wahyu bambang triatmodjo

42 posts

wahyu bambang triatmodjo banner
wahyu bambang triatmodjo

wahyu bambang triatmodjo

@triatmodjo98

Katılım Şubat 2026
9 Takip Edilen0 Takipçiler
Smartfrencare
Smartfrencare@smartfrencare·
@triatmodjo98 Hi teman SMARTFREN, jangan khawatir minfren siap buat bantu supaya jaringannya lancar lagi. Yuk bisa konfirmasi ke DM biar dibantu carikan solusi yg tepat. Terima kasih-Via
Indonesia
1
0
0
167
Smartfrencare
Smartfrencare@smartfrencare·
@wan_ku2 Maaf atas ketidaknyamannya ya Teman SMARTFREN :( Agar minfren cek detailnya yuk infoin : 1. nomor SMARTFREN 2. Tipe perangkatnya ke DM Smartfrencare kak. minfren tunggu. Terima kasih - Ghaza
Indonesia
1
0
0
333
Smartfrencare
Smartfrencare@smartfrencare·
📶 Lagi panik gara-gara internet tiba-tiba nggak bisa? Tenang… nggak semua yang stuck itu harus diganti, kadang cuma butuh di-reset 🤏✨ Coba dulu: 🔄 Restart HP atau aktifin mode pesawat 📡 Nyalain lagi data internet ⚙️ Cek & reset APN kamu
Smartfrencare tweet media
Indonesia
6
0
3
1K
SMARTFREN
SMARTFREN@smartfrenworld·
Yang bener ajee, masa nyari soto? 😫🩷 #SMARTFREN
Indonesia
1
1
4
756
dhemit_is_back
dhemit_is_back@dhemit_is_back·
JAKRTA PALMERAH - Rencana eksekusi 12 rumah dinas TNI di Komplek Hankam, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat terpaksa ditunda. Sebab, eksekusi yang rencananya dilakukan pada Kamis (16/4/2026) ditolak keras oleh warga yang telah menempati rumah tersebut sejak puluhan tahun. Menurut Auliasa Ariawan selaku perwakilan warga, penundaan eksekusi menjadi poin yang disepakati dalam negosiasi antara warga dan pihak Mabes TNI. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam, kedua pihak menyepakati bahwa warga diberikan waktu hingga 30 April 2026 untuk mengosongkan rumah secara mandiri. “Kami sudah bernegosiasi dengan Mabes TNI dan disepakati diberikan waktu sampai 30 April 2026. Kalau sampai tanggal itu belum dikosongkan, maka akan dilakukan pengosongan paksa,” ujar Auliasa kepada wartawan di lokasi. Meski kesepakatan tercapai, Auliasa menegaskan keputusan tersebut diambil dalam kondisi terpaksa demi menghindari potensi konflik di lapangan. “Suara warga itu bulat tapi lonjong, ada yang setuju dan tidak. Tapi demi keselamatan dan keamanan, kami memilih menerima hasil negosiasi ini,” katanya. Masih Tunggu Kasasi Di sisi lain, warga masih menggantungkan harapan pada proses hukum yang sedang berjalan. Mereka telah mengajukan kasasi sejak Oktober 2025 dan menunggu hasil dari Mahkamah Agung. “Kalau dalam waktu itu kasasi kami dikabulkan, maka TNI tidak bisa melakukan eksekusi,” jelasnya. Namun, hingga kini belum ada kejelasan terkait nomor registrasi perkara kasasi tersebut. Selain itu, warga juga mengungkapkan tidak adanya kompensasi dari pihak TNI, baik berupa uang kerohiman maupun relokasi. Permintaan untuk skema pengalihan kepada prajurit aktif juga ditolak. “Tidak ada kompensasi. Permohonan kami untuk over juga ditolak karena sudah ada surat peringatan pengosongan,” ungkap Auliasa. Ditempati Puluhan Tahun Auliasa menambahkan, rumah-rumah tersebut telah ditempati dalam waktu yang sangat lama, bahkan sejak tahun 1969. jakarta.tribunnews.com/jakarta/433646…
Indonesia
645
557
4.4K
806.4K
perumahan elite
perumahan elite@prumahanelite·
cerita Malin Kundang kalau terjadi di zaman sekarang😂😭 doi kok bisa kepikiran sih? mana semua trend disebutin lagi
Indonesia
30
406
2.1K
149.2K
b3'doel
b3'doel@B3doel___·
