yasss

1.5K posts

yasss banner
yasss

yasss

@tyarnz

🤏🏻

Katılım Eylül 2016
220 Takip Edilen158 Takipçiler
yasss retweetledi
yasss retweetledi
a broken soul
a broken soul@abrokensouI·
saying “i will do it tomorrow” and tomorrow finally comes
a broken soul tweet media
English
53
10.9K
50.8K
542.5K
yasss retweetledi
Tubagus Siswadi W
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi·
Turut berduka cita untuk TS yang meninggal .. Karena sudah mulai ada korban lagi dari campak ini mau edukasi tentang campak Kenapa campak dibilang berbahaya ? Karena campak = patogen airborne paling menular yang pernah diketahui manusia Satu orang dengan COVID bisa menularkan ke 2–3 orang Satu orang dengan cacar air bisa menularkan ke 10 orang Satu orang dengan campak? DELAPAN BELAS ORANG ❗️❗️ Dan yang lebih menakutkan dari penularannya bukan ruamnya aja ....
folkative@insidefolkative

Dokter muda lulusan UI meninggal dunia saat mengabdi di Cianjur, diduga karena campak.

Indonesia
101
4.2K
10.2K
752.5K
yasss retweetledi
Kesya
Kesya@jpbeem·
cf is private, sec acc is more private. Cf in sec acc is jir private bgt
English
409
10K
43K
576.8K
yasss retweetledi
Satyam Eva Jayate!!!
Satyam Eva Jayate!!!@PaltiHutabarat·
Gambar 1. Teror Kepala Anjing di Rumah Orang Tua Saya pagi ini. Gambar 2 dan 3. Teror Kepala Babi dan Tikus Kepala Dipenggal Untuk Bocor Alus Tempo. Gambar 4. Ayam dipotong Kepala di rumah DJ Donny. Kenapa kritik selalu direspon dengan teror?!
Satyam Eva Jayate!!! tweet mediaSatyam Eva Jayate!!! tweet mediaSatyam Eva Jayate!!! tweet mediaSatyam Eva Jayate!!! tweet media
Indonesia
368
8.8K
21.2K
567.3K
yasss retweetledi
wino
wino@aiuenow·
siap menyambut tamu
wino tweet media
Indonesia
791
17.3K
117.7K
1.1M
yasss retweetledi
C H I E F, the NuriaStore Bookseller
When Breath Becomes Air by Paul Kalanithi At the age of thirty-six, on the verge of completing a decade’s training as a neurosurgeon, Paul Kalanithi was diagnosed with inoperable lung cancer. One day he was a doctor treating the dying, the next he was a patient struggling to live. When Breath Becomes Air chronicles Kalanithi’s transformation from a medical student asking what makes a virtuous and meaningful life into a neurosurgeon working in the core of human identity – the brain – and finally into a patient and a new father. What makes life worth living in the face of death? What do you do when when life is catastrophically interrupted? What does it mean to have a child as your own life fades away? Paul Kalanithi died while working on this profoundly moving book, yet his words live on as a guide to us all. When Breath Becomes Air is a life-affirming reflection on facing our mortality and on the relationship between doctor and patient, from a gifted writer who became both
C H I E F, the NuriaStore Bookseller tweet media
Nairobi, Kenya 🇰🇪 English
29
160
830
49.3K
yasss retweetledi
✨️Neurosalty doc🩺✨️
✨️Neurosalty doc🩺✨️@erlotinibb·
Kasus kedokteran aneh: Karena stroke, tiba tiba aksen Jawa berubah jadi Madura Case report: perempuan 54 th, pasca stroke aksennya kedengeran jadi “Madura” padahal ga pernah belajar/tinggal di sana. Pas diperiksa MRI ada lesi iskemik (stroke) area frontal. Kejadian kaya gini cukup langka dan disebut Foreign Accent Syndrome. Sumber: journal.uns.ac.id/index.php/magn…
✨️Neurosalty doc🩺✨️ tweet media
Indonesia
107
972
6.2K
184.9K
yasss retweetledi
yasss retweetledi
Maria A. Alkaff
Maria A. Alkaff@MariaAlkaff_·
Maaf ya, izin posting dari BEM @UGMYogyakarta —- Ijin berkabar, Mas dan Mbak Alumni sekalian. Hari ini BEM UGM surati UNICEF utk respons tragedi kemanusiaan di NTT. Seorang anak yang tak mampu beli buku dan pena seharga Rp10.000,- memilih bunuh diri di saat Negaranya merampas 223T anggaran pendidikan utk alokasi MBG dan menyumbang 16,7T untuk Bord of Peace bikinan Trump. Sungguh ironis. Sudah habis kesabaran kami sebagai mahasiswa. Saatnya mengatakan bahwa Prabowo Subianto adalah Presiden bodoh yang tidak sadar bahwa dirinya bodoh dan karenanya tak pernah mau belajar malah justru membodohi yang lain. Ajaibnya, orang pintar di sekelilingnya rela-rela saja dibikin bodoh dan malah menjunjung kebodohan Presidennya. 6 FEB 2026 Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM
Maria A. Alkaff tweet media
Indonesia
394
8.8K
23.1K
515.4K
yasss retweetledi
Ayman Alatas
Ayman Alatas@AymanAlatas·
Jarang ganti tampon atau pembalut beresiko menyebabkan Kematian? Ada kondisi penyakit namanya Toxic Shock Syndrome (TSS) (kasusnya jarang) secara mikrobiologi klinik terjadi ketika Staphylococcus aureus, yang secara alami mungkin terdapat di kulit atau vagina, mengalami pertumbuhan berlebih dan memproduksi toksin superantigen (terutama TSST-1) dalam lingkungan yang kaya akan darah, oksigen terbatas, dan tersedia magnesium dari darah menstruasi, yang terperangkap oleh pembalut atau tampon yang digunakan terlalu lama, toksin ini kemudian menempel langsung pada sel T sistem imun dan sel presentasi antigen, memicu aktivasi massif sel imun dan pelepasan sitokin dalam jumlah besar ("badai sitokin") yang menyebabkan kerusakan jaringan, kebocoran pembuluh darah, syok, dan kegagalan multi-organ. Pencegahan utamanya adalah dengan memutus siklus ini melalui penggantian pembalut atau tampon secara teratur (setiap 4-8 jam) untuk menghilangkan medium pertumbuhan bakteri, serta menggunakan produk dengan daya serap minimum sesuai kebutuhan untuk mengurangi ketersediaan darah dan oksigen yang mendukung produksi toksin.
Ayman Alatas tweet mediaAyman Alatas tweet media
Indonesia
68
2.6K
11.9K
352.1K
yasss retweetledi
dee⚕️🥼🩺
dee⚕️🥼🩺@yappanese_avi·
Diantara pilihan hidup yg gampang kenapa aku pilih jadi dokter ya
Indonesia
74
1.3K
2.5K
92.7K
yasss retweetledi
MinDos
MinDos@dosenkesmas·
🚨KEMENKES RILIS EDARAN KEWASPADAAN VIRUS NIPAH
MinDos tweet mediaMinDos tweet mediaMinDos tweet mediaMinDos tweet media
Indonesia
169
11.6K
26.5K
937K