3K
- retweetledi
piee
piee@noopiieeeeee·
Presiden yang nyaris 30% hari-hari jabatannya dia habiskan di negeri orang. Pulang tanpa hasil, lalu teriak; "hai antek-antek asing", padahal dia yg paling demen sama asing. Menebar senyum dinegeri orang, menebar ancaman dan ketakutan di Negara sendiri. Membanggakan mobil buatan sendiri dinegara orang tetapi mengimpor ratusan ribu mobil buatan negeri orang (India) ke negera yang di pimpinnya. Mengaum saat jadi capres mengeong saat jadi Presiden. Dia ingin menjadi Presiden untuk menyelesaikan berbagai masalah tapi ternyata dia adalah masalah terbesar bangsa ini... pemimpin konaha...
piee tweet media
Indonesia
509
7.9K
17.6K
450.4K
- retweetledi
𝐂𝐚𝐤 𝐃𝐞𝐞𝐩🚴‍♂️
Anda benar pak, kita pikir2 orang kayak kita ini bayar pajak kendaraan, pajak PBB, pajak bila makan di resto, pajak cukai rokok, masak masih kurang? kemudian uang dibuat bancaan, lak jancokan kan iku. Andi F. Noya menyuarakan isi hatinya. Ia marah dengan Pemerintah. Sebab, pemerintah tidak mencarikan pekerjaan untuknya, namun ketika sudah dapat kerja, tiba-tiba pajaknya begitu besar. Dan, apesnya lagi, pajak dari keringat rakyat ini banyak yang dikorupsi.
𝐂𝐚𝐤 𝐃𝐞𝐞𝐩🚴‍♂️ tweet media
Indonesia
254
7.3K
18.7K
681.4K