Faktor apa kira kira yang membuat Rumah Tangga Menjadi Seperti ini 🥹🙏🏻 … BEKASI - Sebuah kejadian memilukan terjadi di Bintara 8, Bekasi Barat. Seorang suami harus menelan kenyataan pahit saat pulang bekerja. Bukannya sambutan hangat dari istri tercinta, ia justru mendapati rumah yang sepi dan lemari yang kosong melompong. Sang istri dikabarkan pergi meninggalkan suami dan ketiga buah hatinya yang masih kecil—yang paling besar baru duduk di kelas 1 SD, dan si bungsu masih berusia 2 tahun yang sangat membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Padahal, pagi harinya semua tampak normal. Komunikasi via WhatsApp siang itu pun masih baik-baik saja. Namun, sepucuk surat tertinggal sebagai saksi bisu kepergiannya yang mendadak dengan membawa seluruh pakaiannya. Ke mana ia pergi? Apa yang sebenarnya terjadi di balik keputusan ini? 📍 Lokasi Kejadian: Bintara 8, Bekasi Barat.
b3'doel tweet media
Indonesia
239
59
324
88.9K
wahyu bambang triatmodjo
wahyu bambang triatmodjo@triatmodjo98·
@kartiko_yudo @daunsirih5 Maaf, dr penjelasan video dan penjelasan dlm ayat Qur'an tsb, saya ingin bertanya dimana letak Maha Adil nya Alloh SWT ya, jika sang penemu yg telah berbuat manfaat bagi umat tdk bisa masuk neraka? hanya sang penemu bkn org muslim. 🙏🏻 (mohon ma'af atas pertanyaan yg bodoh ini)
Indonesia
1
0
0
70
Budaya Baru U/ Kemajuan
Budaya Baru U/ Kemajuan@kartiko_yudo·
@daunsirih5 Mau sebaik apapun orang non muslim di dunia tetap gak ada manfaatnya di akhirat. Karena amalan mereka seperti debu berterbangan. Itu bentuk pembedaannya ya !
Budaya Baru U/ Kemajuan tweet media
Indonesia
50
11
188
23.1K
BP™
BP™@BangPino__·
Dikit dikit main ancam... Ngeri kali... 🤔🤔🤔
Indonesia
58
572
2.2K
37.3K
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Nyadar kalo "UANG RAKYAT". Rakyat pun berhak tahu sebaik mana program-program pemerintah... tapi ketika di kritik, di tunjukan video makanan berbelatung dan banyak siswa teracuni..eee...ngk terima, malah buzernya menyerang pengkritik.... 🤦
Indonesia
60
211
361
9.4K
Opposite6888 🇮🇩
Opposite6888 🇮🇩@Opposite6888·
Wahai rakyat jelantah.. kalian cukup nonton aja ya, ada pejabat ultah yang kebetulan sedang ada di Perancis 😜
Indonesia
2.6K
5.8K
21.5K
6.7M
iii_chromatic
iii_chromatic@blue_berets7·
11-12 sama menteri HAM 😂😂🤣
Indonesia
15
2
23
1.3K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Di-BLACKLIST sama tukang Martabak, gegara review:
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
1.4K
754
10.5K
6M
Diana
Diana@viralviralajah·
@disuarakannya @MiskinTV_ Segampang lu bingung ya jangan beli klo ga suka. emang lu ga suka motor NMAX tapi butuh kendaraan buat kerja trus lu wajib beli motor NMAX? kan engga. logika mu lho tolong dong. klo cenblu biasanya ragebait. lah lu ga cenblu atau emang dasar pola pikirmu yg kena
Indonesia
1
0
4
4.4K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Ditunggu paling lambat nanti malam:
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
669
66
560
54.3K
wahyu bambang triatmodjo
wahyu bambang triatmodjo@triatmodjo98·
@LambeSahamjja Bodo amat lah pokoknya mampus aja lu ah....nih admin yg nulis narasi ini dpt brp rupiah sih ya? (nanya,doang masa gak boleh)
Indonesia
0
0
0
139
