
Curhatan Anak Kantor
1.4K posts

Curhatan Anak Kantor
@thisucksdaily
Berbagi Keresahan di dunia kerja, pejuang green line garis keras




Hari ini payday di kantor baru. Tapi kok gue gak happy ya. Setiap mau berangkat kerja tu rasanya anxiety, takut. Padahal di kantor gak kenapa- apa, orang-orangnya pun baik, load kerjaan gak banyak, gak ada yang toxic. Tapi kok selalu ngerasa gak nyaman. Apa karena lingkungannya?

Ada cerita soal seorang teman yang resign bulan lalu. Di exit interview dia curhat habis-habisan. Manajemen berantakan, gaji tidak kompetitif, tidak pernah dihargai. HR mencatat semua. Bos mengingat semua. Tiga bulan kemudian dia butuh referensi untuk melamar kerja baru. Nomornya tidak diangkat. Dan itu yang bikin gua mikir lama. Bukan soal siapa yang salah. Tapi soal betapa mahalnya harga sebuah "kejujuran di waktu yang salah." Yang bikin gua sadar, industri itu lebih kecil dari yang kita kira. Orang-orang muter di circle yang sama. Bos hari ini bisa jadi klien lima tahun lagi. Atau partner. Atau justru orang yang pegang nasib karir kita tanpa kita sadari. Dan orang hanya mengingat dua hal dari seseorang yang resign. Apa yang dia bilang waktu pergi, dan apakah dia ninggalin situasi lebih baik atau lebih kacau dari sebelumnya. Kalau kamu lagi di titik ingin resign, gua paham banget rasanya pengen ngomong semua yang selama ini ditahan. Tapi coba tahan sebentar. Pergi dengan kepala dingin itu bukan berarti kamu lemah atau munafik. Itu justru tanda kamu cukup dewasa untuk tahu bahwa karir itu marathon, bukan sprint. Cara keluar kamu adalah kesan terakhir yang kamu tinggalkan. Dan kesan terakhir itu bertahan jauh lebih lama dari apapun yang pernah kamu kerjakan di sana. Kamu sendiri pernah resign? Pergi dengan lega atau pergi dengan nyesel karena udah terlanjur ngomong banyak?

Gue ngerti banget. Dulu tiap pindah kantor yang ‘bagus’ malah anxiety lebih parah. Ternyata otak kita udah terlalu terbiasa sama drama & pressure. Sekarang yang tenang malah terasa aneh, kayak nunggu bom meledak yang gak pernah dateng. Ini bener-bener sindrom anak kantor yang udah trauma sama lingkungan kerja 😂 Lu udah berapa bulan di kantor baru nih?


Banyak mutualan verified untuk apa kalau tidak pernah interaksi??



Sebenernya kita bukan takut kerja. Tapi Yang bikin capek itu pura-pura baik-baik aja demi gaji tiap tanggal muda. Karena di umur sekarang ini resign pun butuh uang dan kalopun bertahan butuh kewarasan. Apakah semua di tempat kerja kaya gini ya ?? Apa masih ada perusahaan yang green flag ?? Apakah kita merasakan hal yang sama ?


ya Allah anak baru di kantor w resign:)) ya Allah kekmana ya iniii, maksudnua gue gimanaaaa😭😭😭😭





