Sabitlenmiş Tweet
bells 🌙 🍉
25.5K posts

bells 🌙 🍉
@tthehour
it's the thought of being young
hell/heaven Katılım Nisan 2020
1.5K Takip Edilen1.6K Takipçiler
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi

DON’T STOP TALKING ABOUT ACEH!🚨
siapa bilang Aceh sudah pulih dan ditangani secara merata?
BELUM PULIH!
sedihnya, mereka masih sekolah di tenda yang panas banget kalo siang hari
mata pencaharian merekapun hilang, karena sawah mereka hilang dan tersapu oleh banjir kemarin💔


afinasyif@afinasyif
KONDISI ACEH TERKINI! khususnya daerah ujung Takengon yaitu Desa Reje Payung💔 masih hujan dan ini tuh jembatan untuk menuju desa :’) anw, mobil terakhir masuk desa ini pada tahun 1996 dan baru aja ketika banjir terjadi mobil baru masuk untuk melakukan pertolongan
Indonesia
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi

Di Indonesia ada suku yang tubuhnya mulai berevolusi jadi “manusia laut”. Mereka adalah Suku Bajau/Suku Bajo.
Sejak kecil, anak-anak Bajau lebih akrab dengan laut daripada daratan, sampai ada kiasan banyak yang bisa berenang sebelum lancar berjalan.
Rumahnya di Atas Ombak
Suku Bajau ini aslinya adalah sea nomads atau pengembara laut. Sebagian besar hidup mereka dihabiskan di atas air. Dulu, mereka tinggal berpindah-pindah pakai perahu kayu kecil yang namanya lepa-lepa. Bayangin aja, mulai dari lahir, tumbuh besar, sampai cari makan, semuanya dilakukan di laut. Di Indonesia sendiri, mereka banyak tersebar di Sulawesi (terutama Wakatobi), Kalimantan, sampai wilayah Timur.
Skill Nyelam yang “Gak Masuk Akal”
Yang bikin ilmuwan dunia melongo adalah kemampuan fisik mereka. Orang Bajau bisa nyelam dalam waktu yang lama banget tanpa bantuan tabung oksigen. Cuma modal tombak kayu sama kacamata selam sederhana, mereka bisa berburu ikan di dasar laut. Bahkan, biar bisa meluncur cepat ke kedalaman puluhan meter, mereka sering pakai pemberat batu.
Rahasia Biologis (Bukan Cuma Latihan!)
Awalnya dikira cuma karena sering latihan dari kecil, tapi ternyata ada faktor adaptasi genetik. Penelitian nemuin kalau limpa orang Bajau rata-rata lebih besar dibanding kita manusia biasa. Limpa ini fungsinya kayak cadangan oksigen saat mereka nyelam, organ ini ngelepasin sel darah merah tambahan ke aliran darah. Mekanisme ini mirip banget sama yang dimiliki anjing laut. Ini bukti kalau tubuh mereka sudah beradaptasi selama ratusan tahun dengan laut.
Pengorbanan yang Ekstrem
Biar bisa menahan tekanan air yang kuat saat nyelam dalam, ada praktik ekstrem yang dilakukan sebagian penyelam, mereka sengaja memecahkan gendang telinga mereka. Memang jadi nggak sakit lagi pas nyelam, tapi risikonya ngeri, banyak dari mereka yang akhirnya tuli atau mengalami gangguan pendengaran permanen saat tua.
Realita yang Keras
Meski sering disebut “manusia air”, hidup mereka sebenarnya penuh tantangan. Mereka bukan manusia super yang kebal segalanya. Suku Bajau justru jadi yang paling pertama kena dampak kalau laut rusak, ikan berkurang, atau pesisir mulai berubah karena industri dan modernisasi.
Suku Bajau adalah bukti nyata kalau tubuh manusia itu hebat banget karena bisa berubah dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat kita tinggal selama ratusan tahun.


