Tharra Sabbih

5.9K posts

Tharra Sabbih banner
Tharra Sabbih

Tharra Sabbih

@tharrasabbih

فمن كان مع الله فلن يضره ضعفه

Katılım Kasım 2009
561 Takip Edilen654 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Tharra Sabbih
Tharra Sabbih@tharrasabbih·
pagi tadi berangkat kerja dapet driver gojek yang lg nyari kerja. nyari rolenya apa? yup programmer junior/pemula. dalem hati gue, "keren bangeett ni masnya, nunggu job sambil ngojek". gue iseng lah foto tulisannya, siapatau bs bantu share. pas mo turun ngobrol bntr, ternyata..
Tharra Sabbih tweet media
Indonesia
157
9.5K
50.6K
2.5M
Tharra Sabbih retweetledi
Allah Islam Quran
Allah Islam Quran@AllahGreatQuran·
🤲🏻
Allah Islam Quran tweet media
QME
154
2.8K
13.1K
135.3K
Tharra Sabbih retweetledi
ega
ega@fluoxetan·
pujian setinggi-tingginya kepada Allah atas segala kebaikan dalam hidupku, atas nikmat yang datang dalam bentuk yang kupahami maupun yang belum kupahami. terima kasih telah memilih hamba jadi hamba-Mu
Indonesia
21
11.5K
36.9K
405.6K
Tharra Sabbih retweetledi
T
T@t8hid·
Allah can literally flip your whole life in a moment. What felt stuck for years can shift overnight when He says it's time.
English
22
1.8K
10.8K
136.5K
Tharra Sabbih retweetledi
Reem
Reem@TweetyGazelle·
The purpose of marriage is to find comfort in each other in this messed up world. The purpose of marriage is to complete one’s deen, get closer to Allah and build a team for Jannah. Please don’t reduce the worth of your wife only to cooking and cleaning for you.
Kalebrimba@Kalebrimba

Why am I at my big age still ironing my clothes and making my own breakfast??? In’Shaa’allah it’ll all change this year or maybe next or the year after?!😭😭😭

English
28
3K
10.4K
250.3K
Tharra Sabbih retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Telah nyata kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia. (QS 30:41) Catatan reflektif tentang bencana… Rangkaian badai, tanah longsor, banjir bandang, gunung meletus, hingga satwa yang kelaparan belakangan ini jangan hanya kita pandang sebagai musibah alam, tetapi wajib dipandang sebagai cermin diri. Badai, hujan lebat, gunung meletus, adalah peristiwa alam yang telah berlangsung jutaan tahun. Namun, kita memperparah dan mengubahnya menjadi bencana ketika kita memperlakukan alam tanpa etika. Tata ruang dilanggar, hutan ditebang habis, pesisir dicemari, habitat satwa dihancurkan. Ingat kan di masa kampanye lalu kita pernah sama-sama membahas tentang pentingnya tobat ekologis, yaitu mengakui dosa kolektif kita pada bumi, lalu mengubah cara kita hidup dan cara negara mengelola kuasa? Kita perlu mengakui bahwa kerusakan ini adalah hasil pilihan kolektif, mulai dari kebijakan yang lemah, mengabaikan analisis risiko, pengawasan yang longgar, serta ketidakpedulian ketika aturan dilanggar demi keuntungan jangka pendek yang hanya dinikmati sebagian orang. Hari ini kita harus jujur bahwa kita terpaksa hidup berdampingan dengan bencana. Terlalu sulit untuk mencegah semuanya. Iklim sudah berubah, bentang alam sudah banyak dilukai. Namun, kita masih bisa mengurangi risikonya, sembari terus berusaha memperbaiki kerusakan alam. Caranya, dengan tata kelola yang transparan, penegakan hukum yang tegas, gaya hidup yang lebih ramah bumi, keberanian berkata “tidak” pada proyek yang merusak, serta mendidik dan membiasakan mitigasi bencana secara serius bagi seluruh masyarakat. Ini mungkin unpopular opinion: bumi tidak peduli pada kita, dan bumi tidak butuh kita peduli padanya. Bumi akan terus berputar, dengan atau tanpa manusia. Yang sedang terancam punah bukanlah planetnya, tapi keberlangsungan hidup kita sendiri. Maka kitalah yang butuh peduli pada bumi. Tobat ekologis, sebuah pengingat dari Paus Fransiskus, adalah upaya yang harus kita jalankan untuk mengembalikan batas. Batas serakah, batas abai, batas melanggar aturan. Demi bumi yang lebih layak dihuni untuk anak dan cucu kita semua. •••
Anies Rasyid Baswedan tweet media
Indonesia
328
20.1K
43.1K
1.3M
Tharra Sabbih retweetledi
Madina Arifah
Madina Arifah@madinaarifahh·
*Orang tua curhat tentang masalah keluarga* Me back then: “sedih banget… kok bisa begitu….” Me now: “setidaknya ada 3 permasalahan sistemik-”
Indonesia
82
5.7K
33.9K
943.1K
Tharra Sabbih
Tharra Sabbih@tharrasabbih·
1 done, 2 more to go bismillah 🫩🫩🫩🫩 (lelakh)
Indonesia
0
0
0
111
Tharra Sabbih retweetledi
Nithya Shri
Nithya Shri@Nithya_Shrii·
Psychology says: The calmer you become, the more you see through people’s intentions.
English
148
2.7K
18.5K
356.2K
Tharra Sabbih retweetledi
Rumi
Rumi@rumilyrics·
Respect your decision to grow. Never go back to people, habits, and situations that made you miserable.
English
106
2K
10.5K
235.8K