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lo pasti pernah scroll video joget viral yang bikin ribut pria gemoy joget-joget di depan backdrop bertuliskan MBG, sambil ngomong dapat Rp6 juta. Langsung dihujat. Dituding pamer. Dibilang korupsi. Sampai dapurnya disuspen. Dan 150 orang kehilangan pekerjaan. Tapi kemarin dia akhirnya speak up. Dan ceritanya lebih kompleks dari yang gue kira. Siapa Om Hendrik? Hendrik Irawan. 19 tahun di industri catering dan home industry pabrik. Punya beberapa perusahaan. Bukan orang baru di dunia makanan dalam skala besar. Ketika program MBG diluncurkan dia tertarik, tapi awalnya ragu. Pernah punya pengalaman kurang baik bermitra dengan pemerintah sebelumnya. Tapi akhirnya dia masuk. Dan dia tidak main-main. Investasi awal untuk satu dapur saja: Rp3,5 miliar. Dapur seluas 1.000 meter persegi, dua sampai tiga gedung. Semua dibangun dulu pakai modal sendiri, sebelum dana operasional dari BGN mengalir. Setelah terverifikasi baru dana operasional masuk. Dan bagian dari itu adalah insentif Rp6 juta per periode yang jadi kontroversi. Soal Rp6 juta yang viral itu ini yang sebenarnya: Bukan gaji. Bukan keuntungan bebas. Itu insentif pengembalian investasi dari pemerintah kepada mitra yang sudah modalin dapur duluan. Karena BGN tidak meng-cover biaya pembangunan dapur mitra yang bangun sendiri, baru pemerintah bayar balik bertahap. Dengan investasi Rp3,5 miliar dan Rp6 juta per periode Om Hendrik bilang sampai sekarang belum balik modal. Apakah ini transparan dari awal ke publik? Tidak. Dan di situ masalahnya. Soal jogetnya: Dia joget bukan baru sekali itu. Sudah 5 bulan sebelumnya pun sering bikin konten joget, tidak pernah viral. Yang bikin viral kali ini backgroundnya ada logo BGN. Satu komentar netizen yang nyinyir soal Rp6 juta — diambil screenshot oknum, ditempel sama video joget jadilah narasi "pamer uang rakyat sambil joget." Padahal konteksnya berbeda total. Tapi ya ini namanya dunia medsos. Konteks kalah cepat dari emosi. Yang bikin miris: Dua dapur Om Hendrik yang baru mau running langsung berhenti sebelum sempat beroperasi. Ada relawan yang sudah menunggu 3 bulan akhirnya belum bisa kerja. 150 karyawan dirumahkan. Anak-anak yang biasa dapat MBG mulai nanya-nanya ke Om Hendrik kapan makanannya ada lagi. Dan anaknya yang 4 tahun ikut-ikutan nanya: Papi boti ya? Papi boti kata orang2 di sekolah karena dengar kata itu terus dari TikTok. Kenapa dapurnya disuspen? Bukan karena joget. Tapi karena ada temuan teknis IPAL (instalasi pengolahan air limbah) belum lengkap dan ada pembenahan yang harus dilakukan di standar dapur. BGN memang sedang memperketat standar dan dapur Om Hendrik kena evaluasi di momen yang paling tidak tepat, bersamaan dengan viralnya kontroversi. Yang perlu digarisbawahi dari seluruh cerita ini: Pertama Om Hendrik bukan malaikat sempurna, tapi juga bukan koruptor. Dia pengusaha yang masuk program pemerintah dengan modal nyata, ketemu masalah teknis, dan kena badai medsos di saat yang bersamaan. Kedua Masalah IPAL dan standar dapur yang tidak terpenuhi itu nyata dan harus diperbaiki. Tidak bisa dimaafkan hanya karena orangnya sudah investasi besar. Ketiga Ada oknum mitra lain yang lebih parah. Menu di bawah Rp10.000. Ada yang kasih biskuit dan makanan jadi tanpa masak. HPP sampai Rp4.000 dari anggaran yang harusnya Rp10.000. Tapi mereka tidak viral karena tidak joget. Keempat Program MBG yang nilainya triliunan, menyentuh jutaan anak butuh pengawasan yang jauh lebih ketat dan transparan dari awal. Bukan hanya reaksi setelah viral. Joget Om Hendrik bukan masalah. Yang masalah adalah sistem yang belum cukup transparan sehingga publik tidak tahu bedanya insentif mitra dengan korupsi, tidak tahu standar IPAL itu apa, tidak tahu siapa yang boleh dicek dan bagaimana. Dan ketika ada yang viral semua kemarahan tertumpah ke satu orang. Sementara yang benar-benar bermasalah yang kasih menu Rp4.000 dari anggaran Rp10.000 tetap aman karena tidak bikin konten. No viral, no justice. Dan no viral juga berarti no accountability.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
714
181
1.1K
349.3K