unmag@unmagnetism
quote twit ini dengan fakta tentang suku2 di indonesia yg jarang diketahui orang
Indonesia
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi

meanwhile habibie pas rupiah melemah & krisis moneter:
Jejak digital.@ARSIPAJA
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia
bells 🌙 🍉 retweetledi

Wartawan : "Menurutmu gimana soal tindakan Lamine Yamal kemarin (mengibarkan bendera Palestina) pas selebrasi juara Liga Barcelona...? apakah pemain bola emang harusnya gak usah ikut campur urusan di luar lapangan?"
Pep Guardiola:
"Lah, emangnya kamu juga harusnya gak usah ngurusin hal yang bukan urusanmu...? bukannya kamu di sini mau nanya soal pertandingan (Manchester City) lawan Crystal Palace?
Tapi ya, udah, deh... aku jawab aja... Pemain bola itu panutan buat jutaan orang, suaranya didenger... jadi kalo perlu, ya mereka harus ngomong...
Coba bayangin kalau istri dan anakmu ketimbun reruntuhan rumah kayak orang-orang di sana... apa kamu masih mau datang ke konferensi pers cuma buat ngomongin pemain pakai jersey lari-lari ngejar bola.. ? gak mungkin kan...?!?!
Kamu gak bisa milih-milih topik yang mau dibahas... Lamine harusnya bangga sama sikapnya... sekarang dia jadi bahan omongan seluruh dunia..."

Indonesia
bells 🌙 🍉 retweetledi

Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama.
Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan:
"Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam."
Bukan karena KTP-nya.
Tapi karena cara berpikirnya.
Masalah pertama
kita salah paham soal tawakal:
Felix kasih contoh yang sangat konkret.
Ada pesantren roboh.
Respons orang Indonesia:
"Qadarullah, ini takdir Allah."
Felix langsung potong:
itu bukan tawakal.
Itu kebodohan yang dibungkus agama.
Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh.
Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu.
Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah.
Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri.
Rasulullah memakai baju besi
dua lapis di medan perang.
Seorang sahabat tanya kenapa.
Jawabannya sederhana:
karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya.
Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya.
Masalah kedua
"enggak apa-apa mereka ambil dunia,
yang penting kita akhirat"
Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini.
Karena logikanya terbalik total.
Cara masuk surga menurut ulama ada empat:
dengan ilmu,
dengan kekuatan,
dengan harta,
atau dengan doa.
Kalau kamu tidak punya ilmu,
tidak punya kekuatan,
tidak punya harta kamu hanya tersisa doa.
Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat.
Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha.
Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya.
Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan.
Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan.
"Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain,
jangan ngomong akhirat.
Akhirat itu lebih susah dari dunia."
Masalah ketiga
tidak ada critical thinking:
Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix.
Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa.
Di saat itu bahkan tidak ada buku.
Tidak ada perpustakaan.
Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu.
Tapi apa yang terjadi di Indonesia?
Pertanyaan dibungkam.
Otoritas tidak boleh diganggu gugat.
Santri yang dilecehkan menerima
karena percaya itu "ritual penyucian."
Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama.
Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat.
Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman.
Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah.
Jawaban Rasulullah:
"Untung kalian tanya aku.
Kalau kalian masuk,
kalian tidak akan keluar selamanya."
Dari situ keluar hadis:
taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah.
Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas.
Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan:
Felix tidak hanya menyalahkan internal.
Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan.
Di zaman kolonial Belanda,
ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL.
Kelas pertama orang Eropa.
Kelas kedua orang Arab, India, Cina.
Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah.
Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan.
Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan.
Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya.
Ini bukan semata karena etos kerja.
Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses.
Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban:
Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian.
Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang.
Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu,
baru peradaban lain mengikuti.
Ini membalik teori lama bahwa agama
adalah produk kemakmuran.
Ternyata keyakinan adalah fondasinya.
Tapi ada yang salah kaprah.
Felix memisahkan dengan jelas:
bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian.
Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya,
pada infrastrukturnya, pada warganya.
Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur.
Bukan karena Tuhannya berubah.
Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia:
"Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh.
Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya."
Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.

