
Did🍉
36.5K posts









Apa beda "ga United ga makan" dengan "ga Arsenal ga makan"? Menurut kami, "Ga United ga makan" karena fansnya memang sebanyak itu, jadi yg "baca" beneran fans klub tsb sehingga trafik bisa ngalir terus buat siapapun yang bahas. Alias memang dari sananya sudah evergreen. Kalau "ga Arsenal ga makan", karena kebetulan baru belakangan ini ramenya dan saat Arsenal mulai linglung, menurut kami lebih karena banyak fans klub lain yang ikut nimbrung bersuka cita menyaksikan Arsenal terancam nirgelar wkwkkw 😭😭😭 Kenapa bersuka cita? Tentu karena sebagian fansnya agak jemawa dan sering merendahkan tim lain saat Arsenal lagi agak jago. Inget banget gimana komentar2 di medsos sebelum Arsenal ketemu Bayern tahun lalu, songong banget gan, meski emang menang sih pada akhirnya 👍🏼👍🏼👍🏼 Ini cocoklogi aja sih dan tentu ga bisa dijadikan acuan sahih, tapi coba cek Google Trends sebagai sedikit bukti kalau topik "Arsenal" baru belakangan ini menanjaknya, saat kebetulan Arsenal ga sejago awal sampai pertengahan musim. Kalau cek tool Ahrefs pun, data historis keyword "Arsenal" dan turunannya juga alami pelonjakan search volume pada dua bulan terakhir, dari 900an ribu jadi 1,2 jutaan hanya untuk hasil pencarian Google di Indonesia 😬😬😬 Uniknya, tahun lalu spike volume pencarian topik Arsenal juga terjadi di momen genting, tepatnya pada Mei 2025 (tembus 2 juta!) saat Arsenal tersingkir dari Liga Champions oleh PSG dan dipastikan kalah dari Liverpool dalam persaingan gelar juara Liga Inggris. Jadi, apakah cukup akurat untuk menyebut Arsenal jadi topik perbincangan karena banyak fans tim lain yang bersuka cita--bukan karena fansnya yang memang rame dari segi volume? 🤔🤔🤔










GOOOLLLL ALVAREEZZZ! 90+8’ yah gagal clean sheet :( FT: ATM 1-11 Arsenal. Alvarez 1’ (OG) Raya 22’ Raya 23’ Stuivenberg 37’ Raya 45+2’ (P) Jover 46’ Gunnersaurus 51’ MacFarlane 55’ Martinelli 64’ Oblak 84’ (OG) Oblak 88’ (OG) Alvarez 90+8’ The Gunners mengamuk di UCL 😡🔥








🔙🇵🇱 Egy Maulana Vikri, first Indonesian in the Ekstraklasa with Lechia Gdańsk: • Lechia Gdańsk — 11 apps, 0 goals • Lechia Gdańsk II — 23 apps, 17 goals 🏆 1x Polish Cup 🏆 1x Polish Super Cup One of Indonesia’s most successful homegrown players in Europe ✨













