Terpaksa Tampan

15K posts

Terpaksa Tampan banner
Terpaksa Tampan

Terpaksa Tampan

@tsandoll

He/him // JKT48, HoK

Cirebon, Jawa Barat Katılım Ekim 2012
432 Takip Edilen513 Takipçiler
Terpaksa Tampan
Terpaksa Tampan@tsandoll·
Untung masih dapet yang tumbler frieren 😭
Terpaksa Tampan tweet mediaTerpaksa Tampan tweet media
Indonesia
0
0
0
6
FRIEREN FESS ☃️❄️ | OPEN DM
*snf adakah yg beli totebag frieren x tomoro ini?? APAKAH WORTH GUYS BAHAN NYA?? sender mau beli besok, please review jujurnya yaa <33
FRIEREN FESS ☃️❄️ | OPEN DM tweet media
Indonesia
2
2
21
830
zaidan
zaidan@keepin9tabs·
@tsandoll jujur aku ga po, jadi kurtau. tapi harusnya boleh deh soalnya ga ada opsi kan pas po. baru ada opsi kalau mau beli mulai tanggal ini
Indonesia
1
0
0
15
zaidan
zaidan@keepin9tabs·
Review tumbler frieren x tomoro cause im gabut xixixixi
Indonesia
3
0
8
679
itsfess pake my
itsfess pake my@myitsfess·
barangkali ada yg butuh parfum buat lebaran, edisi kurang cocok dan baru spray dari brand Project 1945 seri The Great Batavia, ready COD area kampus maupun Surabaya dan sekitarnya. Jika minat silahkan reply, nanti sender DM ya^^
Indonesia
3
0
1
2.4K
Amanda Brownies
Amanda Brownies@_AmandaBrownies·
keabisan tumbler sama totebag nya 🥲🥲🥲
Indonesia
32
6
271
14.9K
zaidan
zaidan@keepin9tabs·
@tsandoll IYA SAMA WKWKWK. Aku juga sempet mikir gitu terus baru ngeh kelihatan dari tutupnya kalau depan belakang alskdkslala
Indonesia
1
0
0
31
Terpaksa Tampan
Terpaksa Tampan@tsandoll·
@jsysne Bisa bergantung ke aku juga sayang kamu kan ga sendiri 😚
Indonesia
1
0
0
6
M.
M.@jsysne·
Emang cuma bisa bergantung ke diri sendiri 🙃
Indonesia
1
0
0
8
Terpaksa Tampan retweetledi
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Terdengar empatik, tapi bodoh. Gini lho bu menteri, kecelakaan kereta itu nggak selalu tabrakan depan-belakang. Jika terjadi anjlokan akibat masalah wesel atau patah rel, gerbong tengah yg justru bisa mengalami efek teleskopik yg juga sangat mematikan. Lagian gini lho, ini soal crowd management. Gerbong khusus perempuan itu di ujung tujuannya membantu memisahkan arus penumpang laki2 dan perempuan sejak di peron stasiun. Jika gerbong khusus perempuan diletakkan di tengah, bakal sangat kacau saat jam2 sibuk. Kalau solusinya cuma pindah gerbong, menjauhkan satu kelompok dari zona bahaya berarti secara menteri ini sangat sadar utk menempatkan kelompok lain (laki-laki dan penumpang umum) di zona maut. Benar2 komentar nggak etis dalam konteks keselamatan publik. Bukannya ngepush utk meningkatkan standar keamanan, malah pindah gerbong. Heran, anggota kabinetnya prabowo ini kok banyak banget yg nggak mutu dan absun kek gini.
5tePh3N@P3gEl

Sepertinya dia tidak pernah naik KRL, ini namanya memindahkan masalah bukan memecahkan masalah 🙄