Indonesia
bells 🌙 🍉 retweetledi

Menstruasi
***
Ini kisah ketika aku masih bestiean sama suami. Kami berdua belum pacaran, belum nikah. Bener2 cuma rekan kerja, rekan nongkrong, dan rekan ghibah.
Saking bestienya hubungan kami, G ini sering banget mampir ke rumahku di sela2 jam kantor. Soalnya kantor dia dan rumahku tuh jaraknya cuma 5 menit, sementara kantornya ke tempat tinggalnya sekitar 1 jam. Makanya kalo lagi jam istirahat, dia suka tidur di sofa ruang tamuku.
Suatu hari, dia datang di saat aku lagi nggak enak badan banget. Dia bilang mau numpang kerja, terus siangnya balik ke kantor.
Aku bilang, "G, aku lagi menstruasi. Aku lagi males banget ngapa2in".
"Ga papa, aku duduk aja di sini. Kerja. Kamu tidur2an aja".
Aku blg, "kamu self-service ya, aku soalnya lagi males banget ngapa2in".
Awalnya dia diam aja di ruang tengah, aku di kamar. Dia kerja, aku tidur.
Sampai akhirnya dia ngelihat sendiri, gimana aku bangun dari kasur dan aku ke kamar mandi. Aku jalan dengan kondisi darah super deras mengalir di kakiku. Lalu darahnya jatuh di lantai, mulai dari kamarku sampe kamar mandi.
Waktu aku di kamar mandi, dia langsung gedor2, "Bri, are you okey?"
"Lu kerja aja sana, gak usah urusin gue".
Ketika aku keluar dari kamar mandi, udah ganti pembalut dan berishin celana dalam, aku lihat dia lagi pegang gagang pel, bersihkan semua darahku dari kamar sampe di depan kamar mandi.
Padahal ekspektasiku dia bakalan meledek dan ngata2in aku lebay. Tapi dia gak komen apa2. Cuma bersihin, habis itu membiarkan aku kembali tidur.
Sejak saat itu, sampai kami nikah, dia udah hafal banget tentang aku yang sedang menstruasi. Pokoknya kalau dia tahu tanggal2 menstruasiku, dia tahu bahwa aku gak mau diganggu. Bahkan dia inisiatif sendiri untuk beliin makan, beliin minuman kesukaan aku, bahkan beliin pembalut yang paling sering aku pake.
Dia tahu kalo mood aku bakalan berantakan. Ya gimana gak bete. Udah hormon begitu, terus ganti pembalut harus 4 jam sekali, belum lg drama tembus. Dia pun mengakui, kalau itu terjadi ke dia, dia juga bakalan bete.
Dia pernah kasih aku bunga juga di hari menstruasiku, dengan quotes, "Every period is proof of strength, resilience, and the beauty of the your body."
Thank you, Paksu untuk memahami diri aku sebagai perempuan.
Indonesia
bells 🌙 🍉 retweetledi

“Bapak pahlawan ekonomi saya pak”😭😭🥺😔
Bayangin ya… S1 di Brown University, S2 di Harvard University pada masanya sepintar apa coba?! Balik ke Indo ngasih kontribusi ke negara dengan bikin 4 juta lapangan pekerjaan buat rakyat, lanjut memperluas kontribusi lagi di Pemerintahan, eh tau-tau DITUNTUT TOTAL 27,5 tahun untuk KASUS GAIB (pidana penjara 18 tahun, denda 1M (subsidair 190 hari), dan pidana tambahan uang. Pengganti (809M) dan 4.8T (subsidair 9 tahun) atas SEDERET DENGAN DAKWAAN 0 BUKTI!! kasus yang sampe sekarang publik aja masih bingung “ini barang buktinya mana?” 😭😭
Indonesia
bells 🌙 🍉 retweetledi
bells 🌙 🍉 retweetledi




















