Indonesia ini miskin keteladanan. Banyak pemimpin, pengayom, pendidik, yang seharusnya memberikan contoh baik, malah merendahkan manusia lain. Dan ini bukan saja dibela, dinormalisasi oleh para pendukungnya. Tapi dirayakan. (Masih jijik mual banget tiap liat bapak itu ketawa ngakak liat orang di sebelahnya goblok-goblokin orang nyari rejeki). Terus mereka pada bilang, gaya guyonannya memang begitu. Gila sih kalau manusia kayak gini masih dapat tempat terhormat di negeri ini.
@pandji@gm_gm Duh iya lagi, semua selalu dikaitin baper karena kalah lah, anak abah, dulu pilih jkw. Ini orang orang mau berjuang bukan buat perorangan 😴
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?
kalo gaji 10 juta per bulan
dipotong tapera 3% = 300 ribu/bulan
1 tahun = 3,6 juta.
100 tahun menabung akhirnya bisa deh dapet rumah yang harganya 360 juta.
ngitungnya gitu gak sih?
Di bawah adu komentar persoalan boycot. Ah level boycotnya gak perlu ribut, yg diributin kalo ada yg mikir tindakan Israel itu perang, bingung perang sama siapa? bayi? Hamasnya lah yg diserang kok bayi2 digempur jg. Payah
Lagi gak paham sama situasi skrng, sesama lembaga hukum lagi incer inceran, kejaksaan- brimob, program kampanye direvisi begini begitu karema ternyta gak sesuai, presiden kebanyak kaget, kok bingung , kok bisa sama program program kerja dari kementerian yg dia pimpin sendiri
@Miduk17 Setuju, dengan hormat dari pemilihan kata , gesture memang tidak bisa dibohongi khutbah kali ini cukup merendahkan. Permintaan maafnya sudah diterima, tapi apa yg diutarakan karena beliau sangat tidak paham kenapa zakat di Islam 2.5%. Bukan karena kami miskin
Saya perhatikan kotbah ini berulang kali, memang ada kata2 dan narasi yg tidak perlu dari Pdt Gilbert
Beberapa narasi itu berkesan merendahkan umat lain termasuk dengan gestur tubuhnya seperti "tapi kalo 2 setengah, setengah mati (sambil mempraktekkan ibadah sholat) dan "heh lu 2 setengah persen"
Apapun yang terjadi, silahkan dipertanggungjawabkan pak Pendeta. Sekaligus menjadi evaluasi bagi semua oknum pendeta2 yg menghamba pada uang
Loh loh loh, di saat Dirty Vote dianggap black campaign karena tayang di minggu tenang, eh pak Prabowo hari ini ada di Close the Door. Iki piye sih lur 😭
Imam Syafi'i pernah berkata:
Saat kamu menyampaikan kebenaran, maka kamu akan menemukan dua reaksi yang berbeda
Orang cerdas akan merenung, orang bodoh akan tersinggung