Besok Presiden dijadwalkan pidato di DPR. Apa yang teman-teman harapkan dari isi pidato itu? Kalau saya berharap poin2 utamanya bisa membangkitkan kepercayaan thdp pengelolaan ekonomi RI, termasuk fiskal dan moneter🤷♀️ #SelasaRasaidntimes.com/news/indonesia…
@KompasTV Minta Purbaya komentari data2 sbb:
UTANG BARU yg dibuat Pemerintahan Prabowo sejak menjabat Oktober thn lalu sampai Maret 2026 =
Rp1.360 T.
Bandingkan dgn:
• Utang Bersih 10 thn Pemerintahan SBY
= Rp1.308 T.
• Utang Bersih 10 thn Pemerintahan Jokowi
= Rp5.800 - 6.000 T.
Ribuan petani dari berbagai pelosok daerah hadir ke Jakarta mendemo Feri Amsari yg katanya swasembada pangan yg diklaim pemerintah tdk didukung data riil..
Mudah2an demo itu bener adanya dilakukan petani, bukan hanya mengatasnamakan petani..
Soalnya, sejak era Mulyono, demo berbayar di Jakarta memang jadi tren..!
Seskab Teddy: "Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi, banyak sekali pengamat. Ada pengamat beras, tapi dia background-nya bukan di situ. Ada pengamat militer, ada pengamat luar negeri. Dan pengamat-pengamat itu, datanya tidak sesuai fakta. Datanya keliru,”
Mereka sebar hasutan MBG proyek korupsi kroni2 Presiden @prabowo
Fitnah terbantahkan, umkm yg dulu bangkrut kini bangkit sejak jadi pemasok DAPUR MBG
MBG bekal rakyat mandiri, pemutus rantai kemiskinan, rakyat berpenghasilan
Hasilnya dibelanjakan lagi, ekonomi berputar masif
Dari Singapura saya ikut mengamati gejolak pasar global, utamanya harga minyak, gas dan BBM. Meskipun harga energi masih sangat fluktuatif, tetapi dampak buruknya sudah dirasakan oleh semua negara. Termasuk Indonesia.
Banyak negara, termasuk yang ada di Asia, telah melakukan langkah-langkah nyata untuk menyelamatkan ekonominya. Caranya berbeda-beda, tetapi saya pandang masuk akal. Hari ini, 25 Maret 2026 saya juga menyimak kebijakan pemerintah Filipina dan Korea Selatan yang disampaikan oleh para presidennya.
Untuk Indonesia, kita tak perlu panik. Meskipun, langkah-langkah kita tidak boleh terlambat dan tidak tepat.
Waktu memimpin Indonesia dulu saya mengalami krisis yang sama. Meroketnya harga minyak terjadi pada tahun 2004-2005, kemudian tahun 2008 dan yang terakhir tahun 2013. Harga minyak yang meroket sangat memberikan tekanan pada ekonomi kita. Fiskal dan defisit APBN melebar, inflasi atau stabilitas harga terguncang dan dampak terhadap kaum tak mampu sangat terasa. Meskipun pahit dan tidak mudah, kita pilih kombinasi kebijakan yaitu penambahan subsidi dan penaikan harga BBM. Pemerintah juga melakukan kampanye penghematan energi besar-besaran.
Ketika saya putuskan dan ambil langkah-langkah seperti itu, gelombang pro dan kontranya tinggi sekali. Parlemen gaduh dan unjuk rasa tak terhindarkan. Tapi, akhirnya, ekonomi kita selamat dan masyarakat tidak mampu dapat kita lindungi melalui program BLT.
Saya memantau pemerintahan Presiden Prabowo juga telah mempersiapkan kebijakan dan langkah-langkah yang diperlukan. Saya dukung gerakan penghematan energi untuk mengurangi angka defisit anggaran. Untuk menyelamatkan APBN 2026 pada khususnya dan perekonomian Indonesia pada umumnya, beberapa opsi dapat dipilih oleh pemerintah. Yang penting ekonomi kita selamat ~ termasuk terjaganya pertumbuhan (growth), terkelolanya inflasi (stabilitas harga) dan tercegahnya PHK besar-besaran (job security). Dan yang sangat penting adalah tetap terlindunginya saudara-saudara kita kaum tak mampu yang pasti hidup mereka makin sulit. *SBY*
Diejek sbg “Tembok Ratapan”, tapi realitanya beda jauh.
Momen Lebaran Idul Fitri, warga justru berbondong-bondong datang ke rumah Presiden ke 7 @jokowi utk bersilaturahmi.
Ini yg sering tidak mereka pahami:
di X bisa dibully, dicaci, dilabeli sesuka hati.
Tapi di dunia nyata?
rakyat tetap datang, tetap hormat.
Narasi boleh keras di timeline.
Tapi penerimaan rakyat tidak bisa dipalsukan.
"Jadi dari Pak Presiden Prabowo memberikan apresiasi, bahwa saya membangun dapur yang bagus. Jujur saja kami belum balik modal sampai sekarang. Lalu uang itu, bukan Rp6 juta dikali 30 hari, tapi dikalikan 24 hari," kata Hendrik Irawan.
Via @detikjabar_detik.com/jabar/berita/d…
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana mengefisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi frekuensi penyaluran dari 6 hari menjadi 5 hari sepekan. Langkah ini diprediksi menghemat anggaran sebesar Rp 40 triliun per tahun.
Baca di sini: money.kompas.com/read/2026/03/2…
~TR #RencanaEfesiensiMBG#BGN