Indonesia
546
7K
13.1K
461.4K
Frieren
Frieren@insomniaczs·
Mulai besok di Tomoro Coffee. Tomoro Coffee × Frieren 🪄
Indonesia
22
117
755
100.3K
Terpaksa Tampan retweetledi
Lambe #RESIN6
Lambe #RESIN6@LambeResing·
INDONESIA RAYA BERKUMANDANG DI JEREZ, SPANYOL BERKAT BOCAH 16 TAHUN, KIANDRA RAMADHIPA🇮🇩 SING IT LOUD AND CLEAR, ANOTHER INDONESIAN STAR IN THE MAKING🤩🥳
Indonesia
319
9.9K
32.4K
552.6K
Terpaksa Tampan retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Prabowo baru saja melantik enam pejabat baru. Dan gue mau bedah satu per satu siapa mereka, dari mana latar belakangnya, dan apakah penempatannya masuk akal. 1. Mohammad Jumhur Hidayat — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Latar belakang Jumhur adalah aktivis buruh dan tokoh politik. Dia dikenal sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia dan pernah aktif di lingkaran oposisi era Jokowi. Belakangan merapat ke kubu Prabowo. Kompetensi di bidang lingkungan hidup? Ini yang perlu dipertanyakan. Jumhur tidak punya track record substansial di isu lingkungan, konservasi, atau pengelolaan sumber daya alam. Menteri Lingkungan Hidup adalah posisi yang sangat teknis dan sangat kritis terutama saat Indonesia menghadapi tekanan internasional soal deforestasi, target net zero emission, dan negosiasi carbon credit. Ini bukan posisi yang bisa diisi hanya berdasarkan loyalitas politik. Dan ini terjadi tepat di saat TPL baru saja dicabut izin hutannya yang artinya isu lingkungan hidup sedang sangat panas. 2. Hanif Faisol Nurofiq — Wakil Menko Pangan Hanif adalah birokrat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dia pernah menjabat Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan. Dari sisi kompetensi teknis ini salah satu penempatan yang paling masuk akal dari enam nama ini. Background di kehutanan dan planologi relevan dengan isu pangan terutama terkait lahan pertanian, konversi lahan, dan kebijakan agraria yang bersinggungan dengan ketahanan pangan. Tapi pertanyaannya: kenapa dia dipindah dari lingkungan hidup ke pangan sementara Jumhur yang tidak punya background lingkungan justru masuk ke kementerian yang Hanif tinggalkan? 3. Dudung Abdurachman — Kepala Staf Kepresidenan Dudung adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat jenderal bintang empat. Pensiunan militer. Tokoh yang dikenal vokal dan tidak jarang kontroversial semasa aktif. Ini adalah pola yang sudah gue dan banyak pengamat soroti sebelumnya: militer aktif atau pensiunan terus mengisi posisi-posisi sipil strategis. Kepala Staf Kepresidenan adalah posisi yang secara historis diisi oleh tokoh sipil politisi senior, teknokrat, atau akademisi yang memahami dinamika pemerintahan sipil dan komunikasi publik. Menempatkan mantan KSAD di posisi ini memberikan sinyal yang tidak kecil: bahwa lingkaran kepresidenan semakin didominasi latar belakang militer. Dan itu adalah sinyal yang sangat diperhatikan oleh pengamat demokrasi — baik di dalam maupun luar negeri. 4. Muhammad Qodari — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Qodari adalah pendiri dan Direktur Eksekutif IndEX Research lembaga survei politik. Dia dikenal sebagai analis politik dan konsultan komunikasi politik yang sudah lama berkecimpung di dunia survei dan strategi elektoral. Yang menarik dan kontroversial adalah Qodari adalah salah satu orang pertama yang secara publik mendorong wacana Prabowo-Gibran sebagai pasangan di Pilpres 2024. Bahkan sebelum banyak pihak lain berani bicara soal itu. Dari sisi kompetensi komunikasi dia punya pengalaman. Tapi ada pertanyaan tentang independensi dan konflik kepentingan: apakah seorang yang sangat terlibat dalam elektoral politik sebuah kandidat bisa menjalankan fungsi komunikasi pemerintah yang seharusnya melayani kepentingan publik bukan kepentingan politik partisan? 