tera🪷
173 posts


Laki-laki Indonesia, bahkan yang progresif sekalipun rentan terjebak dengan penyamarataan suatu kondisi: tit for tat. Jika laki-laki melakukan A, maka perempuan melakukan A juga melakukan A. Pada akhirnya, mereka mengabaikan masalah sistemik yang sudah mengakar ribuan tahun, yakni patriarki dan penjajahan tubuh perempuan oleh mata laki-laki. Terlalu dangkal kalau hanya sekadar direduksi menjadi "bayangin kalo kejadiannya dibalik"... Pelecehan perempuan terhadap laki-laki itu adalah kesalahan individual, sementara pelecehan laki-laki terhadap perempuan itu sistemik (bandingkan jumlah komentar di Instagram Jefri Nichol dengan kasus catcalling di seluruh penjuru negeri)... Indonesia sepertinya akan lebih maju jika banyak orang lebih memahami apa itu relasi kuasa...










