Sabitlenmiş Tweet
︎ ︎ ︎︎ 𝑮𝑹𝑬𝒀 𝑭͟𝑶͟𝑿. ︎ ︎︎ ︎ ︎︎
19.9K posts

︎ ︎ ︎︎ 𝑮𝑹𝑬𝒀 𝑭͟𝑶͟𝑿. ︎ ︎︎ ︎ ︎︎
@tranquilmiya
https://t.co/DwlQsLjoiZ He has one sole home; 𝐭𝐡𝐞 𝐬𝐡𝐫𝐢𝐧𝐞 and its' habitants. FOLKLORIST. pfp © Pilooo_3
︎#HaikyōFams , non-dating Katılım Temmuz 2020
644 Takip Edilen702 Takipçiler

@2DRP_AU W.N: Heya, if you don't mind interacting with kitsune!AU Osamu around, let's be mutuals later on.
For a suggestion, may I suggest a member of Inarizaki team s̶o̶ I̶ c̶a̶n̶ t̶e̶a̶s̶e̶ '̶e̶m̶ to interact with? Thanks a lot.
GIF
Español

@HEIICOU "Ada baiknya kau tidak bicara sembarangan, 𝘱𝘢𝘬 𝘵𝘶𝘢." Satu tangan dengan cakar tajam terangkat, diikuti dengan sulutan api pada kelima ujung kukunya. Netra kelabu menatap tajam sebelum ia melangkah turun dari pohon. "Tidak baik bermain dengan 𝗮𝗽𝗶."
Indonesia

@tranquilmiya Kelopak mata menyipit, menimbang makna di balik tiap suku kata yang terdengar nyaris sakral itu. “Kitsune?” gumamnya, seakan mencicipi nama itu untuk pertama kali. “Kalau begitu, aku rasa tak perlu kupertanyakan mengapa hawa sekelilingmu seperti dipagari kekuatan purba.”
Indonesia

@HEIICOU Kelihatannya si lawan bicara tak tahu ia berhadapan dengan makhluk apa. Sembilan ekor berwarna senada dengan helai rambutnya mengayun, pupil mendadak menajam. "Siluman, utusan dewa, 𝘬𝘪𝘵𝘴𝘶𝘯𝘦," ucapnya lugas. "Kaummu menyematkan banyak nama pada jenisku."
Indonesia

@tranquilmiya Ia pun berdiri di bawah, membiarkan bayangan pepohonan merambat di wajahnya. Matanya terangkat perlahan menatapmu, seolah mengukur jarak, bukan sekadar raga, melainkan kehendak. Suasana hening sejenak, sebelum suaranya pecah dalam nada bariton yang tak tergesa. “Kau itu... Apa?”
Indonesia

@HEIICOU 𝘊𝘪𝘩, 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘪. Setelah membuka mata, Osamu memilih untuk melompat. Di detik ia mendarat pada salah satu cabang pohon, dentingan lonceng dapat terdengar, bersamaan dengan perubahan wujud dari rubah menjadi manusia. "Apa yang kau inginkan?"
GIF
Indonesia

@tranquilmiya Menatap sosokmu dengan sorot mata tajam. “Bangun. Jangan pura-pura tidur.” Suaranya dingin, tanpa toleransi. Perintah itu jelas— tidak untuk dipertanyakan, hanya untuk dipatuhi.
Indonesia

@mischiefmiya An invisible, irritated mark makes itself prominent on his temple before he closes in on him. "Yer uglier!"
English

@mischiefmiya "What?! What 's it, ya twat?!" He asks, unfortunately understanding what the blonde-haired twin wanted to say.
English

@mischiefmiya Turning around, he spots his twin. "Ya better swallow that first before ya talk. I ain't takin' responsibilities if ya choke."
English

@mischiefmiya "So yer admittin' that yer filthy?" The smug smile remains, his tails sway in a deliberately slow pace as his grey eyes narrow at the older Miya.
English

@mischiefmiya "Ha?" He raises an eyebrow. "'S not like yer gettin' sum lice in ta ya." Then a smug smile blooms in visage. "Are ya scared?"
English

@mischiefmiya "Why don'tcha jus' dipped a fireball inside a lake. There, ya have a handmade onsen." Isn't that easy to do?
English

@mischiefmiya "Jus' take a bath in a nearby river or lake, won't 'cha?" He crosses his arms.
English
︎ ︎ ︎︎ 𝑮𝑹𝑬𝒀 𝑭͟𝑶͟𝑿. ︎ ︎︎ ︎ ︎︎ retweetledi

A big puzzle, with many pieces of it missing and can't be found easily. "We can try 'n trail down the negative energy, so ya know." He starts off, turning to face @shogyohibari. "We can see who caused it, or at least narrow down sum' suspects. How's that sound ta ya?"
English

× The unsightly form of the corpse makes him reel in disgust. A part of his mind is thinking how unfortunate whoever they find, his body torn apart. Another one wonders, who might be the perpetrator of such brutal act. "Have ya figured who's the culprit?"
@shogyohibari
English