5. Hasan Nasbi — Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi sebelumnya menjabat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan. Sekarang digeser ke posisi Penasihat Khusus. Gue sudah membahas Hasan Nasbi sebelumnya dalam konteks Teddy Indra Wijaya di mana Hasan Nasbi memberikan penjelasan yang tidak akurat soal posisi Seskab dan UU TNI. Selamat Ginting menyebutnya sebagai bukti bahwa "komunikasi publik pemerintah itu buruk di era Prabowo karena orang-orang di sini enggak ngerti tentang komunikasi publik." Menggesernya dari Kepala Kantor Komunikasi ke Penasihat Khusus apakah ini promosi, degradasi, atau sekadar rotasi untuk memberi tempat bagi Qodari? Tidak jelas. Yang jelas: kalau kinerjanya di posisi sebelumnya sudah mendapat kritik tajam menempatkannya sebagai penasihat dengan pengaruh yang mungkin lebih tidak terlihat tapi tetap ada bukan solusi yang menyelesaikan masalah. 6. Abdul Kadir Kading — Kepala Badan Karantina Indonesia Kading adalah politisi Partai Kebangkitan Bangsa. Mantan anggota DPR. Tidak ada rekam jejak yang signifikan di bidang karantina, biosafety, atau pengelolaan perbatasan dari sisi fitopatologi dan kesehatan hewan. Badan Karantina Indonesia adalah lembaga teknis yang sangat penting terutama dalam konteks: Mencegah masuknya hama dan penyakit tanaman yang bisa menghancurkan pertanian. Mengawasi perdagangan hewan dan produk hewan di perbatasan. Menjadi garda terdepan melindungi ketahanan pangan dari ancaman biologis. Ini bukan posisi yang bisa diisi hanya berdasarkan latar belakang legislatif. Ini butuh orang yang benar-benar paham karantina, biosafety, dan regulasi perdagangan internasional terkait produk pertanian. Menempatkan politisi PKB di sini sangat sulit untuk tidak membacanya sebagai bagi-bagi posisi koalisi daripada penempatan berbasis kompetensi. Pola dari enam penempatan ini: Satu — militer terus masuk ke ruang sipil. Dudung sebagai Kepala Staf Kepresidenan adalah konfirmasi terbaru dari tren yang sudah sering dikritisi. Dua — balas jasa politik masih kental. Qodari yang mendorong wacana Prabowo-Gibran sejak awal sekarang dapat posisi. Kading dari PKB koalisi dapat posisi. Jumhur yang merapat ke Prabowo dapat posisi. Tiga — kompetensi teknis tidak selalu jadi pertimbangan utama. Menteri Lingkungan Hidup tanpa background lingkungan. Kepala Karantina tanpa background karantina. Empat — komunikasi kepresidenan tetap jadi fokus besar. Dua dari enam posisi Qodari dan Hasan Nasbi berkaitan dengan komunikasi. Ini menunjukkan pemerintah sadar bahwa narasi publiknya bermasalah. Tapi apakah mengisi posisi komunikasi dengan orang-orang berlatar belakang konsultan elektoral adalah solusi yang tepat — itu pertanyaan yang sangat valid. Dari enam pejabat yang dilantik hari ini yang paling bisa dipertanggungjawabkan secara kompetensi adalah Hanif Faisol Nurofiq. Yang paling kontroversial secara tata negara adalah Dudung Abdurachman. Yang paling jelas sebagai balas jasa politik adalah Kading dan Qodari. Dan yang paling mengkhawatirkan dari sisi mismatch kompetensi adalah Jumhur di lingkungan hidup. Seperti yang sudah gue bahas sebelumnya mengutip data Feri Amsari: 65% menteri di kabinet Prabowo tidak matching antara latar belakang pendidikan dan jabatan yang mereka pegang. Pelantikan hari ini tidak memberikan tanda bahwa tren itu sedang diperbaiki.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
129
464
1.4K
190.3K
Frieren
Frieren@insomniaczs·
Penampakan serba serbi Tomoro Coffee × Frieren 🪄 Cakep-cakep baatt arggh. Bisa didapatkan mulai 29 April.
Frieren tweet mediaFrieren tweet mediaFrieren tweet mediaFrieren tweet media
Indonesia
61
243
1.8K
64.5K
Terpaksa Tampan retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Bismillahirrahmanirrahim. Hari ini, izinkan saya Ririe, mewakili Ibam dan anak-anak kami, menyampaikan Surat Terbuka kepada Pemimpin tertinggi negeri, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Dengan segala kerendahan hati, kami memohon perlindungan hukum dari ketidakadilan yang kami hadapi. Agar kebenaran tidak dikalahkan oleh hal-hal di luar fakta persidangan. Agar keadilan benar-benar ditegakkan sebagaimana mestinya. Kami percaya, negara tidak boleh membiarkan warganya merasa sendirian dalam menghadapi ketidakadilan. Semoga surat ini sampai dan diterima dengan baik oleh Bapak Presiden. Demi keadilan berdiri setegak-tegaknya di negeri ini. Demi hilangnya rasa takut dari mereka-mereka yang dengan jujur dan tulus hendak membantu negara dengan keahlian mereka. Terima kasih, Bapak Presiden @prabowo 🙏🏻
Ibrahim Arief tweet media
Indonesia
228
7.7K
13K
358.4K